Andrea Dovizioso: Hasil MotoGP Ceko Sungguh Tak Bisa Diterima
Anindhya Danartikanya | 11 Agustus 2020 13:45
Bola.net - Pembalap Ducati Team, Andrea Dovizioso, marah besar usai hanya finis ke-11 dalam MotoGP Ceko yang digelar di Automotodrom Brno pada Minggu (9/8/2020). Usai finis ketiga dan naik podium dalam balapan pertama di Jerez, Spanyol, Dovizioso memang mengalami penurunan performa yang drastis di balapan kedua Jerez dan Brno.
Di Brno, performa Dovizioso dan sang tandem, Danilo Petrucci, serta rider Pramac Racing, Jack Miller, sungguh tenggelam dibanding rider lain. Padahal sirkuit ini dikenal bersahabat dengan Desmosedici, bahkan Dovizioso dan Miller sukses finis kedua dan ketiga dalam balapan tahun lalu.
Sebelum balapan, Dovizioso start dari posisi 18, yakni hasil kualifikasi terburuknya di MotoGP. Dalam balapan, Miller, Dovizioso, dan Petrucci hanya mampu finis di posisi 9, 11, dan 12, jauh tertinggal dari rider Esponsorama Racing, Johann Zarco, yang finis ketiga dengan motor yang setahun lebih tua, Desmosedici GP19.
Harusnya Bisa Babat Semua Rival
"Harusnya kami bisa mengalahkan semua orang di sini, dan nyatanya finis ke-11. Jadi, ini tak masuk akal. Kami harus paham apa yang terjadi. Kami harus tenang belajar data, karena cara ini selalu berhasil. Untungnya, Pecco (Bagnaia) kuat di Jerez dan Johann kuat di sini, jadi kami bisa pelajari kedua data," ungkap 'Dovi' lewat GPOne.
Runner up MotoGP selama tiga musim terakhir ini pun berharap bisa mendapatkan solusi dari masalahnya di MotoGP Austria yang digelar di Sirkuit Red Bull Ring pada 14-16 Agustus, yakni sirkuit di mana Ducati sama sekali belum pernah terkalahkan sejak 2016. Dovizioso sendiri sukses menang pada 2017 dan 2019.
"Saya punya beberapa ide, tapi masih harus mempelajari data. Ini kedua kalinya rider Ducati yang pakai setup dan gaya balap berbeda bisa lebih cepat daripada kami. Kami telah mengubah motor selama beberapa tahun terakhir dan berhasil dapat hasil yang kami mau. Tapi kali ini tak satupun hal bekerja dengan baik dan ini aneh," ujarnya.
Situasi Ducati Tak Terkendali
Dovizioso pun menegaskan bahwa performa para rider Ducati yang tak seragam baik di Jerez maupun di Brno mengartikan bahwa situasi di pabrikan asal Italia itu sama sekali tak terkendali. Ia pun menyatakan bahwa hasil kali ini sama sekali tak bisa diterima, apalagi ia lamban di pengereman, area yang justru dikenal luas sebagai titik terkuat Dovizioso.
"Melihat performa di Jerez dan Brno, maka terkonfirmasi bahwa situasi kami tak terkendali. Pecco dan Johann pakai setup berbeda dan mereka kuat. Saya akan mempelajari data mereka dengan baik. Sungguh tak bisa diterima saya kehilangan waktu pada pengereman, yang tadinya justru jadi kekuatan saya. Benar-benar tak bisa diterima. Kini kami lamban ketika keluar tikungan dan tak efektif di pengereman. Jadi kami cemas," pungkasnya.
Menjelang balapan di Austria akhir pekan ini, Dovizioso pun melorot ke peringkat keempat pada klasemen pembalap dengan koleksi 31 poin, sama dengan jumlah poin Franco Morbidelli di peringkat ketiga. Hasil Dovizioso di Austria nanti juga akan memengaruhi masa depannya di Ducati, mengingat ia belum dapat kontrak baru.
Video: Kegembiraan Brad Binder Usai Menangi MotoGP Ceko
Baca Juga:
Johann Zarco Beri Brad Binder Hadiah Lagu Usai Menangi MotoGP Ceko
Franco Morbidelli Akui dari 'Serie B', Ibu Valentino Rossi Kirim Pesan Menyentuh
Miguel Oliveira Bangga Portugal Kembali Gelar MotoGP
Valentino Rossi Siap Tanding di Portimao untuk Pertama Kali
Jadwal Siaran Langsung: Formula 1 GP Catalunya, Spanyol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




