Cadalora: Valentino Rossi Suka Bikin Kaget, Tanda Belum 'Habis'
Anindhya Danartikanya | 30 Juli 2020 09:56
Bola.net - Tiga kali juara dunia yang juga eks pelatih balap Valentino Rossi, Luca Cadalora, turut senang melihat rider Monster Energy Yamaha tersebut kembali naik podium usai finis ketiga dalam MotoGP Andalusia yang digelar di Sirkuit Jerez, Minggu (26/7/2020). Hal ini ia sampaikan via GPOne, Selasa (28/7/2020).
Ini adalah podium perdana Rossi sejak MotoGP Austin 2019, dan Cadalora mengaku ikut puas akhirnya sembilan kali juara dunia itu menemukan sedikit kecocokan dengan YZR-M1, mengingat motor tersebut diyakini tak mendukung gaya balapnya sejak pertengahan tahun lalu.
"Hasil ini sangat memuaskan, meski bukan kemenangan. Ini sinyal kuat. Yamaha akhirnya bisa mengadaptasikan motornya pada karakter Vale, dan ia pun menjawabnya dengan sangat baik. Ia membuktikan, jika Yamaha mau mengikuti arahannya, ia bisa tampil di depan," ujarnya.
Masih 'Hobi' Bikin Kejutan
Cadalora, yang menjadi pelatih balap Rossi pada periode 2016-2018, mengaku selalu mengamati performa rider berusia 41 tahun tersebut selama berada di Jerez. Podium ini pun ia sebut sebagai bukti bahwa Rossi belum 'habis' dan bisa membuat banyak kejutan di trek jika mendapatkan dukungan teknis yang mumpuni.
"Usai menonton sesi latihan, saya sudah menduganya, karena saya yakin Vale masih bisa melakukan balapan yang hebat. Ia selalu memberikan kejutan untuk semua orang. Sekalinya Anda pikir ia sudah 'habis', ia justru mengeluarkan segala potensinya dan membuktikan ia masih bisa melaju cepat," pungkasnya.
Rossi dan Yamaha Sama-Sama Tidak Salah
Menurut keterangan Rossi usai balap, hasil ini tak terlepas dari permohonannya pada insinyur Yamaha untuk juga mendengarkan masukannya soal setup dasar YZR-M1, yang ia rasa hanya cenderung mengikuti ide-ide Fabio Quartararo dan Maverick Vinales.
Rossi bahkan secara blak-blakan menyebut bahwa ini adalah permasalahan politik dalam departemen balap Yamaha. Cadalora pun memahami sudut pandang Rossi, namun menyebut bahwa langkah Yamaha mengikuti arahan Quartararo dan Vinales juga tak salah.
"Ini hal yang wajar dan kerap terjadi, apalagi jika ada para rider seperti Maverick dan Fabio, yang melaju sangat cepat. Tentu Yamaha cenderung menjadikan setup mereka sebagai setup dasar. Tapi mungkin setup mereka tak cocok dengan gaya balap rider lain, dan rider itu adalah Vale," pungkasnya.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Yamaha: Podium di Andalusia Bukti Valentino Rossi Masih Rider Top
- Fabio Quartararo Pede Tetap Bisa Menang Saat Marc Marquez Kembali
- Andrea Dovizioso Tolak Coret Marc Marquez dari Daftar Kandidat Juara MotoGP 2020
- Bos Petronas 'Luluh' Usai Valentino Rossi Naik Podium Lagi
- Fabio Quartararo: Kemenangan Saya Tak Berarti Yamaha Sempurna
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Barcelona vs Celta Vigo: Lamine Yamal
Liga Spanyol 23 April 2026, 07:38
-
Man of the Match Burnley vs Man City: Martin Dubravka
Liga Inggris 23 April 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













