Danilo Petrucci: Tahun yang Gila, dari Tak Dipercaya Sampai Menang Lagi
Anindhya Danartikanya | 12 Oktober 2020 09:01
Bola.net - Pembalap Ducati Team, Danilo Petrucci, memberikan 'cap' kepada MotoGP 2020 sebagai musim yang gila. Tak hanya peta persaingan yang acak, melainkan juga situasinya yang naik-turun, mengingat pada awal musim ia dipastikan terdepak dari Tim Merah dan sempat paceklik hasil baik.
Petrucci pun membuktikan dirinya belum 'habis' usai sukses memenangi balapan MotoGP Prancis di Le Mans, Minggu (11/10/2020), yang diguyur hujan. Ia dan Jack Miller memang menjadi rider yang difavoritkan untuk menang, karena sama-sama andal dalam kondisi basah.
Start ketiga, 'Petrux' sempat melorot ke posisi 5, namun berhasil menyalip empat rider di depannya dan memimpin balapan sampai finis. Ini menjadi podium perdananya tahun ini, sekaligus kemenangan pertamanya sejak MotoGP Italia di Mugello tahun lalu.
Semua Soal Perasaan
Petrucci pun mengatakan bahwa karkas ban belakang Michelin terbaru yang lebih lunak tahun ini sungguh membuatnya kesulitan. Namun, usai mengutak-atik setup dan elektronik di Emilia Romagna, ia mulai tampil kompetitif di Catalunya. Tren ini pun ia lanjutkan di Le Mans.
Uniknya, rider berusia 30 tahun ini juga mengaku sempat kecewa hujan turun tepat saat semua rider sudah bersiap di grid, karena ia merasa bisa kompetitif dalam kondisi kering. Namun, mengingat ia rider yang sangat dikenal andal dalam kondisi basah, Petrucci bertekad mencoba.
"Awal musim ini sangat sulit, tapi percaya diri usai Barcelona, dan saya tiba di sini dengan keinginan naik podium. Dalam kondisi basah, semua soal perasaan. Tapi hal macam ini tak terjadi dalam kondisi kering. Anda cepat dalam kondisi basah karena, meski saya andal di kondisi ini, semua rider MotoGP tampil baik dalam kondisi apa pun," ujarnya via Crash.net.
Bukti Petrucci Rider yang Andal
Petrucci pun mengaku sangat senang bisa kembali membuktikan bahwa dirinya memang layak dipertahankan di MotoGP, usai nyaris tersingkir ke WorldSBK. Kemenangan ini sekaligus membuktikan bahwa Ducati salah telah mendepaknya dan Red Bull KTM Tech 3 tepat telah menggaetnya.
"Ini tahun yang gila, karena saat musim belum dimulai, saya sudah kehilangan tempat di Ducati, dan saya merasa tak seorang pun memercayai saya. Tapi kemudian ada pergerakan dan orang lain percaya pada saya. Terima kasih kepada tim saya dan semua orang yang selalu percaya pada saya, percaya bahwa saya memang andal dalam mengendarai motor. Ini bukti saya memang bisa menang di MotoGP," pungkasnya.
Kini, Petrucci melesat naik ke peringkat 10 pada klasemen pembalap dengan 64 poin, hanya tertinggal lima poin dari rider Red Bull KTM Tech 3 yang posisinya akan ia gantikan musim depan, Miguel Oliveira.
Sumber: Crashnet
Video: Danilo Petrucci dan 6 Rider Berbeda yang Menang di MotoGP 2020
Baca Juga:
Alex Marquez: Berpeluang Menang, Tapi Finis Kedua Cukup Bikin Senang!
Klasemen Akhir MotoE 2020 Usai Seri Le Mans, Prancis
Hasil Race 2 MotoE Le Mans: Niki Tuuli Menang, Jordi Torres Kunci Gelar Dunia
Klasemen Sementara Formula 1 2020 Usai Seri Eifel di Nurburgring
Hasil Balap F1 GP Eifel: Lewis Hamilton Rebut Kemenangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



