Alex Rins Sebut Marc Marquez Lihai Permainkan Mental Rival
Anindhya Danartikanya | 30 Mei 2020 13:20
Bola.net - Pebalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, menyebut rider Repsol Honda, Marc Marquez, sebagai pebalap yang lihai mempermainkan mental para rivalnya di MotoGP. Hal ini ia sampaikan dalam sesi 'MotoGP Live: A Sit Down With' di MotoGP.com bersama juara GP500 1993, Kevin Schwantz, Jumat (29/5/2020).
Musim lalu, Rins memang menjalani musim terbaiknya di MotoGP, meraih dua kemenangan. Salah satu kemenangan itu ia raih di Sirkuit Silverstone, Inggris, saat ia bertarung sengit dengan Marquez, dan membekuk rider Repsol Honda itu tepat di garis finis dengan manuver menyalipnya di jalur dalam tikungan terakhir.
Bagi Rins, kemenangannya di Silverstone menghadirkan kepuasan yang amat tinggi, karena itu bagaikan pembalasan karena ia kerap diasapi oleh Marquez. Selain itu, ia juga puas karena mampu mengalahkan seorang delapan kali juara dunia.
"Marc adalah rival yang harus dikalahkan. Rivalitas kami sangat sengit. Saya sudah beberapa kali bertarung dengannya, dan jelas saya marah tiap kali ia menang atau finis di depan saya. Saya ingin mengalahkannya, tapi ia juga pasti begitu. Saya ingat betul saat saya menang di Silverstone, ia sangat marah," ujar Rins.
Memaafkan Bukan Berarti Melupakan

Rins pun menyebut Marquez tak hanya lihai mengendalikan motor, namun juga lihai mempermainkan mental lawan. Salah satu momen yang ia ingat adalah insiden senggolan di Brno, Ceko, tahun lalu. Usai insiden, Rins menyebut Marquez tak punya rasa hormat pada rider lain.
Uniknya, beberapa hari kemudian keduanya berdamai dan saling meminta maaf. Marquez mengakui kecerobohannya, Rins mengaku kelewat panas hingga mengucapkan kata-kata tak layak. Meski begitu, bagi Rins, memaafkan bukan berarti melupakan.
"Marc sangat baik dalam perang mental, ia bermain-main dengan banyak rider. Contohnya, Brno tahun lalu. Saya menjalani lap yang cepat, dan ia melihat saya. Ia membuka ruang tapi tak terlalu lebar. Saya pun berkendara di garis kering dan kami bersenggolan," kisahnya.
"Akibat senggolan itu, lap saya jadi kacau, tapi saya tetap ngotot. Pada akhirnya, di chicane terakhir di Brno, sebelum berbelok ke kiri, ia menyalip saya dengan begitu dekat dan membuat kami nyaris terjatuh, kemudian ia malah masuk pit. Peristiwa itu selalu ada di kepala saya, dan saya tahu Marc melihat saya sebagai ancaman," lanjut Rins.
Berarti Sudah Bekerja dengan Baik

Pebalap berusia 25 tahun ini mengaku bangga jika Marquez memang melihatnya sebagai ancaman. Menurutnya, ini berarti Rins sudah mencapai level performa Marquez dan telah bekerja dengan baik. Ia pun menantikan pertarungan-pertarungan mereka yang berikutnya.
"Saya tentu menyukai fakta ini, karena berarti saya melakukan pekerjaan dengan baik. Marc rider yang sangat hebat, meraih banyak kemenangan dan gelar dunia. Jika seorang rider sekaliber dia melihat saya sebagai ancaman, berarti saya sudah bertarung di level yang sama dengannya," pungkasnya.
Rins dan Marquez pun diperkirakan akan kembali bertemu di lintasan dalam seri pertama MotoGP 2020 yang rencananya akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 17-19 Juli mendatang.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









