Apes Lagi, Charles Leclerc Dijatuhi Penalti Grid di Formula 1 GP Arab Saudi
Anindhya Danartikanya | 16 Maret 2023 10:40
Bola.net - Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, resmi dijatuhi penalti grid alias hukuman mundur posisi start dalam Formula 1 GP Arab Saudi di Sirkuit Jeddah pada 17-19 Maret 2023 nanti. Pasalnya, Ferrari terpaksa mengganti unit kontrol elektronik (ECU) pada mobilnya.
Mobil SF-23 milik Leclerc diketahui mengalami gagal mesin dalam balapan F1 GP Bahrain di Sirkuit Sakhir pada 5 Maret lalu, dan ECU-nya terpaksa diganti menjelang balapan di Jeddah. Pergantian ini pun memaksa penjatuhan hukuman mundur 10 posisi start dalam balapan pada Minggu (19/3/2023) nanti.
Seperti yang diketahui, setiap pembalap hanya diperbolehkan memakai dua Energy Store dan ECU sepanjang musim, dan Leclerc sudah memakai setengah alokasinya ketika Ferrari harus mengganti komponen power unit sebelum balapan di Bahrain. Dalam balapan kala itu, Leclerc harus berhenti saat bertarung di posisi ketiga.
Sebelumnya Tak Pernah Terjadi

Akibat gagal finis di Bahrain, begitu juga penalti grid di Jeddah, maka Leclerc harus susah payah mengejar ketertinggalan dari rival terdekatnya, Max Verstappen. Pasalnya, pembalap Oracle Red Bull Racing itu sukses meraih kemenangan di Bahrain sehingga ada di puncak klasemen dengan 25 poin.
"Pada Minggu (di Bahrain), kami mengalami dua masalah berbeda. Yang pertama pada Minggu pagi, ketika kami memanaskan mobil, dan yang kedua terjadi dalam balapan. Sayang, itu dua kendala dari unit kontrol, ECU. Ini hal yang tak pernah kami alami sebelumnya," ujar Team Principal Ferrari, Fred Vasseur, via situs F1.
"Saya harap semua sudah terkendali, tetapi kami punya analisis mendalam soal ini. Sayangnya, kami harus menerima penalti di Jeddah, karena kami hanya punya dua unit kontrol sepanjang musim," lanjut mantan Team Principal Alfa Romeo Racing tersebut.
Tetap Termotivasi

Meski begitu, Vasseur menyatakan Leclerc tetap fokus menghadapi pekan balap di Jeddah. Pembalap asal Monako tersebut diketahui baru menjalani tes ban pada Selasa (14/3/2023) dan mengunjungi markas Ferrari di Fiorano, Italia, pada Rabu (15/3/2023). Di sana, ia bertemu para pegawai Ferrari untuk memotivasi diri.
"Sudah jelas Charles termotivasi. Kami baru menjalani 1 dari 23 balapan. Ia akan bekerja keras bareng tim kami, mencoba meraih hasil terbaik untuk semua orang. Penalti ini bukan kabar baik, tetapi ini bukan akhir musim," tutur Vasseur.
"Kita lihat saja nanti apa yang terjadi di Jeddah, soal apa yang bisa kami raih dengan penalti ini. Namun, jangan bayangkan barang setengah detik pun bahwa motivasi Charles bakal menurun. Ia sangat yakin. Ia bekerja keras dengan kami, ia mendorong tim kami, mendorong semua orang dengan cara positif," tutupnya.
Sumber: Formula 1
Baca juga:
Alex Marquez: Marc Bakal Lebih Kuat di Ducati, Sayang Ogah Tinggalkan Honda
KTM-GASGAS Emosional Gandeng Pol Espargaro Lagi: Si Anak Hilang Sudah Kembali
Alex Marquez vs Luca Marini: Sama-Sama Adik Pentolan MotoGP dan Bela Ducati, Siapa Paling Oke?
Sebut Honda Jauh Beda dari Suzuki, Joan Mir Masih Butuh Waktu Agar Terbiasa
Operasi Fibrosis Sukses, Aleix Espargaro Kebut Masa Pulih Jelang MotoGP Portugal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















