Andrea Iannone Tanggapi Kritikan Soal Gaya Hidupnya yang Glamor
Anindhya Danartikanya | 19 September 2019 12:25
Bola.net - Pebalap Aprilia Racing Team Gresini, Andrea Iannone, akhirnya bersuara soal kritikan-kritikan tajam yang terarah padanya, akibat gaya hidupnya yang makin terkesan glamor. Dalam wawancaranya dengan GPOne di MotoGP Misano, yakni sebelum ia absen dari balapan akibat kecelakan di sesi latihan, Iannone pun 'curhat'.
Iannone dikenal bergaya hidup glamor sejak menjalin kasih dengan model asal Argentina, Belen Rodriguez. Rider Italia ini juga kerap menjadi model fashion pria, dan memiliki 1,7 juta followers di Instagram, melebih rider Ducati Team yang juga eks tandemnya, Andrea Dovizioso.
Belakangan, ia menjadi sorotan lagi ketika menghadiri Venice Film Festival 2019 di Italia bersama kekasih barunya, Giulia de Lellis. Ia pun mendapat kritik karena kerap 'mejeng' di gelaran-gelaran non-balap, apalagi hasil balapnya bersama Aprilia musim ini belum juga mencolok. Iannone pun mengaku santai menghadapi kritikan-kritikan ini.
"Memang benar saya sangat populer di luar MotoGP. Orang bicara soal ini karena saya diundang ke festival film. Apa yang bisa saya katakan? Saya beruntung, mereka yang mengejar saya. Banyak orang menyapa saya untuk berkata mereka senang bertemu saya. Saya senang meninggalkan hal positif di hati orang," ungkapnya.
Tolak Tawaran Non-balap

Pebalap berjuluk The Maniac ini bahkan blak-blakan mengaku bahwa ia mendapatkan banyak tawaran dari bidang lain yang terkait dengan dunia balap, namun kerap menolaknya karena ingin fokus pada kariernya di MotoGP dan membantu Aprilia mengembangkan RS-GP. Satu hal yang ia tegaskan, ia masih mencintai balap motor.
"Anda mau tahu sesuatu? Telepon saya berdering terus-terusan untuk hal lain, tapi saya sangat membatasi diri karena gairah saya adalah balap motor. Saya cinta balapan, dan saya tak memikirkan hal lain. Saya tak menyebut balapan sebagai pekerjaan, meski saya profesional. Semua yang saya lakukan membuat saya senang," tuturnya.
Iannone juga mengaku tak sakit hati mendengar kritikan dari banyak orang. "Saya takkan menjawab kritik macam ini. Saya tak menyalahkan mereka. Melihat seseorang dari luarnya saja, tanpa tahu bagaimana kehidupan orang itu. Pada dasarnya, saya tahu apa yang saya lakukan, dan saya tak perlu menjelaskannya pada siapa pun," ungkapnya.
Masih Pebalap Motor Sejati

"Mereka mengkritik saya bahwa pebalap motor yang sesungguhnya tak hidup seperti saya? Well, saya merasa seperti pebalap yang sesungguhnya. Saya punya 200 motor, itu seperti departemen balap saya sendiri. Saya punya gym untuk latihan fisik, dan saya hidup untuk ini semua," ungkap pebalap berusia 30 tahun ini.
Iannone juga menegaskan bahwa kesibukannya di luar MotoGP tak mengurangi komitmennya dengan Aprilia, untuk bersama-sama mengembangkan RS-GP, walau mengakui bahwa berat rasanya menghadapi kenyataan bahwa dirinya belum bisa kembali bertarung di papan atas.
"Pebalap pasti ingin menang, dan saat ia tak bisa melakukannya, semua terasa lebih sulit. Tapi keinginan selalu ada, dan saya bisa jamin, saya dan Aprilia sangat berkomitmen. Aprilia ada di MotoGP bukan untuk dapat tempat di tempat parkir paddock. Mereka ada di sini untuk kembali ke level tertinggi, seperti saya," pungkasnya.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









