Awal Karier Sempat Kelam, Luca Marini Senang Bakal ke MotoGP 2021
Anindhya Danartikanya | 12 November 2020 14:15
Bola.net - Pembalap Sky Racing VR46, Luca Marini, merasa sulit percaya bahwa dirinya bisa dapat kans memperebutkan gelar dunia Moto2 2020 dan bahkan naik ke MotoGP pada 2021, jika mengingat awal kariernya yang kelam. Hal ini ia nyatakan dalam wawancaranya dengan GPOne pada Minggu (8/11/2020).
Meski merupakan adik Valentino Rossi, Marini tetap harus memulai karier dari nol. Pada 2014, ia turun di dua ajang sekaligus, yakni CIV Moto3 dan CEV Moto3. Karena tubuhnya yang tinggi, ia pun turun di CEV Moto2 pada 2015 dalam usia 18 tahun bersama Pons Racing. Walau tanpa kemenangan, ia mengakhiri musim di peringkat 5.
Pada 2016, ia menjalani debut Grand Prix, langsung turun di Moto2 bersama Forward Racing. Pada dua musim pertamanya, rider yang punya panggilan kesayangan 'Maro' dari sang kakak ini, harus tertatih-tatih dalam meraih hasil baik. Marini pun sedih tak pernah menggali pengalaman di Moto3.
Sempat 'Syok' Lihat Moto2 Sangat Sengit

"Awal karier saya punya jalan yang tak biasa, karena saya masuk ke Grand Prix langsung di Moto2. Saya agak tertinggal, karena Moto3 justru kategori yang melatih kemampuan pembalap dan membantu Anda memahami banyak hal soal kejuaraan dunia," ungkap Marini.
Rider berusia 23 tahun ini pun mengaku sempat 'syok' melihat kompetisi yang sangat sengit di Moto2 pada musim debutnya. Ada banyak rider bertarung sengit memperebutkan gelar dunia, sementara ia butuh waktu lama untuk beradaptasi.
"Saya datang dari CEV Moto2, dan tampil dengan level performa sangat rendah. Saya butuh beberapa tahun untuk adaptasi. Pada 2016, ada Franco Morbidelli, Johann Zarco, Sam Lowes, Alex Rins... musim di mana nama-nama besar bertarung sengit. Level kompetisi sangat gila. Tapi saya butuh waktu," kisahnya.
Tekad Jalani Debut MotoGP dengan Tenang
Pada 2018, Marini pindah ke Sky Racing VR46, dan potensi pun mulai terlihat. Ia meraih lima podium, yang salah satunya merupakan kemenangan. Meski begitu, Marini harus susah payah lagi saat Moto2 berganti suplier mesin dari Honda ke Triumph pada 2019. Walau sempat ketar-ketir, Marini tetap nyatanya tetap mampu tampil baik.
Kini, ia bahkan menjadi salah satu kandidat juara dunia Moto2, dan performanya yang garang bahkan membuatnya mendapat tempat di Esponsorama Racing untuk turun di MotoGP 2021 dengan mengendarai Ducati.
"Saat saya merasa siap pada akhir 2018 dan mulai memahami motor, Moto2 malah ganti mesin, hingga saya harus mulai dari nol lagi. Kini, saya kembali 100% dan merasa sudah belajar begitu banyak hal dari Moto2, hingga kini sudah siap naik kelas. Saya tahu MotoGP bagai planet berbeda, tugas bakal menumpuk, jadi saya mau bekerja dengan tenang," pungkasnya.
Sumber: GPOne
Video: Joan Mir Sukses Rebut Kemenangan di MotoGP Eropa
Baca Juga:
Andrea Iannone Sudah Menduga Dilarang Balapan 4 Tahun, Tetap 'Patah Hati'
Fabio Quartararo Ingin Pakai Mesin 2019 di MotoGP 2021
Alex Marquez: Joan Mir Panutan yang Baik untuk Pantang Menyerah
Marco Bezzecchi Tanggapi Gosip Dilirik Aprilia untuk MotoGP 2021: Keren!
Rider Muda atau Veteran? Aprilia Siapkan 3 Calon Pengganti Andrea Iannone
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









