Bos Mandalika Racing Team: Tak Seharusnya Peluncuran Tim Jadi Polemik
Anindhya Danartikanya | 28 Oktober 2020 12:44
Bola.net - Mandalika Racing Team (MRT) Indonesia, yang dikabarkan berencana untuk turun di Moto2 pada 2021 mendatang, membeberkan alasan mengapa mereka terpaksa membatalkan peluncuran skuad di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tepat pada Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2020).
Menjelang momen menjadi tuan rumah MotoGP 2021 mendatang, Indonesia akan memiliki tim balap di Moto2, yakni lewat MRT Indonesia. Masukan sejumlah pihak agar peluncuran tim ini dikemas lebih istimewa pun menjadi pertimbangan utama. Alhasil, acara ini pun digeser ke 9 November 2020 nanti.
Tak hanya menggeser tanggal peluncuran, konsepnya acaranya juga berubah. Jika awalnya hanya ingin memperkenalkan manajemen tim, kali ini akan dibuat berbeda. Selain manajemen, artis Raffi Ahmad yang sudah didaulat sebagai brand ambassador juga akan diperkenalkan saat peluncuran nanti.
“Keputusan menjadikan Raffi sebagai duta tim sangat tepat. Respons publik luar biasa. Dukungan terus mengalir dan atas permintaan Raffi yang ingin ambil bagian dalam, waktu launching kami sesuaikan dengan jadwal brand ambassador dan undangan VIP lainnya,” jelas Ketua MRT Indonesia, Muhammad Rapsel Ali, Selasa (27/10/2020).
IMI Sudah Beri Masukan
Menurut Rapsel, tidak seharusnya pembentukan MRT Indonesia menjadi polemik. Keinginan memiliki tim balap sendiri seperti Malaysia, harusnya mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak.
“Ada misi mulia dalam pembentukan tim ini. Sebagai pasar otomotif terbesar dan penonton yang begitu fanatik, sudah saatnya Indonesia ambil bagian dalam satu musim penuh, tak hanya memanfaatkan jatah wildcard sebagai tuan rumah. Bakat-bakat muda kita harus diorbitkan lewat pembinaan berjenjang dan kesempatan berlomba di level tertinggi. Ini yang sedang dibangun MRT Indonesia,” jelas Rapsel.
Terkait instruksi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) agar MRT Indonesia berkoordinasi dengan semua pihak terkait termasuk Ikatan Motor Indonesia (IMI), sejak awal pembentukan tim, langkah itu diklaim sudah dilakukan. Ketua IMI, Sadikin Aksa, bahkan hadir dalam sejumlah pertemuan dan ikut memberikan masukan.
Pengusaha asal Makassar tersebut setuju dengan konsep pembinaan pembalap muda, selain memanfaatkan momentum ambil bagian di Moto2 dan Moto3. “IMI sangat mendukung partisipasi tim Indonesia di musim balapan 2021,” ujar Sadikin dalam pertemuan tersebut.
Sikap Kemenpora
Di lain sisi, Kemenpora diketahui tak memberikan izin untuk MRT Indonesia melakukan peluncuran di kantornya pada 28 Oktober 2020. Ada pun empat alasan mengapa Kemenpora tak memberikan izin kepada mereka.
Pertama, Kemenpora harus menjelaskan lagi kepada masyarakat umum, bahwa leading sector persiapan dan penyelenggaraan MotoGP 2021 di Mandalika adalah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Atas alasan ini, Kemenpora tak ingin melampaui yang menjadi kewenangan Kemenparekraf.
Kedua, Kemenpora sebagai penanggung jawab bidang keolahragaan membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin berpartisipasi dan membentuk tim untuk MotoGP 2021 di Mandalika. Namun, mereka harus berkoordinasi dengan pihak Ikatan Motor Indonesia (IMI) selaku induk organisasi cabang olahraga bermotor baik mobil maupun sepeda motor di Indonesia.
Ketiga, yang memiliki kewenangan dan memberikan lisensi bagi penyelenggaraan MotoGP 2021 di Mandalika adalah Dorna Sports sebagai pemilik penuh semua hak komersial dan penyiaran event tersebut.
Keempat, sebagaimana berlaku pada koordinasi dengan cabang-cabang olahraga lainnya, maka Kemenpora hanya melakukan koordinasi tidak dengan pribadi dan atau klub olahraganya, melainkan dengan induk organisasi cabang olahraga. Sehingga dalam hal terkait dengan kesiapan pembalap ini adalah langsung dengan IMI.
Disadur dari: Bolacom (Yus Mei Sawitri) | Dipublikasi: 27 Oktober 2020
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Pindah ke LCR Honda, Alex Marquez Ogah Pikirkan Gelar MotoGP 2021
- Mengkhawatirkan, Inilah 4 Cedera Cal Crutchlow Sepanjang MotoGP 2020
- Lorenzo Savadori Bela Aprilia di Sisa MotoGP 2020, Gantikan Bradley Smith
- Alex Marquez: Semua Rider Papan Atas MotoGP 2020 Layak Jadi Juara
- Pol Espargaro Utang Budi pada Iker Lecuona di MotoGP Teruel
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
-
Solusi Krisis Lini Belakang, Man City Resmikan Marc Guehi Seharga 20 Juta
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:01
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26






