Bisakah 'Rookie Rule' Diberlakukan Lagi di MotoGP?
Anindhya Danartikanya | 17 Desember 2016 11:00
Bola.net - - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis meyakini bahwa 'rookie rule' tak lagi realistis untuk kembali diberlakukan di MotoGP, demikian yang ia sampaikan kepada Crash.net. 'Rookie rule' merupakan aturan di mana pebalap dilarang langsung membela tim pabrikan dalam musim perdananya di MotoGP.
Rookie rule sempat diberlakukan pada tahun 2010, di mana juara WorldSBK 2009, Ben Spies terpaksa harus membela Tech 3 Racing pada musim perdananya di MotoGP dan tak boleh langsung membela Yamaha Factory Racing. Akibat hal ini, rookie rule juga disebut 'Ben Spies Rule'.
Meski begitu, aturan ini langsung dihapus ketika Casey Stoner memutuskan pensiun dini pada akhir 2012, hingga MotoGP memperbolehkan Marc Marquez langsung membela Repsol Honda pada 2013. Sejak itu pula, rookie rule tak pernah diberlakukan lagi hingga kini.
Kita bisa menyebutnya 'Livio Rule' atau 'Marquez Rule'! ujar Jarvis dalam jumpa pers para petinggi tim di Valencia, Spanyol bulan lalu, merujuk pada Direktur Marketing dan Komunikasi Honda Racing Corporation, Livio Suppo, yang diduga membujuk Dorna untuk menghapuskan 'rookie rule'.
Dan juga 'Quartararo Rule'! sahut Suppo, merujuk pada pengurangan minimum usia debutan Moto3, yakni dispensasi yang diberikan Dorna Sports untuk Fabio Quartararo, yang masih berusia 15 pada awal musim 2015, di mana semestinya hanya rider berusia di atas 16 tahun yang boleh turun di Moto3.
Jarvis pun mengakui rookie rule cukup baik diberlakukan ketika hanya Yamaha, Honda dan Ducati yang meramaikan MotoGP. Meski begitu, pria asal Inggris ini tak yakin aturan tersebut bisa digulirkan lagi ketika kini sudah ada enam pabrikan peserta.
Kala itu aturan ini bagus. Tapi kini, dengan banyak tim pabrikan, akan sangat sulit memaksa rider untuk tidak mengambil salah satu dari 12 kursi yang ada. Jadi seiring berjalannya waktu, Anda juga harus mengubah cara melakukan beberapa hal. Saya rasa rookie rule tidak realistis untuk diberlakukan lagi, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






