Bela Tim Pabrikan Ducati, Pecco Bagnaia Rasakan Tanggung Jawab Besar
Anindhya Danartikanya | 11 Desember 2020 17:23
Bola.net - Francesco Bagnaia sangat sadar tanggung jawabnya akan membesar sekalinya resmi mengenakan baju balap merah khas Ducati Team di MotoGP 2021. Kepada Speedweek, Senin (7/12/2020), 'Pecco' pun menyebut takkan ada toleransi lagi baginya untuk tampil angin-anginan.
Bagnaia yang menjuarai Moto2 2018, naik ke MotoGP pada 2019 dengan Pramac Racing. Mengendarai motor Desmosedici GP18, hasil terbaiknya hanya finis keempat di Australia. Tahun ini, ia mendapatkan GP20 seperti tiga rider utama Ducati, namun hasilnya juga tak konsisten.
Rider Italia ini hanya meraih satu podium, usai finis kedua di San Marino, dan sempat nyaris menang di Emilia Romagna sebelum terjatuh. Fakta bahwa ia cedera kaki usai kecelakaan di Ceko juga tak membantu. Bagnaia absen tiga balapan, dan total enam kali gagal finis.
Tak Boleh Naik-Turun Lagi

Musim depan, Bagnaia juga sekali lagi akan bertandem dengan Jack Miller, yang selama dua tahun terakhir ini mengoleksi sembilan podium, jauh mengasapi Bagnaia. Melihat fakta ini, anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy itu pun merasa panas dan tak mau lagi terpuruk.
"Sebagai pembalap tim pabrikan Ducati, saya akan punya tanggung jawab lebih besar. Performa saya yang naik-turun tahun ini tak boleh terjadi lagi. Saya harus adaptasi lebih cepat pada berbagai situasi. Saya akan belajar mengembangkan diri lebih jauh selama musim dingin, agar saya bisa membaca situasi lebih baik," ujarnya.
Juga sama dengan tahun ini, Bagnaia akan kembali mengendarai GP20. Ia pun yakin peta persaingan bakal sama acaknya dengan musim ini, karena performa semua pabrikan yang kian setara. Kini, opsi untuk membuat perbedaan mencolok sepenuhnya ada di tangan para rider.
Siapa Adaptasi Cepat, Dia Dapat
"Saya rasa situasi tahun depan bakal mirip dengan tahun ini, karena level performa semua motor sangat berdekatan. Tak ada motor yang lebih superior dibanding motor lainnya. Jadi, siapa pun yang bisa beradaptasi paling cepat dengan ban, ia lah yang akan membuat perbedaan," ujar Bagnaia.
"Itulah yang terjadi tahun ini. Pada awal tahun, Yamaha mendominasi, tapi menjelang akhir musim, Suzuki lah yang berjaya. Tapi kami juga sangat cepat di Misano. Sangat sulit mengatakan sesuatu untuk memprediksi tahun depan," pungkas pembalap berusia 24 tahun ini.
Tak hanya Miller dan Bagnaia yang akan mengendarai GP20, melainkan juga duet anyar Pramac Racing, Johann Zarco dan Jorge Martin. Duet Esponsorama Racing, Enea Bastianini dan Luca Marini, akan mendapatkan GP19, namun juga disertai dukungan teknis mumpuni dari Ducati.
Sumber: Speedweek
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
Honda Sempat Ingin Cal Crutchlow Jadi Rider Cadangan di MotoGP dan WorldSBK
Marc Marquez Ragu Andrea Dovizioso Bisa Kembali ke MotoGP 2022
Impian Enea Bastianini Jadi Nyata: Bela Ducati di MotoGP, Jadi Lawan Marquez-Rossi
Fabio Quartararo Ingin Kurangi Emosi, Kerja Bareng Psikolog
Marc Marquez Ingin Kembali ke MotoGP 2021 dengan Sikap Lebih Dewasa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







