Alex Marquez Akui Sempat Nyaris Bela Petronas Yamaha SRT
Anindhya Danartikanya | 5 Mei 2020 15:15
Bola.net - Sebelum benar-benar naik ke MotoGP pada 2020 bersama Repsol Honda, Alex Marquez ternyata terhitung pernah punya empat kesempatan naik kelas, namun batal karena ia mengurungkan niatan. Salah satu tim yang pernah berdiskusi dengannya adalah Petronas Yamaha SRT.
Usai menjuarai Moto3 2014, Marquez naik ke Moto2 pada 2015 bersama Estrella Galicia 0,0 Marc VDS. Dua tahun pertamanya tak berjalan mulus, namun ia dapat tawaran dari tim yang sama untuk naik ke MotoGP pada 2017 untuk menggantikan Jack Miller atau Tito Rabat. Namun, ia menolak.
Pada 2018, El Pistolas juga didekati Pramac Racing untuk naik ke MotoGP pada 2019, namun ia kembali menolak karena ingin menjuarai Moto2 lebih dulu. Tawaran dari Pramac datang lagi pada pertengahan 2019, namun diskusi batal karena mereka ingin mempertahankan Miller.
Lebih Pilih Juarai Moto2 Dulu
"Dengan Marc VDS, saya punya opsi nyata naik ke MotoGP pada 2017, namun saya putuskan tidak. Pada 2018, saya juga punya tawaran dari Pramac. Tapi saya juga putuskan tidak. Meraih gelar dunia sangat penting bagi saya," ungkap Marquez kepada DAZN seperti yang dikutip Marca.
Pada 2019, untuk pertama kali Marquez berpeluang menjuarai Moto2, dan hal itu membuatnya merasa siap naik ke MotoGP pada 2020. Sayang, tak ada tempat lagi baginya, sebelum akhirnya Jorge Lorenzo pensiun. Ia pun bersyukur membela Repsol Honda usai sukses merebut gelar dunia Moto2.
"Naik kelas memang baik, tapi gelar dunia juga menyenangkan. Orang takkan ingat kemenangan Anda, juga takkan ingat peringkat runner up Anda, mereka hanya ingat gelar dunia. Untungnya, saya punya dua," ungkap pebalap berusia 24 tahun ini.
Petronas Lebih Pilih Quartararo
Uniknya, Marquez ternyata juga pernah berdiskusi dengan Petronas Yamaha SRT pada 2018, untuk diturunkan di MotoGP pada 2019. Meski begitu, kesepakatan batal diraih karena Yamaha memblokirnya untuk membela tim mereka, mengingat Valentino Rossi dan Marc Marquez berselisih.
Meski begitu, Marquez punya penjelasan lain. Menurutnya, keputusan Petronas Yamaha SRT untuk tak ngotot menggaetnya adalah karena Fabio Quartararo sukses merebut kemenangan di Moto2 Catalunya, Spanyol, pada 2018.
"Pada akhirnya mereka memilih Fabio. Tapi tak pernah ada tawaran sungguh-sungguh yang tersaji di meja. Memang ada ketertarikan, dan kami menjalani beberapa pertemuan, tapi pada akhirnya mereka memilih Fabio karena ia menang di Montmelo," pungkasnya.
Video: Maverick Vinales Juarai MotoGP Virtual Race Jerez, Bekuk Alex Marquez
Baca Juga:
Valentino Rossi Ingin Bentuk 'Tim Italia' Bareng Dovizioso-Morbidelli
Yamaha: Quartararo Tetap Pindah Tim Andai MotoGP 2020 Batal Total
Kisah Satu-satunya Insiden MotoGP yang Bikin Marc Marquez Takut
Jorge Lorenzo Semangati Andrea Iannone: Pasti Bakal Balapan Lagi
Kagumi Rossi, Marquez Ogah Ambisius Patahkan Rekor Agostini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




