Alex Marquez: 2 Gelar Dunia, Bukti Saya Layak Bela Repsol Honda
Anindhya Danartikanya | 13 Oktober 2020 09:01
Bola.net - Adik Marc Marquez, Alex Marquez, mengaku bisa menerima kritik soal performanya yang tak terlalu kompetitif di MotoGP musim ini, namun tak terima jika dibilang tak layak membela Repsol Honda, apalagi jika mengingat ia merupakan dua kali juara dunia. Hal ini ia sampaikan via Crash.net, Senin (12/10/2020).
Naiknya Alex ke MotoGP dengan Repsol Honda memang menjadi kontroversi pada akhir musim 2019, karena Jorge Lorenzo mendadak memutuskan pensiun tepat di seri penutup di Valencia. Hanya empat hari setelah Lorenzo melakukan jumpa pers, Alex pun diumumkan sebagai penggantinya.
Banyak orang yang menyebutnya tak layak dapat posisi ini, dan menyatakan bahwa El Pistolas mendapatkan kontrak dari Repsol Honda hanya karena ia merupakan adik sang delapan kali juara dunia yang juga penggawa tim tersebut, tak peduli pada status Alex sebagai juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019.
Akui Situasi Tak Biasa, Tapi Tak Berarti Tak Layak

Alex sendiri tak mau jemawa, dan berani mengakui bahwa performanya tahun ini tidaklah sesuai ekspektasi. Alhasil, ia bisa memaklumi kritik yang membanjirinya soal ini, karena ia juga ingin tampil baik. Tapi ia mengaku sulit menerima jika ia dianggap tak layak membela Repsol Honda walau punya dua gelar dunia dalam genggaman.
Rider 24 tahun ini juga memaklumi, pasti sulit bagi Repsol Honda untuk mencari pembalap pengganti sekaliber Lorenzo sekaligus sekuat sang kakak. Kenyataannya, tim paling prestisius di ajang Grand Prix itu malah memilih memberikan kepercayaan padanya.
"Saya tahu mengapa saya ada di sini dan mengapa saya pakai seragam ini. Saya dua kali juara dunia dan saya tahu mengapa mereka mempromosikan saya ke Repsol Honda. Situasinya memang tak biasa karena Jorge pensiun pada balapan terakhir, sulit bagi tim untuk ambil keputusan, tapi mereka percaya pada saya. Jadi, atas alasan ini, saya punya keyakinan soal mengapa saya ada di sini," ujarnya.
Sadar Harus Terus Perbaiki Performa
Alex bahkan menerima semua kritik yang menyebutnya tak kompetitif musim ini, dan kritik itu justru membuatnya bersemangat untuk membuktikan diri. "Kritik memang kadang bisa memberikan efek positif, memberi Anda motivasi lebih tinggi, memberi Anda 'bara' untuk tetap bekerja keras dan percaya pada diri sendiri," tuturnya.
"Saya setuju dengan para kritikus karena performa saya tak sesuai harapan, terutama di kualifikasi, di mana saya tak bisa secepat yang saya mau. Tapi soal perpindahan saya (promosi ke Repsol Honda)... saya tak peduli pada kritik soal itu, karena saya tahu mengapa saya ada di sini," pungkasnya.
Alex sendiri baru saja sukses meraih podium perdananya di MotoGP usai finis kedua di Le Mans, Prancis, Minggu (11/10/2020). Itu merupakan podium perdana Honda musim ini, dan kini ia tengah duduk di peringkat 14 pada klasemen pembalap dengan koleksi 47 poin, tertinggal 11 poin dari Valentino Rossi di peringkat 13.
Sumber: Crashnet
Video: Danilo Petrucci dan 6 Rider Berbeda yang Menang di MotoGP 2020
Baca Juga:
- 3 Kali Gagal Finis Beruntun, Valentino Rossi: 'Nasib Sial' Rupanya Memang Nyata!
- Alex Marquez Sebut Podium di Kondisi Hujan Tak Terlalu Bermakna
- Joan Mir Syukuri Hujan di Le Mans, Bikin Fabio Quartararo Sulit Menang
- Lewis Hamilton Sulit Percaya Samai Rekor Kemenangan Michael Schumacher
- Andrea Dovizioso Syok Dikalahkan 'Marquez' di MotoGP Le Mans
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







