Bos Pramac Sebut MotoGP 2024 Jadi Musim Terakhir Jorge Martin di Skuadnya
Anindhya Danartikanya | 17 Januari 2024 12:09
Bola.net - Pemilik dan Team Principal Prima Pramac Racing, Paolo Campinoti, menyatakan bahwa MotoGP 2024 akan jadi musim terakhir bagi skuadnya menaungi Jorge Martin. Pria Italia ini bahkan sangat yakin Martin bakal hengkang pada 2025, entah ke tim pabrikan Ducati atau ke tim pabrikan lain.
Sejak pertengahan 2022, Martin sudah menegaskan bahwa dirinya menginginkan tempat di Ducati Lenovo Team. Namun, harapannya itu tak terwujud pada 2023, karena ia hanya menduduki peringkat 9, jauh di bawah Enea Bastianini yang mengakhiri musim di peringkat 3 bersama Gresini Racing.
Namun, pada 2023, nasib kedua rider ini terbalik. Saat 'Bestia' terpuruk akibat cedera, 'Martinator' tampil eksplosif, menjadi rival tersengit Pecco Bagnaia dalam memperebutkan gelar dunia. Meski harus puas jadi runner up, Martin dapat acungan jempol karena memaksa persaingan sampai ke seri terakhir.
Semua Tergantung Keputusan Ducati

Ducati sempat berniat menukar Martin dan Bastianini pada 2024 jika Martin menjadi juara 2023. Namun, rencana itu batal karena Bagnaia lah yang keluar jadi juara. Lewat La Gazzetta dello Sport pada Kamis (11/1/2024), Campinoti mengaku senang Martin tak jadi pindah sehingga timnya tetap solid.
"Tentu saya orang pertama yang senang ia bertahan bersama kami. Saya senang tahun lalu dan juga senang tahun ini. Namun, semua tergantung keputusan Ducati. Mereka yang memutuskan siapa yang diletakkan dan tidak diletakkan di tim pabrikan," ungkap pria yang juga merupakan CEO Pramac Generators ini.
"Tahun lalu, ada satu momen di mana mereka kembali kuat bersama Jorge. Namun, mengambil keputusan saat musim berjalan bukanlah hal yang sangat positif, karena itu memicu sedikit distraksi," lanjut Campinoti, yang juga menyambut Franco Morbidelli ke skuadnya musim ini.
Sebut Jorge Martin Cocok Bela Honda

Namun, Campinoti yakin Martin takkan mau bertahan di timnya pada 2025 mendatang. Apalagi pembalap berusia 25 tahun itu sudah menegaskan akan pergi ke pabrikan lain jika tak mendapatkan kursi di Ducati Lenovo Team sebagai tandem Bagnaia.
Ketika ditanya apakah musim 2024 akan jadi musim terakhir Martin balapan dengan Pramac, Campinoti pun menjawabnya dengan singkat dan mantap. "Itu jelas," ucapnya, sebelum menjelaskan skenario macam apa yang kemungkinan ditempuh Martin.
"Saya rasa ia akan pergi. Ia bisa pergi ke Honda. Mereka butuh rider yang kuat, dan di antara para rider muda yang ada, ia jelas merupakan rider yang memberi paling banyak jaminan," pungkas Campinoti.
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Baca juga:
Ducati Cemas Marc Marquez Bakal Rusak Harmoni, Gresini: Halah, Aslinya Pasti Bangga
Level Marc Marquez Ketinggian, Gresini Ngaku Tadinya Tak Kepikiran Mau Kerja Sama
Fabio di Giannantonio vs Marco Bezzecchi: Rivalitas Sengit Tingkat Nasional Berlanjut di MotoGP
Fabio Quartararo Butuh Bukti Janji Yamaha: Jangan Manis di Awal Cuma demi Kontrak Baru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

