Alex Rins: Karantina Bagai 'Simulasi' Masa Pensiun dari MotoGP
Anindhya Danartikanya | 29 April 2020 09:45
Bola.net - Pebalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, menyatakan bahwa masa-masa karantina mandiri di rumah akibat merebaknya pandemi virus corona (Covid-19) bagaikan 'simulasi' masa pensiun dari MotoGP. Hal ini ia sampaikan kepada Crash.net pada Selasa (28/4/2020), yakni saat ia menjalani karantina di Andorra.
Selama karantina, Rins mengaku dirinya tak punya banyak kegiatan selain latihan untuk menjaga kebugaran fisik. Hiburannya hanyalah menghabiskan waktu bersama sang kekasih, Alexandra Perez, dan bermain bersama kedua anjingnya, Paco dan Olivia.
"Saya ada di rumah, tak punya banyak hal untuk dilakukan karena semua hal yang biasanya saya lakukan di rumah dalam setahun, bisa saya kerjakan dalam dua hari! Jadi jika saya tak latihan, saya hanya menghabiskan waktu dengan pacar saya, main PlayStation, dan main dengan anjing-anjing saya," ujarnya.
Tak Bisa Bayangkan Masa Pensiun Sendiri
Rins bahkan menyatakan masa-masa karantina ini bagaikan gambaran bagi semua pebalap MotoGP mengenai masa pensiun mereka nanti. Ia yakin bahwa mereka bakal bosan di rumah sekalinya tak lagi balapan. Rins sendiri menyatakan tak bisa membayangkan masa pensiunnya nanti bakal semembosankan ini.
"Beberapa kali saya berkata pada diri saya sendiri, 'Wah, Alex, usai bertahun-tahun lamanya, ketika kau tak lagi balapan, apa yang akan kaulakukan?' Kini seolah-olah semua pebalap sedang pensiun! Semua ada di dalam rumah tanpa melakukan apa-apa. Ketika saya pensiun nanti, saya tak tahu harus ngapain!" ungkapnya.
Setahun Jalani Negosiasi dengan Suzuki
Pebalap asal Spanyol ini juga tak lupa membicarakan kabar baik yang baru-baru ini menyeruak, yakni perpanjangan kontraknya dengan Suzuki untuk 2021-2022. Ia mengaku telah menjalani negosiasi selama setahun. Di lain sisi, ia mengaku sedih tak bisa mengumumkan kabar ini saat berada di sirkuit balap.
"Kami bicara sejak Argentina 2019, dan kontrak finalnya kami tanda tangani 2-3 pekan lalu. Kami memang harus menunggu karena dalam pabrikan Jepang, harus ada persetujuan dari banyak orang. Selain itu, Covid-19 juga mengubah situasi karena saya ingin mengumumkan hal ini dalam balapan. Tapi beginilah situasinya," pungkasnya.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









