Bos Aprilia Soal Ducati: Maaf, Saya Sudah Bikin Jengkel
Anindhya Danartikanya | 22 Maret 2019 15:20
Bola.net - - Usai mengikuti langkah Honda, KTM dan Suzuki melayangkan protes soal winglet pada swingarm Ducati di MotoGP Qatar, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola menyadari dirinya menjadi sorotan oleh banyak pihak, dan memicu rasa jengkel dari para Ducatisti. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya bersama Motorsprint.
Winglet yang tertempel pada swingarm tiga motor Desmosedici GP19 dinilai ilegal oleh keempat pabrikan pemrotes, yang yakin bahwa winglet tersebut menghasilkan downforce tambahan, meski Ducati membantahnya dan bersikeras bahwa winglet itu hanya berfungsi sebagai pendingin ban belakang. Empat pabrikan ini pun melayangkan protes kepada FIM Stewards Panel dan Court of Appeal.
Dari perwakilan pabrikan pemrotes, Rivola diketahui sebagai orang yang paling vokal menjelaskan mengapa winglet Ducati dianggap menyalahi regulasi teknis. Akibatnya, Rivola pun disebut-sebut berusaha menerapkan diplomasi Formula 1 kepada MotoGP, mengingat ia merupakan eks Sporting Director Scuderia Ferrari.
"Tentu saya sadar telah membuat diri saya dibenci fans Ducati, dan ada yang bilang, 'Lihatlah si 'cerdas' yang datang dari F1 dan coba menghancurkan olahraga kita'," ujar Rivola. "Saat bertemu Carmelo Ezpeleta (CEO Dorna Sports), saya berkata, 'Aku minta maaf karena aku orang baru, ini balapan pertamaku dan aku sudah bersikap menjengkelkan, tapi sudah tugasku mempertanyakan situasi ilegal'."
Alasan Tak Diskusi Lewat MSMA

Rivola juga menanggapi kritikan General Manager Ducati Corse, Luigi 'Gigi' Dall'Igna yang menganggap empat pabrikan pemrotes melemahkan peran MSMA sebagai Asosiasi Pabrikan dan wadah diskusi teknis seluruh peserta. Rivola yakin bahwa melibatkan FIM Stewards Panel dan Court of Appeal sama sekali tak menyalahi aturan dan justru merupakan cara yang lebih profesional.
"Saya sadar di MotoGP, situasi tertentu didiskusikan tertutup di antara tim peserta, bahkan mungkin secara tak resmi. Tapi jika ada aturan, Anda harus menaatinya. Dan jika harus mendiskusikannya, Anda harus melakukannya dengan cara yang resmi. Toh ini nantinya akan bagus bagi MotoGP, jadi kami harus memanfaatkan situasi ini untuk menegaskan aturan," ungkapnya.
Tak Mau Berpikir Negatif
Rivola, yang juga merupakan eks pimpinan Ferrari Driver Academy ini, kembali menegaskan bahwa protes yang dilakukan Aprilia, Honda, KTM dan Suzuki lebih cenderung ditujukan kepada Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge ketimbang Ducati sendiri.
"Kita tak boleh berpikir secara negatif, jadi kami rasa Direktur Teknis hanya melakukan misinterpretasi soal sayap aerodinamika yang dipakai oleh Ducati. Jika ia memang yakin bahwa sayap itu legal, maka ia harus menjelaskan bahwa ia memang salah memahami solusi ini, dan regulasi harus ditulis ulang," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





