Bagnaia Takjub Dovizioso Bantu Proses Adaptasi di Ducati
Anindhya Danartikanya | 11 Desember 2018 11:40
Bola.net - - Debutan Alma Pramac Racing, Francesco Bagnaia sangat terkejut mendapat bantuan dari rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso dalam menjalani adaptasi di atas Desmosedici GP18. Bagnaia menyebut peristiwa ini terjadi selama uji coba pascamusim di Valencia dan Jerez, Spanyol bulan lalu.
Rider yang akrab disapa Pecco ini memang berhasil membuat banyak pihak terkesan atas hasilnya dalam kedua uji coba tersebut, di mana ia menempati posisi 11 dan 9 di masing-masing uji coba. Hal ini pun diyakini Bagnaia tak terlepas dari bimbingan Dovizioso saat di lintasan.
"Andrea membantu saya dalam uji coba. Saat lihat saya di lintasan, ia memberi sinyal pada saya untuk mengikutinya. Saya sangat menghargainya; rider dengan level setinggi dia membantu seorang rookie membuktikan betapa hebatnya Dovi," ungkap Bagnaia kepada GPOne.
Kepedulian pada Ducati

Bagnaia juga meyakini bahwa bantuan Dovizioso tersebut adalah bukti kepedulian tingginya pada proyek Ducati, mengingat ia merupakan ujung tombak pengembangan Desmosedici sejak 2013 lalu.
"Ia sangat peduli pada proyek ini. Bagi Andrea, Ducati bagaikan bayinya dan ia juga peduli pada rider lain yang bisa membantunya mengembangkan motor," ujar juara dunia Moto2 2018 ini.
Dengan bimbingan ini, apakah Bagnaia siap mengalahkan Dovizioso musim depan? Rider 21 tahun ini pun memilih bersikap merendah. "Target utama saya adalah berkembang dan belajar. Mengalahkan Dovi bakal berarti harus bertarung di tiga besar. Itu tugas berat," lanjutnya.
Tak Boleh Lakukan Kesalahan
Kini Bagnaia pun sudah tak sabar untuk menjalani uji coba pramusim Malaysia pada 6-8 Februari mendatang, di mana ia akan kembali berjumpa dengan GP18 miliknya.
"MotoGP bakal jadi tantangan berat dari segala sudut pandang. Untuk menghadapinya, Anda tak bisa bersiap saja, Anda harus mengalaminya. Hanya dengan berkendara Anda bisa memahaminya. Ada tekanan besar, dan saya ingin menghilangkannya sebagian. Saya tahu kini ruang untuk melakukan kesalahan jadi makin sempit," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi Jadi CEO Baru Red Bull KTM Tech 3, Guenther Steiner Merasa Jadi 'Rookie' di MotoGP
Otomotif 9 Februari 2026, 10:09
-
Tak Cuma Pembalap, Kontrak 5 Tim Satelit MotoGP Juga Bakal Habis pada Akhir 2026
Otomotif 7 Februari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Daftar Tim Proliga 2026 yang Sukses Lolos ke Final Four, Tim Jagoanmu Termasuk?
Voli 10 Februari 2026, 10:30
-
Michael Carrick Haramkan MU Remehkan West Ham: Mereka Tim yang Berbahaya!
Liga Inggris 10 Februari 2026, 10:28
-
Prediksi Tottenham vs Newcastle 11 Februari 2026
Liga Inggris 10 Februari 2026, 10:04
-
Sempat Pincang Lawan Tottenham, Bryan Mbeumo Bisa Main Kontra West Ham?
Liga Inggris 10 Februari 2026, 09:53
-
Prediksi Everton vs Bournemouth 11 Februari 2026
Liga Inggris 10 Februari 2026, 09:38
-
Aprilia Resmi Umumkan Jorge Martin Diizinkan Dokter Ikut Tes Pramusim MotoGP Thailand 2026
Otomotif 10 Februari 2026, 09:35
-
Vincenzo Montella Akui Kenan Yildiz Punya Kemiripan dengan Del Piero
Liga Italia 10 Februari 2026, 09:20
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57







