David Munoz, Sosok Pembawa 'Angin Segar' ke Garasi Valentino Rossi
Anindhya Danartikanya | 4 September 2020 16:22
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, boleh jadi belum menang lagi sejak MotoGP Belanda 2017. Namun, ia mengaku kini seolah dapat angin segar di garasinya, yang membuatnya jauh lebih optimistis. Pembawa angin segar itu adalah sang crew chief anyar, David Munoz.
Sejak debutnya di GP500 2000, Rossi diketahui didampingi crew chief legendaris, Jeremy Burgess. Namun, pada akhir 2013, mereka memutuskan berpisah dan Burgess memilih pensiun. Sosoknya pun digantikan oleh Silvano Galbusera, yang dicomot Rossi dari Yamaha WorldSBK.
Namun, pada pertengahan 2019, Rossi dan Galbusera berpisah pula. Rossi ingin mengganti cara kerjanya, dan kebetulan Galbusera sudah tak ingin sering keliling dunia. Kini Galbusera menjadi crew chief Jorge Lorenzo di tim uji coba Yamaha, dan Rossi bekerja sama dengan Munoz.
Cara Kerja Seperti di Moto2

Munoz bukan orang asing di lingkup Rossi. Sebelumnya, ia adalah crew chief Francesco Bagnaia di Sky Racing VR46 dan mereka sukses menjuarai Moto2 2018. Tahun lalu, Munoz menjadi crew chief Nicolo Bulega di tim yang sama. Rossi tertarik bekerja sama dengannya, karena dalam usia 41 tahun, Munoz masih tergolong muda untuk ukuran crew chief.
Rossi pun menyatakan keputusan menggandeng Munoz muncul pada musim panas tahun lalu, saat ia paceklik podium sejak MotoGP Austin pada April. "Pada musim panas setahun lalu, saya menyadari kami butuh perubahan. Jadi kami mengganti crew chief," ujarnya via Motorsport Total pada Kamis (3/9/2020).
"Kami coba cari sosok yang lebih muda di Moto2 dan tak punya pengalaman di MotoGP. Saya suka cara ini karena kami bisa bekerja seperti di Moto2, dan saya merasa nyaman. David bisa mengajari banyak hal kepada saya. Cara kerjanya berbeda, dan kami memang butuh angin segar," lanjut Rossi.
Suasana Kerja Jadi Lebih Santai
Dalam balapan perdana di MotoGP Spanyol, Rossi dan Munoz jadi sorotan karena mengalami kerusakan mesin. Namun, dalam MotoGP Andalusia, mereka disorot berkat alasan berbeda. Keduanya diketahui gigih meminta izin insinyur Yamaha untuk mengubah setup dasar bagi Rossi. Alhasil, The Doctor naik podium lagi usai finis ketiga.
"Di Jerez, kami mengubah sesuatu yang bikin saya lebih nyaman. Jadi saya senang berkendara sepanjang pekan balap. Saya naik podium lagi setelah lama tak merasakannya. Tadinya, ini masa sulit, jadi naik podium sungguh menyenangkan," ungkap sang sembilan kali juara dunia.
Rossi juga menyatakan bahwa cara kerja Munoz yang lebih rileks membuatnya lebih santai juga dalam menghadapi kompetisi. "Selain punya kemampuan teknis, David punya cara kerja yang santai dan ini bikin kami optimistis. Sungguh penting seorang pembalap dapat dukungan macam ini di garasinya," pungkas Rossi.
Sumber: Motorsport Total
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
Danilo Petrucci Ragu Marc Marquez Tetap Dominan Andai Bisa Balapan
Alex Marquez Akui Bela LCR Honda Bisa Kurangi Beban Mental
Brad Binder: Dani Pedrosa-Pol Espargaro, Paduan Sempurna di MotoGP
Cal Crutchlow: Covid-19 Bikin Suasana Paddock MotoGP Membosankan
KTM Tech 3 Tegas Andrea Dovizioso Takkan Gantikan Iker Lecuona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34

















