Bos Honda Team Asia Jelaskan Kesulitan Veda Ega Pratama di Moto3 Hungaria 2026, Sudah Berjuang Keras

Anindhya Danartikanya | 8 Juni 2026 09:13
Bos Honda Team Asia Jelaskan Kesulitan Veda Ega Pratama di Moto3 Hungaria 2026, Sudah Berjuang Keras
Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama (c) Honda Team Asia

Bola.net - Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menjelaskan kesulitan yang dialami rider Indonesia, Veda Ega Pratama, yang gagal meraih poin dalam balapan Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, pada Minggu (7/6/2026).

Start kesembilan, Veda langsung naik ke posisi keenam pada lap pembuka. Pada lap berikutnya, pembalap berusia 17 tahun ini sempat menyalip Brian Uriarte di Tikungan 1, tapi langsung dibalas di Tikungan 2.

Advertisement

Pada Lap 3, Veda mendapatkan notifikasi long lap penalty. Hukuman ini dijatuhkan oleh FIM Stewards yang menilai Veda melaju terlalu lamban di sesi Kualifikasi 2 pada Sabtu (6/6/2026).

Namun, sebelum menjalani hukuman, Veda melebar di salah satu tikungan dan turun ke posisi 10. Ia kemudian memenuhi long lap penalty, dan kembali ke trek di posisi 17, sebelum sempat turun ke posisi 19.

1 dari 2 halaman

Sayangkan Dampak Long Lap Penalty

Sayangkan Dampak Long Lap Penalty

Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama (c) Honda Team Asia

Pada Lap 20 alias lap terakhir, David Munoz, Valentin Perrone, dan Brian Uriarte mengalami kecelakaan di depan, memicu bendera merah, membuat Veda melewati garis finis di posisi 15.

Namun, Race Direction dan FIM Stewards memutuskan bahwa hasil finis ditentukan oleh urutan pada akhir Lap 19, yang membuat Uriarte dinyatakan finis keempat, dan Veda dinyatakan finis ke-16 dan gagal meraih poin.

"Ini bukan hasil yang kami harapkan. Veda start kesembilan, tetapi harus menjalani long lap penalty. Di sirkuit seperti Balaton Park, hal itu berdampak signifikan pada balapannya," ujar Aoyama via rilis resmi tim.

2 dari 2 halaman

Sulit Menyalip di Sirkuit Balaton Park

Aoyama juga menjelaskan bahwa layout Sirkuit Balaton Park, yang dikenal sempit, juga menyulitkan para rider untuk menyalip. Hal ini pula yang menghambat Veda memperbaiki posisi usai menjalani penalti.

"Begitu kehilangan posisi di sini, sangat sulit untuk pulih karena peluang menyalip terbatas. Dia lebih kesulitan dalam kondisi balapan yang lebih panas dibandingkan dengan yang dialaminya selama kualifikasi," tuturnya.

"Veda berjuang keras untuk memperbaiki posisi dan hampir meraih poin. Ini bukan skenario ideal bagi kami, tapi kami harus belajar dari akhir pekan ini dan memastikan kami kembali lebih kuat di seri berikutnya," tutup Aoyama.

Sumber: Honda Team Asia

LATEST UPDATE