Bos Honda Kritik Lorenzo-Crutchlow: Tutup Mulut dan Balapan Saja!
Anindhya Danartikanya | 26 Juni 2019 13:10
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, dapat memaklumi jalan yang bergeronjal bagi Jorge Lorenzo dan Cal Crutchlow di MotoGP awal musim ini. Meski begitu, kepada Pecino GP, ia menyebut tak ada gunanya terus-terusan mengeluhkan RC213V yang mereka nilai sulit dikendarai dan hanya cocok untuk Marc Marquez.
Lorenzo, yang baru pindah dari Ducati, diketahui mengalami berbagai cedera dan masalah teknis pada awal musim, hingga proses adaptasinya terhambat. Crutchlow, yang juga sempat cedera engkel akibat kecelakaan di Australia tahun lalu, juga harus susah payah beradaptasi dengan RCV versi 2019.
Demi mempermudah adaptasi, Lorenzo pun menjajal begitu banyak perangkat dar Honda, bahkan mengkhususkan diri pergi ke markas mereka di Jepang untuk menjajal berbagai konfigurasi ergonomi. Di sisi lain, Crutchlow yakin Honda sedikit hilang arah tanpa masukannya selama ia cedera.
"Jorge memulai musim ini dengan situasi yang tak baik. Ia mengalami beberapa cedera. Ini agak menghambat adaptasinya, tapi juga benar bahwa ia dan motor kami tak secocok dugaannya. Selain itu, Cal mengalami 2-3 kecelakaan pada awal musim ini. Jika tidak, ia pasti ada di peringkat ketiga pada klasemen," ujar Puig.
Jadikan Marquez Patokan

Meski begitu, dengan berlalunya tujuh balapan musim ini, Puig yakin sudah saatnya Lorenzo dan Crutchlow berhenti mengeluh dan bangkit dari keterpurukan. Ia pun meminta keduanya untuk menjadikan Marc Marquez sebagai patokan, mengingat ia tak mengalami masalah berarti dan justru telah empat kali menang.
"Saya rasa demi mengakhiri spekulasi soal motor kami, Anda bisa lihat ada satu rider yang menang nyaris di setiap pekan dengan motor yang sama. Dengan begitu, tak perlu ada yang dibicarakan. Diskusi berakhir. Rider lain bisa mengeluh sesukanya, tapi nyatanya ada satu rider yang selalu naik podium," ungkapnya.
Juga Bisa Menang Kalau Mau
Puig juga meminta sikap profesional dari Lorenzo dan Crutchlow untuk memenuhi komitmen mereka pada Honda. Ia juga menegaskan bahwa, meski Marquez tak bisa dimungkiri lagi merupakan rider nomor satu saat ini, Honda sama sekali tak berpihak padanya dan akan selalu mendukung semua pebalap.
"Jika Anda tahu tak bisa mengendarai sebuah motor, maka jangan bela tim mereka. Jadi jika Anda datang kemari dan punya motor kami, maka itulah satu-satunya hal yang Anda punya. Tutup mulut dan balapan saja. Honda tak berpihak pada Marc. Marc hanya berkendara dan menang. Jadi, rider Honda lain tahu mereka juga bisa menang jika mereka mau," pungkas Puig.
Menjelang MotoGP Belanda di Sirkuit Assen akhir pekan nanti, Marquez ada di puncak klasemen pebalap dengan koleksi 140 poin. Crutchlow dan Lorenzo masing-masing duduk di peringkat 10 dan 15 dengan koleksi 42 dan 19 poin, tertinggal dari Takaaki Nakagami di peringkat 8 dengan 48 poin.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















