Andrea Dovizioso: Fabio Quartararo Lihai Tutupi Kelemahan Yamaha
Anindhya Danartikanya | 31 Oktober 2021 14:55
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Andrea Dovizioso, belum bosan menyebut Fabio Quartararo telah melakukan hal-hal gila di atas YZR-M1. Menurutnya, El Diablo tak hanya andal memanfaatkan keunggulan motor itu, melainkan juga lihai menutupi kelemahannya. Alhasil, gelar MotoGP 2021 pun jatuh ke genggamannya.
Dovizioso sejatinya telah melawan Quartararo sejak 2019, namun kala itu ia masih membela Ducati. Alhasil, ia tak bisa melihat lebih dalam soal apa yang dilakukan Quartararo di atas M1. Kini, sama-sama membela Yamaha walau beda tim, Dovizioso mendapatkan akses untuk membaca data Quartararo, dan ia pun sangat takjub.
"Saya sangat bahagia untuk Fabio, dan saya rasa ia layak jadi juara. Namun, ia memang melakukan hal gila tahun ini. Saya punya pengalaman untuk berkata seperti ini. Pasalnya, ketika Anda melihat dari luar, mustahil memahami sisi negatif sebuah motor," ungkap tiga kali runner up MotoGP ini via Crash.net, Jumat (29/10/2021).
Dovizioso pun makin takjub karena Quartararo tampil konsisten di segala jenis sirkuit dan kondisi trek. "Ia sangat baik dalam memanfaatkan keunggulan motornya. Tapi juga sangat baik dalam menutupi kelemahannya. Tampil sekonsisten itu sepanjang musim dan di tiap balapan adalah hal gila, hal spesial," lanjutnya.
Fabio Quartararo Punya Cara yang Spesial

Dovizioso juga menyatakan, tampil kompetitif di Misano tak mudah bagi para rider Yamaha. Tapi Quartararo justru finis kedua di Seri San Marino dan keempat di Emilia Romagna. "Di trek macam Misano, Anda harus berakselerasi dari kecepatan rendah. Tapi jika tak berkendara dengan cara spesial seperti Fabio, Anda bakal kesulitan," tuturnya.
"Mengerem terlambat memang mudah, namun sulit untuk mengerem terlambat sambil membelokkan motor seperti dia. Sementara dia justru melakukannya dengan mudah. Jika Anda lihat caranya latihan, ia menjalani 5-6 lap tanpa banyak kesalahan. Fabio mampu menggunakan cara ini untuk berkendara di mana pun," lanjut Dovizioso.
Pembalap asal Italia berusia 35 tahun ini juga menyatakan bahwa Quartararo secara ajaib mampu membuat M1 tampil garang di segala kondisi cuaca. Hujan memang tak bersahabat dengannya, namun dalam situasi itu pun, rider Prancis berusia 22 tahun tersebut tetap mampu meraih poin penting yang krusial untuk kans juaranya.
"Ini bukan soal apakah treknya menyediakan grip yang baik atau tidak, karena Fabio bisa cepat di segala situasi, temperatur, dan karakter trek dengan gaya balap yang sama. Ini juga membantunya memperbaiki performa di setiap sesi latihan dan mampu start dari dua baris terdepan, serta konsisten di segala situasi," ungkap 'Dovi'.
Pengereman Belum Sebaik Fabio Quartararo

Dovizioso sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu rider yang punya kemampuan mengerem paling menakutkan di MotoGP. Namun, ia tak malu-malu menyatakan bahwa pengeremannya belum selevel Quartararo. Apalagi Dovizioso sekadar mengendarai M1 versi 2019, sementara Quartararo naik M1 versi 2021.
"Saya tak mengerem sebaik itu, tapi saya punya spek motor berbeda dari motor Fabio. Pada bagian pengereman, saya rasa motor pabrikan berbeda. Tapi seberapa besar, saya tak tahu. Jadi, pengereman saya belum baik tiap kali masuk tikungan," ungkap pembalap yang juga juara dunia GP125 2004 ini.
"Saya tak punya kecepatan yang tepat dan tak bisa memilih garis balap yang saya mau. Jadi, saya selalu mengerem terlalu dalam dan tak membawa corner speed yang baik untuk mengeluarkan potensi terbaik motor. Secara umum, jika tak baik dalam mengerem, Anda bakal melakukan kesalahan di area lainnya," tutupnya.
Musim depan, Dovizioso akan tetap membela tim satelit Yamaha, yang akan berubah nama menjadi Withu Yamaha RNF MotoGP Team. Ia juga akan mendapatkan motor M1 spek teranyar, sama dengan M1 milik Quartararo dan Franco Morbidelli di Monster Energy Yamaha.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
Jorge Lorenzo Puji Kegigihan Fabio Quartararo Tampil Konsisten di MotoGP 2021
Franco Morbidelli Mengaku 'Campur Aduk' saat Maverick Vinales Tinggalkan Yamaha
Fabio Quartararo Juara, Franco Morbidelli Tekad Bentuk Rivalitas Sengit di Yamaha
Bantah Kevin Schwantz, Marc Marquez: Meski Belum Pulih, Saya Tak Kepikiran Cedera
IMI Pastikan Bendera Merah Putih Bisa Dikibarkan di WorldSBK Mandalika
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





