Cedera Ligamen Lutut, Franco Morbidelli Tegas Tolak Operasi
Anindhya Danartikanya | 19 Mei 2021 10:52
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, tegas ogah menjalani operasi lutut meski ligamennya mengalami cedera. Seperti yang diketahui, cedera ini diderita Morbidelli usai mengalami kecelakaan saat latihan di Motor Ranch bersama VR46 Riders Academy, dan diperburuk insiden MotoGP Le Mans, Prancis, Sabtu (15/5/2021).
Cedera ini memang tak terendus media sampai Morbidelli akhirnya terjatuh saat berlatih ganti motor untuk flag-to-flag pada sesi latihan bebas ketiga (FP3). Usai turun dari motor pertama, tubuh Morbidelli jatuh ke atas motor kedua yang terparkir di sisi kiri. Ia bahkan harus digendong oleh para mekaniknya untuk bisa duduk di dalam garasi.
Usai insiden itu, rider 26 tahun ini segera dilarikan ke Clinica Mobile untuk mendapat perawatan. Di sanalah diketahui lutut kiri Morbidelli ternyata sudah tak ideal akibat kecelakaan saat berlatih flat track di Motor Ranch. Dari pemeriksaan ini, diketahui lutut Morbidelli mengalami kerusakan ligamen.
Sialnya lagi, Morbidelli mengalami kecelakaan pada lap pembuka balapan di Le Mans, usai bersenggolan dengan Pol Espargaro dan Valentino Rossi di Tikungan 11. Ia tampak kesakitan dan memegangi lututnya ketika berada di gravel. Ajaibnya, rasa sakit itu hilang dan ia pun kembali melanjutkan balapan.
Ogah Operasi, Utamakan Fisioterapi

"Saya merasakan rasa sakit yang luar biasa. Namun, untungnya rasa sakit ini tak bertahan lama. Saya jadi bisa melanjutkan balapan. Saya tahu ligamen meniscus dan cruciatum saya tak sempurna, namun pada periode ini, operasi ada di luar pertimbangan saya," ujar Morbidelli kepada Sky Sport, Minggu (16/5/2021).
Uniknya, Morbidelli memahami bahwa cedera ini memang harus dioperasi agar lututnya pulih. Namun, dengan jadwal musim balap yang begitu ketat, ia ogah menjalaninya. Ia memilih untuk latihan keras dan mengutamakan fisioterapi, apalagi seri kandangnya di Mugello, Italia, akan digelar pekan depan.
"Selama beberapa waktu, saya sudah tahu bahwa saya berisiko operasi. Saya sadar bahwa saya harusnya operasi, namun saya harap bisa menghindarinya dengan cara bekerja keras, dan fisioterapi akan jadi proses penting. Saya akan coba sebaik mungkin demi bugar di Mugello," ungkap juara dunia Moto2 2017 ini.
Tetap Berjuang Finis Meski Situasi Tak Mendukung
Di Le Mans, Morbidelli juga harus legawa finis ke-16 dan pulang tanpa poin. Tapi ia tak terlalu kecewa karena ia tetap nyaman berkendara di atas motor meski cedera. "Akhir pekan ini saya mendapatkan progres dalam kondisi basah, dan saya senang. Saya juga cepat dalam kondisi kering, jadi oke-oke saja," ungkapnya lewat Corsedimoto.
Anak didik Valentino Rossi ini juga menyatakan bahwa usai kecelakaan di Tikungan 11, ia berusaha untuk tetap tenang. Ketika rasa sakitnya hilang, ia melanjutkan balapan dan bahkan ikut ganti motor saat hujan turun. Meski dalam keadaan sulit, ia memutuskan untuk berjuang keras meraih poin meski akhirnya gagal.
"Usai kecelakaan, saya sangat kesakitan, namun akhirnya pulih. Saya duduk untuk menarik napas dalam-dalam. Saat hujan mulai turun, saya kembali ke pit untuk ganti motor. Saya putuskan untuk finis. Saya ingin dapat poin. Saya tahu bakal banyak kecelakaan. Saya pun finis begitu dekat dengan poin, tapi ternyata tak bisa," tutupnya.
Sumber: Sky Sport, Corsedimoto
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
'Andai Sempat Turun di Moto2, Jack Miller Takkan Sedewasa Sekarang'
Tak Cuma 6, Ducati Tekad Kembali Turunkan 8 Motor di MotoGP 2022
Valentino Rossi: Balapan di Mandalika Tergantung Hasil di MotoGP 2021
VR46 Akhirnya Pilih Ducati, Diumumkan di MotoGP Mugello?
Maverick Vinales Sebut Fabio Quartararo Lebih Berani Pakai Ban Kering di Trek Basah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





