Biaya MotoGP Selangit, Kawasaki Tegas Ogah Kembali
Anindhya Danartikanya | 1 Februari 2020 13:00
Bola.net - Kawasaki lagi-lagi menegaskan tak mau kembali ke MotoGP, setidaknya dalam waktu dekat. Hal ini kompak dinyatakan Project Leader Ninja ZX-10RR, Yoshimoto Matsuda, dan Kawasaki Racing Team Director yang juga insinyur senior Kawasaki, Ichiro Yoda.
Kawasaki memang diketahui menarik tim pabrikan mereka dari MotoGP pada akhir 2008, dan terakhir menurunkan motor di kejuaraan itu pada 2009 lewat Hayate Team bersama Marco Melandri. Setahun setelahnya, mereka pun fokus menurunkan kekuatan penuh di WorldSBK.
Di ranah Superbike, Kawasaki pun sukses besar. Mereka kompetitif di semua kelas, bahkan meraih enam gelar dunia di kelas tertinggi: satu lewat Tom Sykes dan lima lewat Jonathan Rea. Bersama Rea, Kawasaki bahkan tak terkalahkan selama lima musim terakhir.
Regulasi MotoGP Lebih Rumit

Dorna Sports, selaku promotor MotoGP dan WorldSBK, dikabarkan sudah merayu-rayu Kawasaki untuk kembali ke MotoGP. "Beberapa orang bilang begitu. Tapi MotoGP bukanlah cara yang tepat bagi kami," ungkap Matsuda kepada Speedweek.
Matsuda menyebut MotoGP bukan ranah yang tepat bagi Kawasaki, mengingat regulasinya lebih rumit dibanding WorldSBK. "Anda harus memikirkan apa yang dibutuhkan MotoGP, ke mana arah teknologi menuju, dan apa yang memotivasi Anda. Usai mempertimbangkan semua, MotoGP bukan pilihan," ujarnya.
Komentar Matsuda diperjelas keterangan dari Yoda, yang uniknya merupakan salah satu penggagas YZR-M1 milik Yamaha di MotoGP. Menurut Yoda, demi tampil kompetitif di MotoGP, sebuah pabrikan membutuhkan biaya selangit, dan Kawasaki belum sanggup melakukannya.
Butuh Dana 10 Kali Lipat
"MotoGP terlalu mahal untuk Kawasaki. Ini adalah keputusan dari bagian finansial kami. MotoGP butuh dana setidaknya 10 kali lipat dibanding WorldSBK. Untuk MotoGP, Anda butuh 60-70 juta euro per tahun, sementara Honda saja menghabiskan 100 juta euro," ujarnya.
"Sebagai tambahan, kami tak bisa meyakinkan manajemen tertinggi Kawasaki jika kami hanya bisa finis kelima di MotoGP. Anda pasti menginginkan kemenangan, tak peduli di kategori apa. Itulah alasan WorldSBK jauh lebih masuk akal bagi Kawasaki, jika dilihat dari segi finansial," tutup Yoda.
Kerja sama Kawasaki dengan Rea yang terjalin sejak 2015 lalu juga diyakini sangat memuaskan para petingginya. Bersama Tim Hijau, Rea pun menjadi rider WorldSBK tersukses sepanjang masa, dengan koleksi 88 kemenangan dan lima gelar beruntun. Ia mengalahkan rekor Carl Fogarty, yang meraih 59 kemenangan dan empat gelar.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







