Alex Marquez Sebut Podium di Kondisi Hujan Tak Terlalu Bermakna
Anindhya Danartikanya | 12 Oktober 2020 16:14
Bola.net - Meski senang bisa meraih podium perdananya di MotoGP usai finis kedua di Le Mans, Prancis, yang diguyur hujan pada Minggu (11/10/2020), Alex Marquez meyakini hasil ini bukanlah sebuah penegasan bahwa ia memang punya performa yang kompetitif musim ini. Hal ini disampaikan rider Repsol Honda itu kepada DAZN.
Podium ini juga podium perdana Honda musim ini, namun Marquez yakin performa mereka yang sesungguhnya hanya terlihat dalam kondisi kering. Ia mengakui podium ini sangat penting bagi mentalitas dan motivasinya dan tim, namun tak mengartikan bahwa mereka sudah bebas dari PR yang menumpuk.
Dalam kondisi kering musim ini, Honda belum sekalipun naik podium, meski Takaaki Nakagami konsisten tampil apik. Hasil finis terbaik Marquez dalam kondisi ini adalah finis ketujuh di Emilia Romagna, tapi ia mengakui itu karena banyak rider jatuh. Atas alasan ini ia bertekad lebih fokus memperbaiki performanya dalam kondisi kering.
Sensasinya Belum Samai Sensasi Podium di Moto2
"Saya tak merasa performa saya kali ini sebagai validasi, karena podium dalam kondisi basah tak terlalu berarti apa-apa. Namun, tentu ini bikin saya merasa harus terus percaya. Saya naik ke MotoGP pada waktu yang tepat dan kami bekerja dengan sangat baik," ujarnya seperti yang dikutip Motorsport.com.
Marquez bahkan menyatakan bahwa podiumnya di Le Mans kali ini tak punya sensasi yang sama dengan saat ia finis kedua dan mengunci gelar dunianya di Moto2 pada November akhir tahun lalu. Ia yakin sensasi podium di MotoGP bakal lebih menyenangkan dari ini jika diraih dalam kondisi kering.
"Podium terakhir saya adalah di Malaysia (2019). Jadi, podium itu terasa sangat menyenangkan saat saat jadi juara dunia, bahkan rasanya lebih menyenangkan dari podium di MotoGP. Tentu saya juga senang dapat podium ini, tapi kami harus mengulangnya dalam kondisi kering," tuturnya.
Tekad Perbaiki Performa di Kualifikasi
Menurut dua kali juara dunia ini, tampil kompetitif dalam kondisi kering lah cara yang paling baik untuk menilai bahwa ia merupakan rider yang layak dapat kesempatan turun di MotoGP. Jika melihat situasinya sejak awal musim, rider 24 tahun ini memang terus mengalami progres positif secara bertahap.
"Podium di kondisi kering adalah kunci melaju cepat dan membuktikan bahwa saya memang layak turun di MotoGP. Jadi, kami mengalami kemajuan secara bertahap, tapi kami masih harus bekerja keras. Kami harus memperbaiki kualifikasi, karena start dari posisi 18 sangatlah sulit. Tapi saya bahagia karena tim kami sangat membutuhkan podium ini," pungkasnya.
Menjelang MotoGP Aragon, Spanyol, pada 16-18 Oktober nanti, Marquez tengah duduk di peringkat 14 pada klasemen pembalap dengan koleksi 47 poin, hanya tertinggal 15 poin dari debutan lainnya, Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing), yang ada di peringkat 11.
Sumber: Motorsportcom
Video: Danilo Petrucci dan 6 Rider Berbeda yang Menang di MotoGP 2020
Baca Juga:
Joan Mir Syukuri Hujan di Le Mans, Bikin Fabio Quartararo Sulit Menang
Lewis Hamilton Sulit Percaya Samai Rekor Kemenangan Michael Schumacher
Andrea Dovizioso Syok Dikalahkan 'Marquez' di MotoGP Le Mans
Marc Marquez pada Sang Adik: Kerja Keras Tak Khianati Hasil!
Kalahkan Mir-Vinales, Fabio Quartararo: Rasanya Seperti Menang!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



