Bangga Triple Crown di MotoGP 2019, Puig Puas Gaet Lorenzo
Anindhya Danartikanya | 6 Desember 2018 12:00
Bola.net - - Musim 2018 merupakan musim perdana Alberto Puig sebagai manajer tim Repsol Honda. Meski begitu, ia langsung sukses membawa tim ini merebut gelar 'Triple Crown' di MotoGP, yakni gelar dunia pebalap, gelar dunia tim dan gelar dunia konstruktor sekaligus. Puig pun mengaku puas atas hasil ini, namun tak terlalu terkejut.
Puig, yang merupakan eks manajer Dani Pedrosa, mengaku bahwa segala kesuksesan Honda tahun ini tak terlepas dari kerja keras dari para rider dan anggota tim, disertai motor RC213V yang mumpuni, bukan semata-mata berkat kepemimpinannya.
"Saya senang, karena menurut saya, kesuksesan ini selalu disebabkan kombinasi beberapa faktor, seperti pebalap, motor dan tim. Tapi kami juga tahu bahwa pada Marc kami punya rider yang sangat spesial, yang selalu mampu membalikkan situasi saat kondisinya tak terlalu baik," ujarnya kepada Speedweek.
Diuntungkan Kesalahan Rival
Di lain sisi, Puig tak memungkiri bahwa prestasi ini juga diraih berkat kesalahan-kesalahan dari para kompetitor, yakni beberapa kecelakaan yang dialami Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo (Ducati Corse), serta kurang kompetitifnya performa Yamaha dan para ridernya.
"Kami jelas mampu membuat motor kami lebih baik dari tahun lalu, kami menjalani balapan-balapan yang hebat. Kami juga mampu mengambil untung dari kesalahan-kesalahan pihak lain, jika dilihat dari segi poin. Meski begitu, secara umum, ini semua berkat dukungan Honda, mereka punya tim yang hebat dan saya sangat senang atas hal ini," lanjutnya.
Senang Dapatkan Lorenzo

Kepada Speedweek, Puig juga menyampaikan rasa senangnya mendapatkan Lorenzo untuk musim 2019, mengingat pihaknya ditinggalkan Dani Pedrosa yang pensiun. Bersama Marquez, Lorenzo pun diyakini akan membuat Repsol Honda lebih kuat lagi.
"Kami sejatinya tak tahu mengapa ia ingin pergi (dari Ducati). Tapi saat kami dengar ia 'tersedia', kami coba menggaetnya. Kami tak bertanya mengapa ia ingin pergi, tapi kami ambil saja dia," pungkas pria Spanyol yang juga eks rider GP250 dan GP500 ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









