
Bola.net - Jonas Folger mengaku Yamaha telah membatalkan perjanjian verbal untuk melanjutkan kerja sama terkait jabatan test rider di MotoGP musim depan. Hal ini dinyatakan eks rider Monster Yamaha Tech 3 ini kepada Speedweek pada Kamis (7/11/2019).
Folger vakum dari MotoGP pada awal 2018 akibat masalah kebugaran, namun kembali digaet Yamaha sebagai test rider YZR-M1 pada pertengahan tahun. Musim ini, ia masih memegang jabatan tersebut, namun masa depannya terombang-ambing.
Posisinya sempat terancam oleh Johann Zarco, yang sempat menjalani negosiasi serius dengan Yamaha untuk mengambil alih jabatannya. Namun kesepakatan gagal tercapai setelah Zarco memilih untuk membela LCR Honda di tiga seri terakhir musim ini.
Dibatalkan Secara Mendadak

"Kabar buruk ini datang sebagai kejutan bagi saya. Tadinya saya punya kesepakatan verbal bahwa Yamaha ingin lanjut kerja sama dengan saya dan bahkan melebarkan sayap proyek mereka. Kami sudah bicara soal program uji coba dan beberapa misi lain yang mungkin bisa dilakukan," tutur Folger.
Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, sempat mengaku optimis bahwa jabatan ini akan tetap dipegang Folger pada 2020, namun baru-baru ini, rider asal Jerman itu justru mengaku ia juga bakal terdepak dari program uji coba Yamaha dan digantikan oleh test rider asal Jepang.
"Tiba-tiba saja ada penolakan, meski Yamaha sempat berjanji akan segera memberikan kontrak. Saya diberitahu bahwa mereka memutuskan program uji coba akan kembali eksklusif dijalankan para test rider Jepang. Jadi saya harus berhenti berkendara dalam waktu yang lama," ujarnya.
Masa Depan yang Suram
Belum ada pernyataan resmi dari Yamaha mengenai hal ini, namun Folger mengaku sangat kecewa. Apalagi rider 26 tahun ini sudah telanjur menolak semua opsi untuk kembali balapan secara penuh musim depan demi lebih fokus mendalami perannya sebagai test rider Yamaha di MotoGP.
"Jelas saya sangat kecewa, karena saya fokus pada proyek ini dan telah menolak semua opsi musim depan. Sungguh disayangkan, padahal ini tantangan yang menarik. Sebagai test rider, saya banyak belajar. Tapi saat ini saya tak tahu bagaimana kelanjutan karier saya. Sejauh ini tak banyak opsi menjanjikan," tutupnya.
Folger sempat dikabarkan ingin kembali ke Moto2 musim depan usai beberapa kali membela Petronas Sprinta Racing sebagai pengganti sementara Khairul Idham Pawi. Meski begitu, grid Moto2 2020 mulai penuh, dan ia juga diisukan akan pindah ke WorldSBK bersama Kiefer Racing.
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Voli 7 Juni 2026 11:51Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
-
Bulu Tangkis 7 Juni 2026 11:43Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
-
Bulu Tangkis 7 Juni 2026 11:42Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)

