'Alex Rins Tak Fokus pada Tugas, Kelewat Nyaman di Suzuki'
Anindhya Danartikanya | 27 Juli 2021 11:38
Bola.net - Juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz, melempar kritik tajam pada rider Suzuki Ecstar, Alex Rins, yang menurutnya gagal fokus dalam menjalani MotoGP 2021. Lewat Speedweek, pada Minggu (25/7/2021), ikon sekaligus legenda Suzuki ini mengaku jengkel melihat Rins kerap kecelakaan dan gagal finis musim ini.
Rins sejatinya sangat kompetitif, kerap menunjukkan performa dan kecepatan yang mentereng. Namun, dalam sembilan seri perdana, ia sudah lima kali gagal meraih poin, empat di antaranya karena terjatuh, sementara yang satu lagi akibat absen usai mengalami cedera keretakan tulang pergelangan tangan kanan.
Selain inkonsistensi hasil Rins di lintasan, cedera itu jadi sorotan karena didapat Rins akibat insiden 'konyol'. Lewat The Race, Kamis (17/6/2021), Rins menyatakan bahwa cedera itu ia dapat saat berlatih sepeda di lintasan Sirkuit Barcelona-Catalunya dan menabrak sebuah mobil van pada Kamis (3/6/2021) sebelum pekan balap dimulai.
Pembalap Profesional Harus Tetap Fokus

Mobil van tersebut terparkir di salah satu sisi lintasan ketika pengendaranya sedang mengecat tepi trek. Rins sendiri bersepeda sambil memegang ponsel untuk mengirim sebuah pesan singkat yang menurutnya penting. Rins pun akhirnya mengakui kesalahannya, namun Schwantz menyebut kesalahan ini 'idiot'.
Pria Texas ini mengakui Rins punya potensi besar di MotoGP musim ini, tapi inkonsistensinya dalam balapan, ditambah cedera yang tak seharusnya terjadi itu, bikin ia kesal. "Alex kadang menunjukkan ritme yang baik dalam latihan. Namun, tampaknya ia tak mampu memberikan ritme yang konsisten dalam balapan," ujarnya.
"Caranya mendapatkan cedera pada Kamis di Catalunya saat inspeksi trek adalah cara yang cukup idiot. Ia menabrak safety car (mobil van) dari belakang dengan sepeda. Sebagai pembalap motor, Anda harus tetap awas dan fokus sepanjang waktu. Tak peduli ketika Anda naik sepeda," lanjut Schwantz.
Tuduh Alex Rins Kelewat Nyaman

Schwantz bahkan tak habis pikir bagaimana bisa pembalap berusia 25 tahun itu tak bisa melihat keberadaan mobil van di lintasan, padahal tak banyak orang berada di trek pada hari Kamis. Schwantz pun jadi yakin bahwa Rins sebenarnya hilang fokus dalam menjalankan tugasnya musim ini.
Pria berusia 67 tahun ini menyatakan Rins tampaknya terlalu terlena karena selalu diandalkan oleh Suzuki. Menurutnya, hal ini tak boleh terjadi, apalagi melihat Joan Mir sukses meraih gelar dunia tahun lalu, dan musim ini sudah mengoleksi tiga podium, kembali menjadi salah satu kandidat juara dunia.
"Saat inspeksi trek, Anda biasanya sendirian di lintasan. Anda harus tahu di mana safety car di parkir! Saya ragu Alex fokus pada tugasnya. Saya rasa ia merasa terlalu nyaman dengan posisinya sekarang. Tapi jika tandem yang lebih muda mengalahkan Anda di tiap pekan, Anda tak boleh nyaman," pungkas Schwantz.
Sumber: Speedweek
Video: Formula 1 Rilis Desain Mobil Terbaru untuk Musim 2022
Baca Juga:
- Aprilia Merasa Terhormat Bisa Kerja Bareng Andrea Dovizioso
- 6 Keuntungan Petronas Yamaha SRT Jika Gaet Jonathan Rea di MotoGP 2022
- Garrett Gerloff Akui Tak Pernah Diajak Gabung Petronas Yamaha SRT
- Akhirnya Ngaku, Jonathan Rea: Selalu Ada Kans Pindah ke MotoGP
- Klasemen Sementara WorldSBK 2021 Usai Seri Belanda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





