Alex Marquez: Tugas di MotoGP Jauh Lebih 'Gila' Ketimbang Moto2
Anindhya Danartikanya | 17 Desember 2020 16:03
Bola.net - Berakhir sudah masa Alex Marquez menyandang status sebagai debutan MotoGP. Tahun depan, ia pun akan menjalani tahun keduanya di kelas para raja. Ia pun menyatakan bahwa debutnya ini sangat positif, karena berhasil meraih dua podium, yakni prestasi yang melampaui ekspektasi dirinya sendiri dan tim.
Meski hanya menjalani 14 balapan di 9 trek berbeda akibat pandemi Covid-19, Marquez mengaku sudah mengantongi begitu banyak pelajaran. Menurut dua kali juara dunia ini, rutinitasnya sebagai pembalap MotoGP pun sangat jauh berbeda ketimbang saat ia masih turun di Moto2. Yang paling mencolok adalah jumlah tugas yang menggunung.
"Segalanya berbeda. Kehidupan di paddock juga sangat berbeda. Ada banyak tugas di MotoGP. Anda harus bekerja keras di garasi. Anda harus pelajari data dan informasi yang ada. Sungguh gila. Anda harus memilah aspek mana yang penting. Kalau melihat semuanya, Anda bisa sinting," ujarnya via Motorsport Total, Minggu (13/12/2020).
Ban dan Elektronik Paling Krusial untuk Dipelajari

Ban memang menjadi aspek penting dalam dunia balap, namun di MotoGP performa ban dianggap jauh lebih krusial ketimbang di Moto2. Hal yang sama pun terjadi pada sistem elektronik. Menentukan strategi balapan juga sangat penting dipikirkan masak-masak. "Anda harus paham cara menghadapi pekan balap," kisah Marquez.
"Anda harus coba semua ban dan tahu cara menyesuaikan motor. Elektroniknya juga sulit dipelajari. Dalam balapan, Anda juga harus mengubah map, dan Anda harus tahu caranya. Tapi saya suka, karena saya suka menghabiskan banyak waktu dengan tim. Debut saya pun sangat positif. Tim membantu saya belajar lebih mudah," lanjutnya.
Tahun depan, MotoGP pun berencana menggelar musim balap dengan kalender yang normal, yakni terdiri dari 20 balapan di 20 trek berbeda. Tentunya ada banyak sirkuit yang belum pernah dijajal oleh debutan 2020, yakni Marquez, Brad Binder, dan Iker Lecuona. Namun, Marquez meyakini 2021 takkan jadi 'musim debut kedua' mereka.
Tertarik Pelajari Trek yang Tak Sempat Dikunjungi
"Di beberapa trek, saya bisa langsung cepat sejak awal. Semua tergantung treknya dan cara Anda mengendalikan situasi. Jadi, saya rasa 2021 takkan jadi musim 'debut kedua' kami. Saya sudah kenal motor saya, dan tahu cara mengendalikan balapan di MotoGP. Saya harus memahami ban dan cara menemukan setup terbaik," ujar Marquez.
"Memang bakal menarik memahami sirkuit lain yang tak kami kunjungi tahun ini. Tapi saya sudah mengantongi pengalaman dan saya makin kompetitif pada paruh kedua musim. Sangat penting bagi saya untuk mempertahankan tren positif ini, terus memperbaiki diri, dan selalu bertarung di delapan besar," pungkasnya.
Tahun depan, Marquez takkan lagi membela Repsol Honda demi memberi jalan kepada Pol Espargaro untuk bergabung. Rider 24 tahun ini akan pindah ke LCR Honda, menggantikan Cal Crutchlow. Meski begitu, ia tetap terikat kontrak dengan Honda Racing Corporation (HRC) dan akan mendapatkan RC213V spek pabrikan terbaru.
Sumber: Motorsport Total
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
Tech 3 Sedih Harus Pisah dengan Miguel Oliveira di MotoGP 2021
Marah Besar, Aleix Espargaro Sebut Aprilia Masih Motor Terburuk di MotoGP
VR46 vs Gresini: Siapa yang Akan Jadi Tim Satelit Suzuki di MotoGP 2022?
Honda: Alex Marquez Sukses Lampaui Ekspektasi Banyak Orang
Honda Merasa Sial: Sudah Kehilangan Marc Marquez, Gagal Juara Pula
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Ketimbang Nganggur, Chelsea Jual Strikernya ke Klub Jerman Ini
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 18:30
-
Liverpool Bakal Jual Gelandang Ini ke Spanyol?
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 18:00
-
Marcus Rashford Dapat Tawaran Pindah ke Turki, Bakal Diambil?
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 17:30
-
Link Streaming Liverpool vs Nottingham Forest, 29 Agustus 2026
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 17:22
-
Rekor Head-to-Head Premier League 2026/27 Matchweek Kedua di Vidio
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 17:11
-
Arsenal Inginkan Endrick, Real Madrid: Maaf Gak Dulu!
Liga Spanyol 29 Agustus 2026, 17:00
-
Jamu Ipswich Town, Menang Harga Mati untuk MU!
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 16:30
-
Rafael Leao Pamit Pergi dari AC Milan
Liga Italia 29 Agustus 2026, 16:00
-
Wow! Enzo Fernandez Selangkah Lebih Dekat Gabung Manchester City
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 15:30
-
Manchester City Intip Peluang Pulangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Agustus 2026, 13:32
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 29 Agustus 2026, 13:30
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 13:28
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





