Ayah Lorenzo: Marquez Sengaja Rusak Balapan Rossi di Sepang 2015
Anindhya Danartikanya | 23 Juni 2020 11:30
Bola.net - Ayah Jorge Lorenzo, Chicho Lorenzo, menyebut Marc Marquez tak punya rasa hormat pada para rivalnya di MotoGP. Hal ini ia nyatakan dalam kanal YouTube-nya, Senin (22/6/2020. Chicho menyebut Marquez sengaja menghancurkan balapan Valentino Rossi di Sepang, Malaysia, pada 2015, dan balapan Lorenzo di Aragon, Spanyol, pada 2018.
Chicho menyebut bahwa Marquez kelewat ambisius dalam mewujudkan harapannya menjadi rider MotoGP terbaik dan merebut gelar dunia sebanyak mungkin. Menurutnya, gaya balap yang agresif dan manuver-manuver berbahaya yang ia lakukan sepanjang kariernya adalah bukti kuat.
Chicho bahkan mengingatkan banyak pihak soal insiden tabrakan antara Marquez dan Rossi di Argentina pada 2018. "Marc mematahkan semua rekor tabrakan dengan rider lain, meski ia meminta maaf ke garasi rivalnya dengan menunjukkan wajah anak baik," ujarnya seperti yang dikutip Motosan.es.
Strategi Balas Dendam pada Valentino Rossi

"Padahal, Marc tak perlu melakukan manuver-manuver macam itu, karena ia sudah jadi rider terbaik. Ia kurang punya rasa hormat. Baginya, yang terpenting adalah menang dengan cara apa pun, jika perlu bahkan melakukan aksi-aksi tak sportif," tuduh Chicho.
Pria asal Spanyol ini juga menyebut Marquez merasa marah dituduh oleh Rossi bersekongkol dengan Lorenzo di MotoGP Australia 2015 demi menjegalnya merebut gelar dunia, yakni amarah yang diyakini Chicho mendorong Marquez melakukan balas dendam kepada Rossi di Sepang, di mana mereka bersenggolan di Tikungan 14.
"Marc menunjukkan rasa benci pada para rivalnya, yang membuatnya melancarkan strategi seperti yang ia lakukan pada Vale di Malaysia pada 2015. Ia tak memedulikan balapannya sendiri dan malah sangat fokus merusak balapan dan peluang Vale untuk jadi juara dunia. Strategi itu adalah balas dendam," ujar Chicho.
Insiden MotoGP Aragon 2018

Chicho juga kecewa atas insiden di Aragon, Spanyol, pada 2018, di mana Lorenzo mengalami kecelakaan hebat di Tikungan 1 hingga cedera kaki. Lorenzo menuduh Marquez, yang sempat melebar keluar lintasan, membuatnya terpaksa mengerem mendadak hingga terpelanting dari motornya. Sentimen ini pun senada dengan Chicho.
"Kala itu Jorge dapat pole. Saat keluar tikungan, Marc melebar 10 meter dari garis balap dan menyentuh area hijau. Marc tak melakukan kesalahan, itu adalah manuver yang benar-benar penuh perhitungan demi menyerang rider yang penuh presisi dalam balapan," ungkap Chicho.
"Mengapa ia begitu jauh dari garis balap? Karena ia ingin mengacaukan Jorge saat keluar tikungan. Ia melakukannya karena Jorge adalah rider yang memberinya tekanan," pungkas Chicho, yang juga eks mentor Joan Mir di Lorenzo School.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- 10 Potret Cantik Marta Vincenzi, Pacar Luca Marini Adik Valentino Rossi
- Aleix Espargaro Akui Sempat 75% Yakin Tinggalkan Aprilia
- Maverick Vinales Latihan di Jerez Jelang Seri Pertama MotoGP 2020
- Akankah Jorge Lorenzo Kembali ke Ducati Jika Andrea Dovizioso Pergi?
- Fabio Quartararo Ogah Terobsesi Kemenangan Perdana di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Prediksi Betis vs Madrid 25 April 2026
Liga Spanyol 24 April 2026, 02:00
-
Prediksi Napoli vs Cremonese 25 April 2026
Liga Italia 24 April 2026, 01:45
-
Juventus Siap Korbankan Federico Gatti demi Kim Min-jae
Liga Italia 24 April 2026, 01:00
-
Piala Dunia 2026: Kenapa Harga Tiket Sangat Mahal dan Apa Dampaknya?
Piala Dunia 24 April 2026, 00:49
-
Juventus dan Liverpool Masih Alot soal Transfer Alisson
Liga Italia 24 April 2026, 00:25
-
AC Milan Pertimbangkan Jual 3 Gelandang demi Rekrutan Baru, Siapa Saja?
Liga Italia 24 April 2026, 00:11
-
Lamine Yamal Janji akan Kembali dengan Lebih Kuat
Liga Spanyol 24 April 2026, 00:04
-
Saatnya Menguji Ketergantungan Barcelona pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:59
-
Real Madrid vs Manchester City dalam Perburuan Enzo Fernandez
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:04
-
Real Madrid Ikut Pantau Rafael Leao
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:57
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya dan Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
Voli 23 April 2026, 22:54
-
Real Madrid: Musim Arda Guler dan Eder Militao Berakhir
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:52
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37






