Beban Mental Jadi Faktor Jonas Folger Mundur dari MotoGP
Anindhya Danartikanya | 28 November 2018 12:20
Bola.net - - Pada Januari lalu, Jonas Folger mengejutkan seisi paddock MotoGP dengan keputusannya untuk berhenti balapan dan memutuskan kontrak dengan Monster Yamaha Tech 3. Padahal, rider Jerman ini dinilai tampil baik sepanjang 2017, sempat memimpin balapan di seri kandangnya, bahkan finis kedua dan menapakkan kaki di podium.
Meski begitu, Folger justru absen di Motegi, Jepang usai dilanda kelelahan yang cukup parah sebelum pekan balap dimulai. Bos Tech 3, Herve Poncharal bahkan menyatakan ia kesulitan bergerak dan bangun dari tempat tidur. Usai menjalani berbagai pemeriksaan medis di Munich, Folger dinyatakan terserang virus Epstein Barr dan dilanda Sindrom Gilbert.
Folger mengaku gejala-gejala ini telah terlihat sejak lama, saat ia masih turun di kelas GP125. Ia sempat diminta beristirahat selama 1,5 tahun oleh para dokter usai kelelahan menjalani pekan balap di Ceko pada 2011. Meski begitu Folger menolak. Ia mengabaikan permasalahan ini dengan dalih takut mengecewakan orang di sekelilingnya, termasuk tim dan penggemar.
"Kelelahan memang selalu melanda saya, dan ini pernah terjadi di Brno pada 2011. Sejak itu memang sudah bermasalah. Tapi saya hanya manusia biasa, saya mengabaikan beberapa hal dan yakin bahwa mental saya kuat, padahal ada kalanya saya jatuh bersimpuh. Itulah hidup saya. Saya harus belajar dari ini semua dan menghadapinya," ujarnya kepada Speedweek.
MotoGP Beri Beban Mental
Selain kondisi fisik yang tak stabil, Folger juga mengaku mentalitasnya berubah drastis saat dapat kesempatan turun di MotoGP 2017. Meski impiannya jadi nyata, rider 25 tahun ini mengaku MotoGP membuatnya merasakan beban yang jauh lebih besar. Atas alasan ini, ia memutuskan untuk mundur pada Januari lalu, dan posisinya digantikan oleh Hafizh Syahrin.
"Ekspektasi dari pihak luar membebani saya. Setiap atlet punya mentalitas berbeda. Ada atlet yang bisa fokus pada diri sendiri dan persetan soal hal lain. Hal ini tak terjadi pada saya. Saya agak berbeda. Sayangnya, di MotoGP, tempat yang selalu saya inginkan, hal ini justru memengaruhi isi kepala saya. Beban semakin besar. Saya tak tahu cara menghadapinya, dan pada suatu titik, mental saya terkena imbasnya," ungkap Folger.
Selalu Bersiap Comeback
Folger bahkan sempat menghilang awal tahun ini, tak bisa dihubungi oleh tim-tim balap yang tertarik padanya. Ia baru muncul di sirkuit pada Juni lalu, usai menerima tawaran Kalex untuk menjalani uji coba Moto2. Kini ia mengaku telah merasa lebih baik, bahkan menerima tawaran menjadi test rider Yamaha MotoGP. Selain itu, ia juga mulai mengincar beberapa fasilitas wildcard untuk musim depan.
"Saya tak melakukan kesalahan apa pun, saya selalu bekerja keras. Saya tumbuh dewasa dengan cara itu. Tapi mungkin saya tak sestabil rider lain, mungkin hanya 95%. Tapi kini saya bisa menghadapi segala gejala, bekerja keras melawannya dan memperbaiki diri. Selama ini saya juga punya rencana dan bersiap untuk kembali balapan," pungkasnya.
Folger telah menjalani uji coba pascamusim MotoGP Valencia, Spanyol pada 20-21 November lalu. Ia dipastikan takkan diturunkan oleh Yamaha di uji coba Jerez, 28-29 November, namun akan kembali mengaspal di atas YZR-M1 dalam uji coba pramusim Sepang, Malaysia, 1-3 Februari mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Drag Battle Yamaha Cup Race 2026 Seri 1: Pebalap Sulsel Mendominasi!
Otomotif 19 April 2026, 05:47
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Liga Inggris 20 April 2026, 22:30
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00








