CEO Ducati Hobi Nyindir via Twitter, Andrea Dovizioso Balas Lempar Kritik
Anindhya Danartikanya | 18 September 2020 16:20
Bola.net - Pembalap Ducati Team, Andrea Dovizioso, melempar kritik kepada CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, yang dianggap banyak pihak telah menyindirnya usai rider Pramac Racing, Francesco Bagnaia, sukses finis kedua di MotoGP Misano, San Marino, Minggu (13/9/2020), ketika rider Ducati lainnya kesulitan.
Bulan lalu, Dovizioso mengumumkan bahwa dirinya tak mau lagi membela Ducati musim depan. Meski kedua pihak bungkam soal alasan yang mendasari perpisahan ini, kabarnya ini adalah ujung dari sikap para insinyur Ducati yang tutup kuping soal masalah tikungan Desmosedici yang dikeluhkan 'Dovi' dan banyak rider Ducati sejak 2013.
Uniknya, ketika rider Ducati lain berkomentar senada dengan Dovizioso, Bagnaia justru tak terlalu terganggu pada masalah ini. 'Pecco', yang gaya balapnya sejak Moto2 dianggap sangat mirip dengan Lorenzo, memang menggunakan corner speed lebih tinggi, dan inilah yang dinilai mampu menutupi masalah Ducati yang sebenarnya.
Puji Bagnaia Sambil Sindir Dovizioso

Twit Domenicali usai balap pun jadi sorotan karena ia menggarisbawahi gaya balap Bagnaia, hal yang ia nilai sebagai bukti bahwa masalah Ducati di tikungan bisa 'hilang' jika para rider lain mau berusaha mengubah gaya balapnya menjadi mirip dengan rider Italia berusia 23 tahun tersebut.
"Sangat bahagia atas podium perdana Pecco di MotoGP! Sungguh comeback yang menakjubkan usai cedera yang sangat parah. Gaya balapnya fantastis, sangat 'keluar' dari motor, sangat membantu melaju cepat juga pada corner speed di mana kami sering kesulitan. Pujian juga untuk Dovi yang kini di puncak klasemen," tulis Domenicali.
Dalam jumpa pers MotoGP Emilia Romagna, di trek yang sama pada Kamis (17/9/2020), Dovizioso pun dimintai pendapat mengenai twit tersebut. Dovizioso mensinyalir rasa jengahnya, mengingat Domenicali juga pernah memberi sindiran kepada para ridernya di masa lalu, salah duanya Jorge Lorenzo dan Alvaro Bautista.
Sindir Balik Domenicali Tak Perlu Nge-twit
Dovizoso pun menjawab singkat dengan melempar kritik kepada pria asal Italia tersebut. "Saya tak membaca twitnya, dan saya tak yakin sebuah ide bagus untuk Domencali untuk nge-twit di Twitter," ujar tiga kali runner up MotoGP ini sembari pun tersenyum, merujuk pada twit-twit Domenicali di masa lalu.
Kepada GPOne, rider berusia 34 tahun ini pun mengaku takkan membebani dirinya dengan twit dari Domenicali, dan bertekad benar-benar fokus menjalani sisa musim terakhirnya bersama Tim Merah demi memperebutkan gelar dunia.
"Atlet harus bisa mengendalikan tekanan. Pada satu sisi, pembalap suka punya tekanan, meski tergantung tekanan macam apa yang dimaksud orang, dan setiap orang pasti mengendalikannya dengan cara berbeda. Tekanan memang bikin tegang, karena Anda takkan nyaman. Tapi ini harus dilewati. Kadang bisa bagus, kadang juga tidak," tutupnya.
Sumber: GPOne
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Hasil FP1 Moto3 Emilia Romagna: Raul Fernandez Catat Waktu Tercepat
- Maverick Vinales Pamer Video Kalahkan Valentino Rossi di Motor Ranch
- Maverick Vinales: 'Monster' di Kualifikasi, 'Anak Kucing' Saat Balapan
- Jack Miller: Perebutan Gelar MotoGP 2020 Bakal ke Titik Darah Penghabisan
- Kewalahan Kerja Sendiri, Aleix Espargaro Rayu Andrea Dovizioso Gabung Aprilia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






