Andrea Dovizioso: Suka Masa Bodoh, Jack Miller Rider yang Tepat untuk Ducati
Anindhya Danartikanya | 24 Januari 2021 16:07
Bola.net - Andrea Dovizioso yakin Jack Miller bisa jadi rider yang tepat untuk Ducati Team di MotoGP mengingat rider Australia itu kadang bersikap masa bodoh soal motornya dan hanya ingin berkendara secepat mungkin. Hal ini 'Dovi' nyatakan via La Gazzetta dello Sport, seperti yang dikutip Speedweek, Jumat (22/1/2021).
Seperti diketahui, berkat lima podium yang ia sabet pada 2019, pada akhir Mei 2020 lalu Miller dipastikan naik pangkat dari Pramac Racing ke Ducati Team tahun ini. Kontrak itu pun ia buktikan tidak cuma-cuma lewat empat podium tambahan yang ia raih sepanjang tahun lalu.
Tadinya, Miller direncanakan jadi tandem Dovizioso. Namun, rider Italia ini justru memilih hengkang. Miller pun mengaku merasa sangat kecewa, sampai-sampai menemui Dovizioso sendiri untuk menanyakan alasannya usai rider 34 tahun itu mengumumkan keputusannya di Austria tahun lalu.
Jack Miller Ogah Lihat 'Hal-Hal Tertentu'

Belakangan ini Dovizioso sendiri blak-blakan menyatakan bahwa alasannya hengkang adalah karena Ducati tak mengizinkannya terlibat lebih jauh dalam pengembangan Desmosedici. Tiga kali runner up MotoGP ini yakin ada banyak hal yang bisa diperbaiki jika para insinyur Ducati mau mendengarkan masukannya lebih saksama.
Hal ini pun berbeda dengan mentalitas kerja Miller. Rider berusia 26 tahun ini memang memberikan masukan-masukannya kepada para insinyur, namun menaruh segala rasa percayanya pada mereka hingga merasa tak perlu mencemaskan kemungkinan-kemungkinan lain. Menurut Dovizioso, sikap ini bisa menguntungkan Ducati.
"Jack punya pengalaman dan talenta yang mengesankan. Ia bisa jadi pembalap yang tepat untuk Ducati karena ia tak melihat dan tak mau melihat hal-hal tertentu. Hal ini membantu para insinyur karena mereka ingin mengendalikan segalanya," ungkap Dovizioso.
Pecco Bagnaia Masih Kurang Konsisten

Lalu, bagaimana dengan Francesco 'Pecco' Bagnaia? Dovizioso pun meyakini juara dunia Moto2 2018 itu punya potensi besar, seperti yang terlihat dari performa garangnya di Seri San Marino dan Emilia Romagna tahun lalu.
Namun, baginya Bagnaia masih belum tampil konsisten. Dovizioso pun yakin, Bagnaia dan krunya masih harus memahami alasan-alasan apa di balik performanya yang gemilang dan apa yang jadi penyebab performanya yang jeblok.
"Saya harus memahami Pecco lebih baik. Terkadang ia bisa sangat cepat, jadi potensinya memang ada. Namun, kita masih harus melihat dengan jelas performanya, mengapa ia bisa tampil baik dan mengapa ia bisa tampil buruk," pungkas Dovizioso.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, Speedweek
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
Franco Morbidelli Bangga Pernah Latihan Bareng Valentino Rossi dan Marco Simoncelli
Pro-Kontra Rider MotoGP Soal Pemangkasan Pekan Balap Jadi 2 Hari
Sudah Dibahas Sejak Lama, Igora Drive Malah Batal Jadi Trek Cadangan MotoGP
Kini Bela Pramac Racing, Johann Zarco Terinspirasi Performa Jack Miller
Mengenal Rookie MotoGP 2021 - Bagian 3: Enea Bastianini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




