Cekcok di Austria, Johann Zarco: Saya Tetap Ngefans Valentino Rossi
Anindhya Danartikanya | 30 Agustus 2020 18:03
Bola.net - Rider Esponsorama Racing, Johann Zarco, sama sekali tak sakit hati pada Valentino Rossi, yang sempat menuduhnya sengaja memblokir jalur Franco Morbidelli di Tikungan 2 Red Bull Ring dalam MotoGP Austria, Minggu (16/8/2020) yang berujung kecelakaan hebat dan nyaris mengancam nyawa Rossi dan Maverick Vinales.
Motor Zarco dan Morbidelli yang hancur memang melaju cepat ke arah Rossi dan Vinales yang tengah membelok ke kanan di Tikungan 3. Beruntung, keempat rider ini lolos dari cedera serius, meski Zarco mengalami retak tulang scaphoid pada pergelangan tangan kanan.
Usai balap, Rossi sempat menuduh Zarco menghalangi laju Morbidelli. Saat mendengar tuduhan ini, Zarco langsung menemui Rossi dan bicara empat mata untuk menjelaskan sudut pandangnya. Rossi akhirnya berubah pikiran dan menarik tuduhannya, namun masih yakin Zarco melakukan perhitungan yang salah saat hendak menyalip Morbidelli.
Merasakan Adanya Permainan Politik
Akibat insiden ini, FIM Stewards Panel menjatuhkan hukuman start dari pitlane kepada Zarco di MotoGP Styria di trek yang sama. Zarco pun meyakini bahwa hukuman ini dijatuhkan padanya akibat adanya dorongan dari Rossi, yang merupakan ikon MotoGP. Menurutnya, keluhan Rossi ini membuat FIM Stewards Panel tertekan media massa.
"Kita sudah lihat banyak faktor politik memengaruhi. Saya tak paham banyak hal, tapi ini bikin saya berkembang. Kini terserah saya, pilih bersedih, atau pilih mundur dan berkata pada diri sendiri bahwa saya harus tahu cara menghadapi situasi macam ini," ujar juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini via Corsedimoto, Jumat (28/8/2020).
Di lain sisi, Zarco yakin keputusannya bicara empat mata dengan Morbidelli dan Rossi adalah langkah tepat. Menurutnya, Morbidelli masih cukup santai diajak bicara meski rider Italia itu terlibat langsung dalam kecelakaan tersebut. Di lain sisi, Rossi diakui Zarco cukup bersikap keras padanya. Namun, ia yakin ini bukan berarti Rossi membencinya.
Valentino Rossi Bukan Orang Jahat
"Saat bicara dengan Franco, situasinya oke-oke saja, karena kami punya hubungan yang sangat baik. Saat bicara dengan Vale, saya pikir situasinya bakal lebih baik, ternyata tidak. Tapi ini bukan berarti Vale orang jahat, melainkan selalu selangkah lebih maju dari yang lain. Ini berkat pengalamannya," tutur Zarco.
Pembalap Prancis ini pun mengaku sama sekali tak punya perasaan dendam pada Rossi. Ia bahkan mengaku masih menaruh rasa hormat pada The Doctor, yang sudah jadi idolanya sejak belia. Zarco bahkan menegaskan bahwa karakter Rossi telah memberikan banyak pelajaran dalam kariernya di balap motor.
"Vale tak hanya hebat di atas motor. Ia hebat dalam semua hal. Saya masih penggemarnya. Jika ia tak mengendarai motor, ia pasti tetap hebat dalam kehidupan secara luas. Ia sosok yang menarik, dan itulah yang saya pelajari darinya, selalu tersenyum. Saya masih merasa ia orang yang baik," pungkas Zarco.
Sumber: Corsedimoto
Video: Kembali Bergulir, MotoGP 2020 Ketat Terapkan Protokol Kesehatan
Baca Juga:
Usai Menangi MotoGP Styria, Miguel Oliveira Segera Nikahi Saudara Tirinya Sendiri
Hasil Superpole Race WorldSBK Aragon: Jonathan Rea Rebut Kemenangan
Hasil Kualifikasi Formula 1 GP Belgia: Lewis Hamilton Rebut Pole
Hasil Race 1 WorldSBK Aragon: Scott Redding Rebut Kemenangan
Hasil FP3 Formula 1 GP Belgia: Lewis Hamilton Dibuntuti Esteban Ocon
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
Otomotif 9 Agustus 2026, 19:57
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Rilis Pernyataan Resmi, Kritik Kepemimpinan Wasit di Derby Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:30
-
Meski Dipenuhi Kontroversi, Diego Simeone Klaim Atletico Madrid Layak Kalahkan Real Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:03
-
Kalah di Derby Madrileno, Jose Mourinho Sebut Rela Madrid Dizalimi Wasit!
Liga Spanyol 21 September 2026, 05:35
-
Man of the Match AC Milan vs Lecce: Christian Pulisic
Liga Italia 21 September 2026, 05:20
-
Hasil AC Milan vs Lecce: Dominan, Rossoneri Tembus 5 Besar!
Liga Italia 21 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Juventus vs Atalanta: Gleison Bremer
Liga Italia 21 September 2026, 01:26
-
Hasil Juventus vs Atalanta: Conceicao Buka Jalan, Bremer Kunci Kemenangan
Liga Italia 21 September 2026, 00:53
-
Man of the Match Fulham vs Man Utd: Matheus Cunha
Liga Inggris 21 September 2026, 00:39
-
Hasil Fulham vs Man Utd: Setan Merah Selamat dari Kekalahan di Craven Cottage
Liga Inggris 21 September 2026, 00:22
-
Link Streaming Milan vs Lecce di Serie A, 21 September 2026
Liga Italia 20 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Real Madrid: Giuliano Simeone
Liga Spanyol 20 September 2026, 23:32
-
Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid: Dean Huijsen Diusir, Los Blancos Tumbang di Derby
Liga Spanyol 20 September 2026, 23:16
-
Man of the Match Man City vs Sunderland: Antoine Semenyo
Liga Spanyol 20 September 2026, 22:26
-
Man of the Match Bournemouth vs Liverpool: Alexander Isak
Liga Inggris 20 September 2026, 22:14
-
Hasil Man City vs Sunderland: Brobbey Hattrick, The Citizens Tetap Keluar sebagai Pemenang
Liga Inggris 20 September 2026, 21:59
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



