Crutchlow: Gaya Balap Marquez Beda dan Spesial!
Anindhya Danartikanya | 25 Juli 2017 09:30
Bola.net - - Cal Crutchlow memang sepakat pada pendapat gaya balapnya cukup mirip dengan rider Repsol Honda, Marc Marquez, meski begitu pembalap LCR Honda ini yakin Marquez punya talenta lebih dan berkendara dengan cara yang tak biasa dibanding para rivalnya. Hal ini disampaikan oleh Crutchlow kepada Crash.net.
Hal inilah yang diyakini Crutchlow sebagai alasan mengapa Marquez merupakan satu-satunya rider Honda yang konsisten memperebutkan kemenangan di setiap pekan. Sementara itu empat rider Honda lainnya, Crutchlow, Dani Pedrosa, Jack Miller dan Tito Rabat tak pernah mampu benar-benar mengancamnya.
Setiap tikungan yang ia lewati, ia melakukannya lebih baik dari rider Honda lain. Anda takkan paham caranya berkendara. Tentu gaya balap saya mirip dengannya di beberapa area, tapi tingkat kemiringannya, cara memasuki tikungan, cara mengerem, cara sliding, dan hal-hal macam itu sangat menakjubkan, ujar Crutchlow.
Rider Inggris ini juga takjub Marquez tak pernah mengalami kerugian berarti meski kerap jatuh. Jujur saja, apa yang ia lakukan di setiap tikungan dalam setiap lap di balapan dan uji coba mana pun, hanya bisa saya, Dani, Jack dan Tito lakukan sekali dalam satu pekan balap. Selain itu, setiap kali ia terjatuh, ia langsung bangkit. Caranya berkendara memang lain. Sungguh spesial, tuturnya.
Di sisi lain, dominasi Marquez atas Honda membuktikan bahwa RC213V masih tergolong sulit dikendalikan rider lain. Demi mengatasinya, Honda pun memberi kontrak pabrikan kepada Crutchlow untuk 2018 dan 2019, tanda bahwa ia akan lebih jauh terlibat dalam proses pengembangan dan evolusi RCV di tahun-tahun mendatang.
Hanya Marc dan Casey Stoner yang mampu menjinakkan motor ini. Tapi mungkin ini juga salah satu tugas saya, mengembangkan motor yang mudah dikendarai. Karena saat menggaet rider muda, Honda berharap mereka mudah beradaptasi. Mereka telah bekerja keras, ini hanya soal kapan. Saat ini hanya Marc yang mampu kompetitif di setiap pekan balap, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








