Alex Marquez: Joan Mir Panutan yang Baik untuk Pantang Menyerah
Anindhya Danartikanya | 12 November 2020 11:56
Bola.net - Debutan Repsol Honda, Alex Marquez, mengaku salut pada perjuangan dan kerja keras rider Suzuki Ecstar, Joan Mir, yang punya kans besar mengunci gelar dunia MotoGP 2020 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, pada 13-15 November nanti. Marquez pun menyebut Mir sebagai panutan yang baik untuk terus bersikap pantang menyerah.
Marquez dan Mir bertandem di Moto2 2018 bersama Marc VDS, atas alasan inilah Marquez paham betul cara kerja Mir. Ia pun menyatakan, Suzuki memang mengalami peningkatan performa yang signifikan selama dua musim terakhir, namun Mir juga mengalami kemajuan pesat dan paling jago memanfaatkan kesempatan yang ada.
"Joan mengalami kemajuan sangat baik, juga Suzuki. Jika Anda mengamati jalannya musim ini, sudah jelas Suzuki motor yang sangat komplet. Joan sangat cerdas dalam ambil kesempatan dalam musim yang tak biasa ini, di mana balapannya lebih sedikit, hanya digelar di Eropa, dan juga cederanya Marc," ujar Marquez via Autosport, Rabu (11/11/2020).
Joan Mir Bikin Tetap Termotivasi

Sepanjang musim ini, Mir memang paling konsisten tampil di tiga besar. Sebelum tiba di MotoGP Eropa pada Minggu (8/11/2020) lalu, ia sudah memimpin klasemen dan mengoleksi enam podium, namun belum sekali pun menang. Meski begitu, dalam balapan tersebut, Mir menggebrak dan akhirnya meraih kemenangan perdana.
Menurut Marquez, kemenangan tersebut merupakan sebuah penegasan bahwa Mir memang paling layak jadi juara dunia musim ini. Sebagai debutan 2020, Marquez pun jadi terinspirasi untuk bekerja lebih keras pada 2021 hingga bisa mengalami progres yang sama.
"Pada Minggu lalu Joan melakukan apa yang dibutuhkan seorang juara dengan mengerahkan segalanya. Ia seolah tegas berkata, 'Aku ingin menjuarai musim ini'. Jadi, menurut saya, ia adalah panutan untuk tetap bekerja keras, tetap termotivasi untuk masa depan, karena ini bukti apa pun bisa terjadi di MotoGP," tutur Marquez.
Masih Berburu Gelar Debutan Terbaik
Kini, Marquez sendiri tengah duduk di peringkat 14 pada klasemen pembalap dengan 67 poin, tertinggal 9 poin dari debutan lainnya, Brad Binder, dari Red Bull KTM Factory Racing, yang ada di peringkat 12. Padahal, sebelum tiba di MotoGP Eropa, keduanya punya jumlah poin yang sama.
Namun, Marquez yang musim ini telah meraih dua podium, belum mau menyerah mengalahkan Binder dalam perebutan gelar debutan terbaik musim ini. "Situasi saya tidak baik, karena saya dua kali gagal finis beruntun, dan kami kehilangan banyak poin. Jadi, saya kecewa," ungkapnya.
"Target saya adalah menjadi debutan terbaik tahun ini, dan kami kehilangan kans yang sangat baik di Aragon, dan terjadi lagi di Valencia. Brad sangat cepat dari belakang, tapi untungnya ia tak dapat terlalu banyak poin. Jadi, masih ada kans untuk mengalahkannya," pungkas juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019.
Sumber: Autosport
Video: Joan Mir Sukses Rebut Kemenangan di MotoGP Eropa
Baca Juga:
Marco Bezzecchi Tanggapi Gosip Dilirik Aprilia untuk MotoGP 2021: Keren!
Rider Muda atau Veteran? Aprilia Siapkan 3 Calon Pengganti Andrea Iannone
Match Point: Joan Mir Bisa Kunci Gelar MotoGP 2020 di Valencia Jika...
Mir-Quartararo-Locatelli: Dulu Susah Bareng, Kini di Puncak Dunia
Franco Morbidelli Siap Tantang Fabio Quartararo Berebut Runner-up
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


