Andrea Dovizioso: Fabio Quartararo Lakukan Hal Gila di Yamaha
Anindhya Danartikanya | 6 Oktober 2021 10:24
Bola.net - Andrea Dovizioso boleh jadi sekadar mengendarai YZR-M1 versi 2019 pada sisa musim MotoGP 2021. Namun, pembalap Petronas Yamaha SRT itu meyakini masih ada ruang yang lebar bagi dirinya untuk berkembang lebih baik, apalagi jika mengamati performa rider Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo.
Sesuai dengan regulasi alokasi mesin MotoGP, karena ia merupakan pengganti Franco Morbidelli, 'Dovi' dilarang menggunakan spek motor baru. Ia wajib mengambil alih alokasi mesin Morbidelli, yang mengendarai M1 2019 selama 2,5 tahun. Musim depan, barulah ia akan mendapatkan M1 spek pabrikan versi 2022.
Pada pekan balap pertamanya dengan Petronas SRT dalam Seri San Marino di Misano, Dovizioso finis ke-21 alias terbuncit. Tapi di Seri Austin, Minggu (3/10/2021), ia mengalami lonjakan performa. Ia finis ke-13, padahal ia sempat mengalami masalah kopling pada lap pertama. Tanpa kesalahan itu, ia berpotensi masuk 10 besar.
Masih Ada Ruang untuk Berkembang
![]()
Dovizioso juga jadi rider Yamaha terbaik kedua dalam balapan itu, di mana Quartararo finis kedua, Valentino Rossi finis ke-15 dan Morbidelli finis ke-19. Ia pun mengaku kini sudah lebih baik memahami karakter M1 yang sudah tak ia kendarai 10 tahun. Tapi ia ogah jemawa, apalagi ada jarak 20,6 detik detik dari Quartararo.
"Tentu saya semakin memahami Yamaha, karena kini saya jauh lebih cepat ketimbang di Misano. Namun, saya merasa masih ada ruang untuk berkembang lebih baik, karena Fabio melakukan hal gila. Fabio sangat cepat sejauh ini. Jadi, ini berarti masih ada ruang untuk berkembang," ungkap rider Italia ini via Crash.net.
"Memang benar saya punya motor yang berbeda dari motor Fabio, jadi saya belum tahu apa tepatnya perbedaan yang ada dan seberapa besar bedanya. Namun, perbedaan yang Fabio ciptakan sangatlah besar. Jadi, jadi ini berarti masih ada margin bagi saya untuk memperbaiki diri," lanjut tiga kali runner up MotoGP ini.
Harusnya Bisa Masuk 10 Besar

Dalam pekan balap di Austin, Dovizioso memang lebih kompetitif. Ia berkali-kali masuk 15 besar dalam sesi latihan, dan duduk di posisi 14 dalam kualifikasi. Sayangnya, ia melakukan kesalahan pada kopling saat start, hingga mesinnya nyaris mati dan melorot ke posisi terbuncit. Meski begitu, Dovizioso mampu gaspol.
Ia memperbaiki banyak posisi dalam sekejap, naik ke posisi 13 pada Lap 8, bertarung dengan Aleix Espargaro dan Alex Marquez. "Saya kecewa, karena harusnya bisa masuk 10 besar, dan ketika tak bisa bekerja maksimal, saya tak senang," ungkap pembalap berusia 35 tahun ini, yang delapan musim sebelumnya membela Ducati.
"Namun, kemajuan dari Misano sangatlah besar dan inilah yang memang harus kami lakukan. Secara umum, ini pekan yang baik. Menyenangkan bisa meraih pengalaman yang benar-benar berbeda dari layout trek, grip, dan benjolan trek," pungkas Dovizioso, yang akan kembali ke Misano untuk pekan balap MotoGP Emilia Romagna, 22-24 Oktober.
Klasemen Sementara MotoGP 2021 Usai Seri Austin
- Fabio QUARTARARO - Yamaha - 254
- Francesco BAGNAIA - Ducati - 202
- Joan MIR - Suzuki - 175
- Jack MILLER - Ducati - 149
- Johann ZARCO - Ducati - 141
- Brad BINDER - KTM - 131
- Marc MARQUEZ - Honda - 117
- Aleix ESPARGARO - Aprilia - 104
- Maverick VIÑALES - Aprilia - 98
- Miguel OLIVEIRA - KTM - 92
- Jorge MARTIN - Ducati - 82
- Alex RINS - Suzuki - 81
- Enea BASTIANINI - Ducati - 71
- Takaaki NAKAGAMI - Honda - 70
- Pol ESPARGARO - Honda - 70
- Alex MARQUEZ - Honda - 54
- Franco MORBIDELLI - Yamaha - 40
- Iker LECUONA - KTM - 38
- Danilo PETRUCCI - KTM - 37
- Luca MARINI - Ducati - 30
- Valentino ROSSI - Yamaha - 29
- Stefan BRADL - Honda - 13
- Michele PIRRO - Ducati - 8
- Dani PEDROSA - KTM - 6
- Lorenzo SAVADORI - Aprilia - 4
- Andrea DOVIZIOSO - Yamaha - 3
- Tito RABAT - Ducati - 1
- Cal CRUTCHLOW - Yamaha - 0
- Garrett GERLOFF - Yamaha - 0
- Jake DIXON - Yamaha - 0
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- 15 Tahun Bermimpi, Fabio Quartararo Selangkah Lagi Juarai MotoGP 2021
- Jorge Martin: Team Order? Pecco Bagnaia Bukan Rekan Setim Saya
- Jack Miller Jelaskan Alasan Bantu Pecco Bagnaia di MotoGP Austin
- Tak Terima Dihukum, Jorge Martin: Harusnya Saya Bisa Bekuk Pecco Bagnaia
- Andrea Dovizioso 'Gagal Paham' Mentalitas Para Rider Moto3, Tuduh Belajar Curang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dibina Honda Sejak Belia, Ai Ogura Dikabarkan Sepakat Bela Yamaha di MotoGP 2027
Otomotif 12 April 2026, 09:15
-
Jadwal Lengkap ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 12 April 2026, 08:31
LATEST UPDATE
-
6 Menit Hancurkan Chelsea, 6 Poin Kini Jarak Manchester City dan Arsenal
Liga Inggris 13 April 2026, 06:05
-
Apa Kata Liam Rosenior Usai Chelsea Dihancurkan Man City di Stamford Bridge?
Liga Inggris 13 April 2026, 05:48
-
Man City Permalukan Chelsea, Rosenior Soroti Penyakit Lama The Blues
Liga Inggris 13 April 2026, 05:40
-
Man of the Match Chelsea vs Man City: Marc Guehi
Liga Inggris 13 April 2026, 01:48
-
Tempat Menonton Chelsea vs Man City di Premier League, Minggu 12 April 2026
Liga Inggris 12 April 2026, 22:07
-
Link Live Streaming Premier League: Chelsea vs Man City
Liga Inggris 12 April 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45









