Alex Marquez Dituduh Jadi 'Pengawal' Marc Marquez, Marco Bezzecchi Membela: Dia Memang Kalah Cepat
Anindhya Danartikanya | 1 Juli 2025 13:27
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, meyakini Alex Marquez tidak berusaha menjadi 'pengawal' Marc Marquez dalam perebutan gelar dunia MotoGP 2025. Menurutnya, Alex sudah berusaha keras mengalahkan sang kakak, tetapi selalu gagal karena memang tidak cukup cepat.
Dalam 10 seri pertama, Marc dan Alex menduduki dua posisi teratas klasemen karena kompak konsisten finis di zona podium, di mana Marc jauh lebih sering menang. Namun, belakangan, Alex digosipkan ogah-ogahan menyalip sekaligus sengaja 'mengawal' Marc dari serangan pembalap lain.
Dalam Sprint Seri Belanda di Assen, Sabtu (28/6/2025), Alex lagi-lagi harus puas finis kedua, dan kembali dituduh mengawal kakaknya. Namun, Bezzecchi yang finis ketiga dalam balapan pendek ini punya opini berbeda. Kepada GPOne, ia justru mengaku merasa Alex sudah berusaha.
Yakin Marquez Bersaudara Sama-Sama Ngotot

"Saya tak berada di atas motor dengannya (Alex), jadi sulit untuk bilang apakah ia benar-benar bisa menyalip Ducati Lenovo atau tidak. Ia jelas cepat, seperti kakaknya. Saya rasa mereka tidak main-main, melainkan sama-sama ngotot. Terkadang, ketika Alex di belakang Marc, ia tampak ingin bertahan di sana. Namun, itu hanya karena ia tak punya cukup kecepatan. Dia sudah bilang di jumpa pers (Italia)," ujar 'Bez'.
Uniknya, dalam balapan utama pada Minggu (29/6/2025), Bezzecchi punya kesempatan untuk membuktikan opininya sendiri. Sebab, pada awal balapan, Alex sudah kesulitan sehingga melorot ke posisi kelima pada lap-lap pembuka, sebelum terjatuh dan gagal finis usai bersenggolan dengan Pedro Acosta.
Setelah Alex terjatuh, Bezzecchi pun menyerang para rider di depannya sehingga bisa menempel Marc sejak pertengahan balap. Ia sudah berusaha mencari-cari tempat yang tepat untuk menyalip sang delapan kali juara dunia, tetapi selalu gagal karena Marc terlalu kuat di semua sektor sirkuit.
Sebut Marc Marquez Memang Cepat di Mana-Mana
Anak didik Valentino Rossi ini pun mengakui Marc memang terlalu tangguh untuk dikalahkan. "Ia tidak melakukan apa pun yang tidak pernah saya lihat sebelumnya. Dia memang kuat di mana-mana. Di tikungan-tikungan kiri, ia punya berkah melaju sangat cepat," ungkap pembalap berusia 26 tahun tersebut.
"Namun, saya harus bilang bahwa ia tidak berusaha untuk terlalu menjauh dari saya. Melihatnya, saya juga mengalami kemajuan. Saya coba untuk memahami bagaimana ia melakukannya. Bagaimanapun, dia memang melaju cepat di mana-mana," pungkas Bezzecchi.
Kini, Bezzecchi berada di peringkat keenam pada klasemen pembalap dengan koleksi 121 poin, tertinggal 186 poin dari Marc yang ada di puncak. Sejauh ini, ia telah meraih 1 kemenangan Grand Prix, 2 podium Grand Prix, dan 1 podium Sprint.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
Aprilia Masih Ngotot Ubah Pendirian Jorge Martin, Yakin Bisa Bareng Juarai MotoGP
Marco Bezzecchi Soal Memanasnya Perseteruan Jorge Martin vs Aprilia: Nggak Ngaruh Buat Saya
Aprilia Kabarkan Kondisi Terkini Cedera Jorge Martin, Sebut Tak Bisa Balapan di MotoGP Jerman
Beda Kasus dengan Jorge Martin, Ini Daftar Pembalap MotoGP yang Putus Kontrak Lebih Awal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pedro Neto Perpanjang Kontrak di Chelsea hingga 2032
Liga Inggris 12 September 2026, 05:35
-
Mikel Arteta Terkejut dengan Pernyataan Gabriel Jesus usai Tinggalkan Arsenal
Liga Inggris 12 September 2026, 05:05
-
Kylian Mbappe Kritik Meme Dirinya sebagai Diktator
Liga Spanyol 12 September 2026, 04:30
-
Mikel Arteta Sengaja Bikin Arsenal Kesulitan di Pramusim, Ini Alasannya
Liga Inggris 12 September 2026, 03:59
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 16:34
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Udinese 15 September 2026
Liga Italia 13 September 2026, 01:18
-
Prediksi Brest vs PSG 14 September 2026
Liga Eropa Lain 13 September 2026, 00:08
-
Man of the Match Chelsea vs Hull City: Joao Pedro
Liga Inggris 12 September 2026, 23:39
-
Man of the Match Liverpool vs Fulham: Jeremy Jacquet
Liga Inggris 12 September 2026, 23:33
-
Prediksi Sassuolo vs Juventus 14 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 23:17
-
Hasil Chelsea vs Hull City: Berbagi Poin di Stamford Bridge
Liga Inggris 12 September 2026, 23:16
-
Hasil Liverpool vs Fulham: The Reds Tertahan Tanpa Gol
Liga Inggris 12 September 2026, 23:10
-
Link Live Streaming Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 23:02
-
Link Live Streaming Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 23:00
-
Prediksi Elversberg vs Bayern 13 September 2026
Bundesliga 12 September 2026, 22:06
-
Hasil BRI Super League: Bali United dan Borneo FC Raih Kemenangan
Bola Indonesia 12 September 2026, 21:29
-
Prediksi Man Utd vs Man City 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 21:09
-
Prediksi Levante vs Barcelona 13 September 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 20:13
-
Link Live Streaming Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 20:00
-
Link Live Streaming Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
