Andrea Dovizioso: Tak Masalah Kalau Karier MotoGP Saya Sudah Mentok
Anindhya Danartikanya | 15 Januari 2021 12:12
Bola.net - Andrea Dovizioso tampaknya memang benar-benar tak pusing soal kelanjutan kariernya di MotoGP. Meski memilih vakum sepanjang 2021 dan berniat kembali pada 2022 nanti, uniknya ia juga mengaku bakal legawa jika memang tak ada kesempatan untuk lagi-lagi berkompetisi di kejuaraan balap motor terakbar di dunia tersebut.
Dovizioso memang tak memungkiri kekecewaan karena tak dapat tim di MotoGP 2021 usai berpisah dengan Ducati. Ia merasa kecewa karena yakin masih punya banyak hal untuk dibuktikan, jelas-jelas masih punya performa yang kompetitif, dan mampu memperebutkan gelar dunia di setiap tahun. Namun, ia ogah kelewat kepikiran.
"Saya kecewa, karena merasa masih kompetitif. Jika punya kans balapan dengan tim tertentu, saya merasa bisa berebut gelar seperti beberapa tahun terakhir. Jadi, soal ini, saya kecewa. Tapi begitulah dunia balap, tak semua hal tergantung saya. Namun, apa pun bisa terjadi," ujarnya via DAZN seperti dikutip GPOne, Kamis (14/1/2021).
MotoGP Sedang Ganti Generasi Pembalap
Dovizioso, yang pada 23 Maret 2021 nanti akan berusia 35 tahun, sangat memahami bahwa MotoGP kini sedang mengalami pergantian generasi secara besar-besaran. Kebanyakan pembalap yang ada di grid lahir pada tahun 1995 ke atas. Rider Italia ini pun sangat memakluminya, apalagi para rider muda ini memang terbukti kuat.
"MotoGP sedang ganti generasi. Selama beberapa tahun, ada beberapa talenta yang sama membentuk kejuaraan ini. Tapi kini berubah, mereka makin tua. Ada yang sudah pensiun, dan ada yang terlalu tua untuk masih balapan. Regulasi teknis dan perubahan ban memengaruhi pergantian generasi. Tanpa perubahan ini, mungkin rider-rider yang sama akan tetap di depan," ujarnya.
Tak Masalah Jika Berakhir Seperti Ini
Melihat pergantian generasi ini, Dovizioso jadi merasa legawa jika dirinya memang tak bisa kembali ke MotoGP, walau ia sangat santer digosipkan akan menjadi pengganti sementara Marc Marquez pada beberapa seri pertama musim ini, mengingat rider Repsol Honda itu sedang mengalami cedera patah tulang lengan berkepanjangan.
"Tak punya pekerjaan pada 2021 memang kemungkinan. Saya juga sempat berpikir ini semua berakhir dan takkan ada apa-apa lagi. Tak masalah jika akhirnya seperti ini. Toh saya bisa adaptasi jika tak dapat tempat di MotoGP 2021. Saya akan melakukan hal yang saya suka. Saya ingin menemukan hal yang oke untuk 2022. Saya akan menemukannya, namun tanpa tekanan," tutupnya.
Dovizioso sendiri kini tengah mempersiapkan diri untuk turun di kejuaraan motocross, meski belum diketahui apakah ia akan berkompetisi di kejuaraan nasional Italia atau kejuaraan dunia MXGP.
Sumber: DAZN, GPOne
Video: Momen Franco Morbidelli Raih Kemenangan Perdana di MotoGP San Marino
Baca Juga:
- Jenny Anderson, Teknisi Data Cantik yang Kini Kerja dengan Marc Marquez
- Tolak Halus Livio Suppo, Suzuki Pilih 'Orang Dalam' Jadi Pengganti Davide Brivio
- Gara-Gara Valentino Rossi, Andrea Dovizioso Kecewa Gagal Bela Tim Pabrikan Yamaha
- Marc Marquez Jalani Cek Medis Pertama Kali Sejak Operasi Ketiga
- MotoGP Resmi Hanya Uji Coba di Qatar, Dapat Tambahan 2 Hari
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








