Bos Petronas 'Luluh' Usai Valentino Rossi Naik Podium Lagi
Anindhya Danartikanya | 29 Juli 2020 15:10
Bola.net - Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, mengaku sempat meragukan performa Valentino Rossi usai ia gagal finis di MotoGP Spanyol yang digelar di Jerez pada 19 Juli. Meski begitu, usai Rossi finis ketiga dalam MotoGP Andalusia pada Minggu (26/7/2020), keraguannya langsung sirna.
Rossi memang diketahui akan pindah ke Petronas Yamaha SRT pada 2021 meski belum tanda tangan kontrak secara resmi. Razali sendiri sedari awal sedikit ragu untuk menerima Rossi, karena lebih cenderung ingin menggaet rider muda. Negosiasi mereka bahkan sempat alot pada awal Juni.
Saat pembicaraan mereka semakin serius dan detail, Razali memang mulai membuka pintu untuk Rossi, namun sempat ragu lagi usai Rossi sulit mengendalikan ban sepanjang pekan balap MotoGP Spanyol dan gagal finis akibat kerusakan mesin.
Angkat Topi untuk Rossi

Pria asal Malaysia ini pun akhirnya luluh juga saat pembalap berusia 41 tahun itu kembali naik podium dan finis ketiga di MotoGP Andalusia. Menurut Razali, hasil tersebut membuktikan bahwa Rossi masih bisa tampil kompetitif jika mendapatkan dukungan teknis yang tepat.
"Vale adalah Vale. Jujur saja, saya punya beberapa keraguan usai balapan pertama. Tapi semua orang terus-terusan bilang kepada saya bahwa The Doctor akan kembali, dan ia memang melakukannya. Ia sungguh bikin saya terkesan. Saya harus angkat topi untuknya, apalagi kondisi balapan sangat ekstrem," ujarnya via La Gazzetta dello Sport.
Di lain sisi, Razali juga membantah bahwa menggaet Rossi musim depan adalah paksaan dari Yamaha, meski ia juga berangan-angan ingin menurunkan pebalap muda asal Malaysia di masa depan. Ia juga menyatakan bahwa negosiasi yang alot wajar saja terjadi jika dilakukan dengan seorang 9 kali juara dunia.
Ogah Jadi Populer Hanya karena Rossi
"Petronas dan kami mengambil keputusan berdasar bisnis, tapi kami juga tak bisa mengabaikan fans, yang mungkin ingin punya rider lokal. Tapi memilih Vale bukan paksaan, walau ia memang bukan rider yang normal. Jelas kami butuh waktu, tapi apa yang ia lakukan pada Minggu bikin kami lebih mudah menjelaskan alasan mengapa kami memilih Vale kepada para pemilik saham," ungkapnya.
Razali juga menyatakan bahwa dibukanya pintu Petronas Yamaha SRT untuk Rossi bukanlah semata-mata agar timnya mendapatkan eksposur dari publik. Ia menegaskan bahwa siapa pun pebalapnya, Rossi atau bukan, timnya ingin meraih hasil sebaik mungkin di MotoGP.
"Kami tak ingin tim kami dikenal hanya karena Vale. Kami ingin siapa pun di tim kami meraih hasil baik. Kami tak mau jadi populer hanya karena ada Vale, tapi kami ingin membantunya tampil kompetitif meski usianya tak lagi muda. Usai bicara dengannya dan stafnya, kami mulai memahami apa kebutuhannya," pungkasnya.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
Fabio Quartararo: Kemenangan Saya Tak Berarti Yamaha Sempurna
Ducati yang Tertukar: Dovizioso-Petrucci Justru Belajar dari Bagnaia-Miller
Petronas: 2 Kemenangan MotoGP Bukti Fabio Quartararo Bukan Lagi Medioker
Para Rider MotoGP Jengkel Race Direction Diam Soal Insiden Pecco Bagnaia
Murid VR46 Bikin Ulah Saat Selebrasi, Valentino Rossi Beri Peringatan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




