Cal Crutchlow, Pebalap MotoGP yang Nyaris Jadi Pemain Sepak Bola
Anindhya Danartikanya | 14 April 2020 09:28
Bola.net - Pebalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow, memang belum pernah bertarung sengit memperebutkan gelar dunia di MotoGP bersama rider-rider seperti Marc Marquez, Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, maupun Andrea Dovizioso. Namun, ia memiliki jumlah penggemar yang tak sedikit lho.
Hal ini tak terlepas dari karakter Crutchlow baik di dalam maupun luar lintasan. Di dalam lintasan, rider Inggris ini dikenal punya perilaku 'menang atau tidak sama sekali' dan pantang menyerah dalam merebut hasil terbaik.
Di luar lintasan, ia dikenal sebagai rider yang blak-blakan dan selalu bicara apa adanya, namun karakternya yang satu ini justru kerap mengundang tawa karena kata-kata pilihannya selalu mengandung humor.
Tahun 2020 pun akan jadi musim ke-10 Crutchlow di ajang MotoGP, dan meski akan menginjak usia 35 tahun pada Oktober nanti, ia mengaku belum bertekad pensiun dan motivasinya justru kini lebih tinggi dari sebelum-sebelumnya.
Berikut fakta-fakta unik soal Cal Crutchlow pebalap LCR Honda Castrol yang dicintai banyak penggemar MotoGP.
Ogah Latihan Motor di Luar Arena Balap
Crutchlow mengaku tak suka-suka amat naik motor di luar arena balap. Hal ini pun terbukti dari metode latihannya yang berbeda dari pebalap MotoGP kebanyakan ketika mereka berada di rumah.
Ketika rider-rider lain justru giat latihan motocross, flat track, supermoto, dan minibike demi tetap 'ingat' rasanya mengendarai motor, Crutchlow justru ogah melakukannya dan lebih memilih latihan naik sepeda dan latihan di gym saja.
Menurutnya, latihan naik sepeda sudah cukup bisa membantunya menjaga konsentrasi, dan menyebut latihan motor justru lebih berbahaya karena risiko cederanya cukup tinggi.
Pernah Jadi Juara Dunia

Crutchlow boleh jadi belum pernah jadi juara dunia di ajang Grand Prix, namun ia mengantongi satu gelar dunia lho, Bolaneters. Gelar tersebut ia raih di kejuaraan World Supersport pada 2009, saat ia membela Yamaha.
Datang dari Ranah Superbike

Setelah jadi juara di World Supersport, Crutchlow bertahan di Yamaha, namun naik kelas ke WorldSBK pada 2010. Ia pun sukses meraih tiga kemenangan, dua di antaranya merupakan kemenangan ganda di Donington Park, Inggris. Ia pun mengakhiri musim di peringkat kelima.
Uniknya, performanya dilirik oleh Monster Yamaha Tech 3, yang ingin menurunkannya di MotoGP 2011. Tanpa pikir panjang, Crutchlow pun mengambil langkah berani dengan menerima tawaran tersebut, ketika rider-rider WorldSBK lainnya justru menolaknya.
Suka Bicara Blak-blakan

Crutchlow dikenal dengan karakternya yang blak-blakan, dan akan mengutarakan pikirannya tanpa harus repot-report bersikap diplomatis. Jika tak menyukai sesuatu hal yang ada di MotoGP, maka ia akan mengucapkannya tanpa tedeng aling-aling.
Ia pun mengonfirmasi hal ini dalam wawancaranya dengan Crash.net. "Saya hanya tak pernah mau bohong. Jika ditanya, saya akan menjawabnya dengan kebenaran, saya rasa itu penting. Saya tak suka berbohong atau mengatakan sesuatu yang tak jujur. Semua orang berhak punya pendapat," ujarnya.
Berstatus Rider 'Pabrikan' Honda

Crutchlow boleh jadi merupakan rider yang membela LCR Honda yang berstatus tim satelit, namun ia sejatinya merupakan rider dengan status 'pabrikan' Honda Racing Corporation (HRC), karena kontraknya terikat dengan pabrikan Sayap Tunggal, bukannya LCR.
Hal ini pun terbukti dengan segala perangkat balap yang ia terima dari HRC. Motor RC213V yang ia terima selalu spek terbaru seperti milik duet pebalap Repsol Honda, dan ia terlibat langsung dalam pengembangan motor tersebut di setiap tahunnya.
Banyak Rival yang Jadi Temannya
Meski suka blak-blakan, Crutchlow justru merupakan salah satu rider yang tak benar-benar punya musuh di luar lintasan. Nyaris semua pebalap MotoGP berteman baik dengannya, dan tak sedikit rider yang lebih memilih Crutchlow sebagai tandem impian mereka.
Salah satu rider yang paling dekat dengan Crutchlow adalah rider Pramac Racing, Jack Miller. Saking dekatnya, Miller bahkan memiliki kamar tidur sendiri di rumah Crutchlow yang terletak di Isle of Man, Inggris, meski Miller lebih sering tinggal di Andorra dan Australia.
Nyaris Jadi Pemain Sepak Bola

Siapa sangka bahwa Crutchlow terlambat suka pada motor? Ketika rider-rider lain menyukai motor sejak usia 3-5 tahun, Crutchlow baru tertarik jadi pebalap motor saat berusia 11 tahun, karena sebelumnya lebih tertarik jadi pemain sepak bola.
Ia bahkan sempat ikut trial tim sepak bola Coventry City dan Aston Villa, namun batal jadi pemain profesional karena mengalami cedera lutut. "Saya selalu suka motor, tapi saya terlambat mulai balapan. Saya main sepak bola dengan level yang baik, tapi saya sering cedera lutut," ujarnya.
Video: Kalahkan Rossi-Marquez, Bagnaia Menangi MotoGP Virtual Race
Baca Juga:
'Jika Valentino Rossi Masih Bahagia, Mengapa Tak Lanjut Saja?'
'Fabio Quartararo Akhirnya Punya Kans Buktikan Talenta di MotoGP'
Ogah Balapan Lagi, Jorge Lorenzo Sudah Jauh dari Status 'Pebalap'
Lorenzo: Saya Bangga Pernah Menang dan Kalah dari Rossi
10 Potret Adriana, Istri Cantik Eks Rider MotoGP Casey Stoner
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

