Burgess: Marc Marquez Garang, Valentino Rossi Kelamaan di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 23 Oktober 2019 12:42
Bola.net - Teknisi legenda MotoGP yang juga eks crew chief Mick Doohan dan Valentino Rossi, Jeremy Burgess, mengaku bersemangat menanti MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island akhir pekan ini. Kepada situs resmi Australian MotoGP, Burgess pun memberikan opininya mengenai Rossi dan juga Marc Marquez.
Bersama Doohan, Burgess sukses meraih 5 gelar dunia GP500 bersama Honda Rothmans dan Repsol Honda. Sedangkan bersama Rossi, ia sukses meraih 7 gelar dunia di kelas tertinggi, yakni GP500 2001 bersama Nastro Azzurro Honda, dan MotoGP bersama Repsol Honda dan Yamaha Factory Racing.
Meski meraih banyak kesuksesan bersama Doohan dan Rossi, pria yang pensiun dari dunia balap pada akhir 2013 lalu ini mengaku sangat kagum pada Marquez, yang baru-baru ini sukses meraih gelar dunianya yang keenam di MotoGP. Padahal, motor Honda miliknya sangat sulit dikendarai.
Marquez Lakukan Hal-Hal Menakjubkan

"Marc menyenangkan untuk ditonton, dan saya tak yakin Honda merupakan motor terbaik di MotoGP. Lihat saja kemampuan rider Honda lainnya. Cal Crutchlow, contohnya. Saya rasa harusnya ia bisa berkendara lebih dekat dengan para rider terdepan dibanding sebelum-sebelumnya," ujarnya.
Di lain sisi, Burgess sangat ingin melihat Rossi kembali ke performa terbaiknya, saat ia meraih banyak kemenangan. Tapi ia yakin Marquez bakal sulit dikalahkan. Rossi sendiri belum menang lagi sejak MotoGP Assen, Belanda pada 2017 lalu, dan belum juara lagi sejak berpisah dengan Burgess.
"Hati saya berkata Vale, tapi kepala saya berkata Marc. Meski Marc memang tak pernah punya banyak keberuntungan di Phillip Island. Ia sangat beruntung pada satu tahun, namun buruk tahun lalu. Tapi ia melakukan banyak hal menakjubkan tahun ini," ungkap pria yang akrab disapa 'Jerry' ini.
Rossi Bikin Burgess Sedih
Burgess pun mengaku prihatin melihat performa Rossi saat ini. Pebalap berusia 40 tahun itu belum juga mampu naik podium lagi sejak Austin, Texas, pada April lalu. Terlebih, dalam beberapa balapan terakhir, rider Italia tersebut juga tak mampu finis di posisi yang jauh lebih tinggi dari posisinya di sesi kualifikasi.
"Vale mungkin bertahan terlalu lama. Yang mencemaskan, dan yang membuat saya sedih, ia finis di posisi kualifikasinya. Beberapa tahun lalu, kami tak cemas jika ia start ke-10, karena ia akan naik 4-5 posisi, dan naik podium atau memperebutkan podium. Apakah ini penurunan, siapa tahu?" tutup Burgess.
Menjelang balapan di Phillip Island, Rossi duduk di peringkat 7 pada klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi 145 poin. Gagal finis di Jepang membuat koleksi poinnya kini terlampaui debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, yang unggul 18 poin darinya di peringkat 6.
Sumber: MotoGP.com.au
Baca Juga:
- Lewis Hamilton Kunci Gelar Formula 1 2019 di Meksiko Jika...
- Cantiknya Phillip Island, Trek Favorit Para Pebalap MotoGP
- Jorge Lorenzo Tekad Lanjutkan Tren Positif di MotoGP Australia
- Quartararo Termotivasi Kemenangan Vinales Jelang MotoGP Australia
- Semua Bisa Kuat di MotoGP Australia, Marc Marquez Merendah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




