Casey Stoner: Marc Marquez Tak Mau Saya di Honda
Anindhya Danartikanya | 8 Juni 2020 09:05
Bola.net - Juara dunia MotoGP 2007 dan 2011, Casey Stoner, meyakini bahwa tugasnya membantu pabrikan-pabrikan yang pernah ia bela belumlah usai, meski saat ini ia tak terkontrak oleh Honda atau Ducati. Hal ini ia sampaikan dalam wawancara di kanal YouTube Australian Motorcycle Grand Prix yang dirilis pada Minggu (7/6/2020).
Usai pensiun dalam usia 27 tahun pada 2012 lalu, Stoner sempat menjabat sebagai test rider Honda selama tiga musim. Namun, ia memutuskan hengkang pada akhir 2015, karena merasa rider Repsol Honda, Marc Marquez, tak menginginkannya di sana dan menganggap perannya tak terlalu signifikan.
Stoner kembali ke Ducati Corse pada 2016, juga jadi test rider. Ia bertugas mendampingi dan memberi masukan kepada seluruh rider tim pabrikan dan satelit Ducati. Meski begitu, ia merasa masukannya untuk Desmosedici tak didengar para insinyur dan teknisinya, hingga ia hengkang pada akhir 2018.
"Saya masih merasa bisa memberikan banyak hal pada olahraga ini. Saya jelas takkan terlibat dan tahu-tahu memberi solusi atau lainnya, tapi saya tahu cara untuk menang dan saya punya hal yang bisa saya berikan untuk masa depan," ujar Stoner dalam sesi 'Under The Visor' yang dipandu oleh eks rider MotoGP, Chris Vermeulen.
Ingin Bantu Para Rider Ducati

"Seperti yang Anda tahu, saya sempat punya peran khusus di Ducati. Saya sempat mencobanya di Honda, tapi semacam tersingkirkan seiring dengan kedatangan rider muda (Marquez), yang tak mau saya ada di sekelilingnya!" ungkap pria asal Australia ini secara blak-blakan.
"Saya tahu apa yang diinginkan para rider (Ducati), kami bekerja dengan sangat baik. Sayang, mereka tak selalu bisa bersuara. Beberapa pabrikan memang melihat data dan hanya melihat apa yang mereka mau percayai sebagai arah yang benar, dan itu tak selalu cocok untuk para rider," lanjutnya.
Stoner pun mengungkapkan bahwa salah satu alasannya untuk melepas jabatan sebagai test rider Ducati adalah karena dirinya tinggal di Australia, hingga ia tak bisa bekerja sama secara intensif di markas yang ada di Italia dan juga dengan para pebalap Ducati yang tersebar di beberapa negara Eropa.
Rencana Kembali Kerja di Paddock MotoGP

"Kala itu kami harus berjuang keras. Berada di Australia dan tak bisa ada di sana untuk ikut rapat dan diskusi, serta tak bisa mendorong mereka lebih kuat sangatlah berat. Jadi saya sedikit mundur dari peran itu, tapi saya yakin bisa memberikan banyak hal dari sudut pandang berbeda demi membantu mereka," kisah Stoner.
Pria berusia 34 tahun ini pun mengaku punya rencana untuk kembali ke paddock MotoGP sebagai penasihat tim, atau mungkin juga kembali jadi test rider. Meski begitu, ia mengaku masih harus fokus mengatasi kelelahan kronis yang ia umumkan secara publik pada awal tahun ini.
"Saya mungkin harus menunggu kelelahan kronis ini berlalu lebih dulu, hingga nantinya saya bisa memberikan lebih dari yang saya bisa sekarang. Saya bertekad untuk mengatasi ini semua. Tapi jujur saja, saya memang ingin terlibat lebih jauh dan melihat apa masa depan yang bisa terjadi di MotoGP," pungkasnya.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Casey Stoner: Marc Marquez Tak Mau Saya di Honda
Otomotif 8 Juni 2020, 09:05
-
Casey Stoner: Jack Miller Layak Bela Ducati Team, Saya Ikut Bahagia
Otomotif 8 Juni 2020, 08:31
-
Casey Stoner Anggap Jack Miller Bukan Calon Juara MotoGP
Otomotif 6 Juni 2020, 12:22
-
'Jack Miller Suka Bikin Onar, Casey Stoner Lebih Introvert'
Otomotif 30 Mei 2020, 09:35
LATEST UPDATE
-
Prediksi Betis vs Madrid 25 April 2026
Liga Spanyol 24 April 2026, 02:00
-
Prediksi Napoli vs Cremonese 25 April 2026
Liga Italia 24 April 2026, 01:45
-
Juventus Siap Korbankan Federico Gatti demi Kim Min-jae
Liga Italia 24 April 2026, 01:00
-
Piala Dunia 2026: Kenapa Harga Tiket Sangat Mahal dan Apa Dampaknya?
Piala Dunia 24 April 2026, 00:49
-
Juventus dan Liverpool Masih Alot soal Transfer Alisson
Liga Italia 24 April 2026, 00:25
-
AC Milan Pertimbangkan Jual 3 Gelandang demi Rekrutan Baru, Siapa Saja?
Liga Italia 24 April 2026, 00:11
-
Lamine Yamal Janji akan Kembali dengan Lebih Kuat
Liga Spanyol 24 April 2026, 00:04
-
Saatnya Menguji Ketergantungan Barcelona pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:59
-
Real Madrid vs Manchester City dalam Perburuan Enzo Fernandez
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:04
-
Real Madrid Ikut Pantau Rafael Leao
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:57
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya dan Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
Voli 23 April 2026, 22:54
-
Real Madrid: Musim Arda Guler dan Eder Militao Berakhir
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:52
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37




