Andrea Iannone Kritik Aleix Espargaro, Sebut Kinerjanya Tak Produktif
Anindhya Danartikanya | 28 Mei 2019 15:30
Bola.net - - Pebalap Aprilia Racing Team Gresini, Andrea Iannone melempar kritik tajam pada sang tandem, Aleix Espargaro, yang ia nilai punya metode kerja tak produktif dalam tugasnya mengembangkan motor RS-GP. Hal ini dinyatakan Iannone dalam wawancaranya bersama Motorsport Total.
Iannone yang baru bergabung dengan Aprilia musim ini, menilai Espargaro tak mampu melihat gambaran besar dari masalah yang menghalangi timnya membuat RS-GP ikut memperebutkan podium sejak turun di MotoGP pada 2015 lalu. Menurutnya, Espargaro justru kelewat 'nyaman' dengan masalah yang ada.
"Aleix sangat terbiasa dengan motor kami, hingga tak bisa lihat kelemahannya. Kadang ia mengalami sesuatu yang datang dari hal yang tak ia keluhkan. Kadang ia terjatuh dan berpikir kecelakaan itu mustahil. Itu karena ia belajar terbiasa dengan beberapa hal, padahal kami harus mengatasi masalah-masalah ini," ujarnya.
Ogah Tiru Kinerja Espargaro

Iannone, yang meraih tujuh podium termasuk satu kemenangan dengan Ducati dan empat podium bersama Suzuki, bahkan blak-blakan tak mau mengikuti cara kerja Espargaro. "Metode Aleix tak produktif. Saya ingin beradaptasi dengan Aprilia, tapi dengan cara yang tepat," ujarnya.
The Maniac pun mengaku terheran-heran melihat Espargaro belum bisa membawa Aprilia konsisten bertarung di lima besar meski telah bergabung sejak 2017. Iannone lebih memilih bekerja pelan-pelan untuk memahami reaksi motor di berbagai situasi.
"Aleix memang bekerja keras, tapi ia telah mengendarai motor ini selama tiga musim, dan justru terbiasa pada masalah yang ada. Saya lebih memilih pelan-pelan saja dan coba memahami perilaku motor dalam balapan, jadi kami bisa mengalami progres. Inilah alasan mengapa saya puas atas kinerja dan hasil kami," lanjutnya.
Jadikan Rival Referensi
Iannone juga menyebut bahwa mengamati keunggulan motor rival bisa jadi salah satu referensi untuk mengembangkan RS-GP, ketimbang sekadar berkutat pada kekurangan diri sendiri.
"Aleix lihat banyak hal saat mengamati saya. Ia sadar, dengan metodenya, ia takkan bisa mengembangkan motor yang baik untuk podium, karena ia belum coba mengembangkan beberapa kelebihan yang dimiliki motor lain. Saya sendiri memberi Aprilia waktu untuk bereaksi. Kami harus sabar," tutupnya.
Hasil terbaik Aprilia adalah finis keenam di Qatar dan Aragon 2017, serta Aragon 2018, yang semuanya diraih lewat Espargaro. Saat ini Espargaro tengah duduk di peringkat 13 pada klasemen pebalap dengan koleksi 22 poin, sementara Iannone duduk di peringkat 20 dengan 6 poin, usai absen di Jerez dan Le Mans akibat cedera kaki.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



