Daftar Test Rider MotoGP 2023: Kerja di Balik Layar, Berperan Besar Kembangkan Motor
Anindhya Danartikanya | 20 Desember 2022 16:05
Bola.net - Meski lebih dikenal sebagai olahraga individual karena para pembalap berjuang sendirian di lintasan, MotoGP sejatinya merupakan olahraga tim. Banyak orang yang terlibat di dalamnya, seperti insinyur, teknisi, dan para mekanik. Jasa test rider pun juga sangat penting pada masa sekarang.
Jabatan test rider mulai populer pada 2013. Peran ini tiba-tiba muncul di MotoGP karena para pembalap reguler tak punya banyak waktu menjajal berbagai perangkat baru, apalagi jadwal balap semakin padat. Dengan begitu, pabrikan harus mencari rider yang mau melakukannya.
Test rider tak cuma bertugas mengevaluasi perangkat baru atau konfigurasi motor, melainkan juga harus bersedia menjalani tes tertutup yang jumlahnya bejibun, serta harus mau menjalani ratusan lap setiap kali turun lintasan. Selain itu, mereka juga harus siap siaga jadi rider pengganti jika ada pembalap yang cedera dan harus absen balapan.
Peran test rider pun menjadi sangat penting. Para pembalap reguler sendiri mengakuinya. Tanpa mereka, perbaikan performa motor bakal jauh lebih sulit diraih. Nah, siapa saja sih test rider MotoGP pada 2023? Berikut daftarnya. Simak yuk, Bolaneters!
Ducati: Michele Pirro

Jumlah Grand Prix: 110
Jumlah pole: 1
Jumlah podium: 2
Jumlah kemenangan: 1
Michele Pirro digaet oleh Ducati sebagai test rider pada akhir 2012, usai mereka gagal membantu Valentino Rossi menjadi juara dunia. Sejak itu, ia pun menjalani ratusan tes dan ribuan lap demi mengembangkan motor Desmosedici, bahkan sampai sekarang.
Yamaha: Cal Crutchlow

Jumlah Grand Prix: 178
Jumlah pole: 4
Jumlah podium: 19
Jumlah kemenangan: 3
Jumlah gelar dunia: 1 (WorldSSP 2009)
Cal Crutchlow digaet oleh Yamaha sebagai test rider pada akhir 2020, usai ia pensiun berkompetisi di MotoGP. Sebelumnya, Crutchlow pernah membela Yamaha, tepatnya lewat Tech 3 Racing pada 2011-2013. Pada 2014, ia membela Ducati Team sebelum pindah ke LCR Honda pada 2015 sampai akhir kariernya.
Aprilia: Lorenzo Savadori

Jumlah Grand Prix: 53
Jumlah pole: -
Jumlah podium: -
Jumlah kemenangan: -
Lorenzo Savadori telah menjadi pembalap Aprilia sejak belia. Ia selalu membela pabrikan tersebut ketika berlaga di ajang WorldSBK maupun CIV Superbike. Pada 2019, ia pun diangkat sebagai test rider kedua Aprilia di MotoGP, di bawah Bradley Smith. Namun, sejak 2020, ia menjadi test rider utama dan kerap menjalani wildcard di MotoGP.
KTM: Dani Pedrosa

Jumlah Grand Prix: 296
Jumlah pole: 49
Jumlah podium: 153
Jumlah kemenangan: 54
Jumlah gelar dunia: 3 (GP125 2003, GP250 2004, dan GP2005)
Dani Pedrosa mengguncang paddock MotoGP pada akhir 2018 dengan menerima tawaran KTM sebagai test rider, yakni setelah ia memutuskan pensiun. Langkah ini cukup menghebohkan karena Pedrosa tak pernah membela pabrikan selain Honda sepanjang kariernya di Grand Prix. Sejak ia tiba, KTM pun mampu mengembangkan motor kompetitif meski belum meraih gelar dunia di MotoGP.
GASGAS: Mika Kallio

Jumlah Grand Prix: 247
Jumlah pole: 18
Jumlah podium: 46
Jumlah kemenangan: 16
Mika Kallio sejatinya juga test rider KTM seperti Dani Pedrosa, bahkan sudah bergabung sejak 2016, setahun sebelum KTM di MotoGP. Namun, mengingat GASGAS akan berlaga di MotoGP pada 2023, ia otomatis juga jadi test rider GASGAS. Ia bahkan diminta melakukan lap demo di lintasan saat GASGAS mengumumkan partisipasinya di MotoGP.
Honda: Stefan Bradl

Jumlah Grand Prix: 206
Jumlah pole: 8
Jumlah podium: 19
Jumlah kemenangan: 7
Jumlah gelar dunia: 1 (Moto2 2011)
Stefan Bradl digaet oleh Honda sebagai test rider mereka pada akhir 2017, setelah ia gagal tampil kompetitif bersama pabrikan Sayap Tunggal di WorldSBK. Ia pun sangat terlibat dalam pengembangan RC213V, dan tak disangka-sangka justru bekerja sama dengan rivalnya dalam perebutan gelar dunia Moto2 2011, Marc Marquez.
Baca juga:
- Michele Pirro, Test Rider Pahlawan Ducati: Menderita di Era Valentino Rossi, Jaya di Era Pecco Bagna
- Enea Bastianini Prediksi Marc Marquez Bakal Jadi Rival Tangguh di MotoGP 2023
- Daftar Merek Helm di MotoGP 2023, Mana yang Paling Banyak Dipakai Pembalap?
- 7 Negara Turunkan Wakil di MotoGP 2023, Spanyol Kuasai Hampir Separuh Grid!
- Bastianini Tak Sungkan Bekuk Bagnaia, Akankah Ulang Rivalitas Pahit Rossi-Lorenzo?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26





