Berubah Pikiran, Kini Pecco Bagnaia Pilih Tunggu Pensiun untuk Ikut Suzuka 8 Hours
Anindhya Danartikanya | 2 Oktober 2024 09:44
Bola.net - Usai mengamati jadwal balap MotoGP 2025 yang kian padat, Pecco Bagnaia berubah pikiran soal potensi partisipasinya di Suzuka 8 Hours 2025. Ia menyatakan Ducati kemungkinan besar lagi-lagi takkan mengizinkannya ikut salah satu balapan paling prestisius sekaligus berbahaya tersebut.
Suzuka 8 Hours merupakan ajang balap ketahanan motor legendaris yang jadi salah satu seri dari kejuaraan FIM Endurance World Championship (EWC). Balapan ini sangat menantang karena digelar selama delapan jam di Jepang saat musim panas, ditambah layout Sirkuit Suzuka pelik untuk motor.
Digelar pertama kali pada 1978, balapan ini dulunya kerap diramaikan oleh para pembalap MotoGP dan WorldSBK, serta para pembalap dari berbagai ajang motor bergengsi di dunia, termasuk rider-rider Jepang sendiri. Namun, jadwal MotoGP yang padat membuat para ridernya kerap ragu-ragu berpartisipasi.
Tak Yakin Bakal Dapat Izin dari Ducati

Usai Ducati finis keempat bersama Ryo Mizuno, Joshua Waters, dan Hafizh Syahrin di Suzuka 8 Hours 2024, Bagnaia ngotot ingin dikirimkan ke gelaran itu pada 2025. Peluang itu terbuka lebar usai FIM EWC mengumumkan bahwa Suzuka 8 Hours 2025 akan digelar pada 1-3 Agustus 2025.
Meski jadwal ini tak berbentrokan dengan balapan MotoGP, jadwal MotoGP 2025 dipastikan terdiri dari 22 seri dan 44 balapan. Hal ini membuat Bagnaia yakin Ducati takkan mau mengirimnya ke Suzuka 8 Hours. Apalagi Bagnaia masih punya kans untuk memperebutkan gelar dunia dalam beberapa musim ke depan.
"Saya sudah memikirkannya. Mungkin satu balapan akan dihapus atau ditunda dan saya bisa berangkat. Namun, saya tak yakin Ducati mau saya berangkat. Musim depan sangat berat, ada 22 seri dan 44 balapan. Namun, saya ingin balapan di sana. Itu salah satu impian terbesar saya. Saya selalu mimpi bisa pergi ke Suzuka dan balapan di 8 Hours," ujarnya via Crash.net Selasa (1/10/2024).
Kini Justru Sependapat dengan Marc Marquez
Kini, Bagnaia justru berpikiran seperti Marc Marquez, yang sebelumnya ketahuan tujuh kali menolak permintaan Honda untuk turun di Suzuka 8 Hours. Marquez mengaku tak tertarik ikut balapan itu karena level para pembalapnya terlalu beragam, dan baru akan mempertimbangkan ikut ketika sudah pensiun dari MotoGP.
"Mungkin saya harus menunggu sampai pensiun. Namun, saya berharap tidak, karena saya ingin melakukannya sebelum pensiun, yakni ketika saya berada di performa maksimal. Meski begitu, kita lihat saja nanti. Saya akan memintanya, tetapi saat ini sulit. Tahun depan jelas sulit," pungkas Bagnaia.
Sebelumnya, Sporting Director Ducati Corse untuk divisi superbike internasional, Paolo Ciabatti, menyatakan bahwa Bagnaia bisa ditandemkan dengan Fabio di Giannantonio jika benar-benar akan turun di Suzuka 8 Hours. Hal ini disebabkan Marquez sudah menolak untuk ikut serta.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
Masih Rookie, Pedro Acosta Justru Jadi Calon Pembalap Non-Ducati Terbaik di MotoGP 2024
Gara-Gara Kecelakaan di Mandalika, Miguel Oliveira Absen dari MotoGP Jepang 2024
Berkat Menang di Mandalika, David Alonso Bisa Kunci Gelar Dunia Moto3 2024 di Jepang
MotoGP Mandalika 2024 Saksi Rivalitas VR46 Riders Academy, Pecco Bagnaia: Seperti Latihan di Motor Ranch
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

