Demi MotoGP, Suzuki Ingin Gelar Lima Uji Coba
Editor Bolanet | 8 Maret 2013 11:00
- Suzuki berencana mengadu motor MotoGP 1000cc miliknya dengan Honda, Yamaha dan Ducati setidaknya dalam tiga uji coba publik di Eropa sepanjang tahun 2013. Mereka juga akan melakukan uji coba tertutup untuk memastikan diri akan kembali ke MotoGP pada 2014.
Motor Suzuki selama ini telah diuji coba dan dikembangkan oleh mantan pebalap asal Jepang, Nobuatsu Aoki. Jika uji coba yang dilakukan Suzuki di Jepang mengalami progres positif, maka motor tersebut akan menjalani debutnya di Eropa pada uji coba tengah musim di Sirkuit Catalunya, Spanyol pada pertengahan Juni mendatang.
Suzuki memang belum berencana mengikuti balapan dengan fasilitas wildcard musim ini, namun Aoki menyatakan bahwa motor 1000cc terbaru mereka telah membuatnya kagum.
Sangat nyaman mengendarai motor ini. Performa mesin dan sasis sangat baik. Tentu masih banyak hal yang harus kami perbaiki, namun paket dasar kami sangat baik, ujarnya. Awalnya saya cukup cemas karena Suzuki melakukan banyak perubahan desain. Terkadang hal ini bisa menjadi masalah, namun nyatanya mereka melakukan pekerjaan dengan baik.
Aoki bahkan menghadiri uji coba pramusim di Malaysia, 26-28 Februari lalu untuk melakukan observasi perangkat elektronik yang digunakan Honda, Yamaha dan Ducati. Ia juga mengamati performa ban Bridgestone yang menurutnya semakin baik setiap musim.
Di MotoGP, perangkat elektronik adalah segalanya. Karena Suzuki telah melewatkan beberapa musim, maka kami tertinggal jauh dari Honda, Yamaha dan Ducati. Kami pun harus mengatasinya, lanjutnya. Ban Bridgestone juga membaik setiap tahun, jadi kombinasi elektronik dan ban merupakan acuan Suzuki, tutup Aoki. (mcn/kny)
Motor Suzuki selama ini telah diuji coba dan dikembangkan oleh mantan pebalap asal Jepang, Nobuatsu Aoki. Jika uji coba yang dilakukan Suzuki di Jepang mengalami progres positif, maka motor tersebut akan menjalani debutnya di Eropa pada uji coba tengah musim di Sirkuit Catalunya, Spanyol pada pertengahan Juni mendatang.
Suzuki memang belum berencana mengikuti balapan dengan fasilitas wildcard musim ini, namun Aoki menyatakan bahwa motor 1000cc terbaru mereka telah membuatnya kagum.
Sangat nyaman mengendarai motor ini. Performa mesin dan sasis sangat baik. Tentu masih banyak hal yang harus kami perbaiki, namun paket dasar kami sangat baik, ujarnya. Awalnya saya cukup cemas karena Suzuki melakukan banyak perubahan desain. Terkadang hal ini bisa menjadi masalah, namun nyatanya mereka melakukan pekerjaan dengan baik.
Aoki bahkan menghadiri uji coba pramusim di Malaysia, 26-28 Februari lalu untuk melakukan observasi perangkat elektronik yang digunakan Honda, Yamaha dan Ducati. Ia juga mengamati performa ban Bridgestone yang menurutnya semakin baik setiap musim.
Di MotoGP, perangkat elektronik adalah segalanya. Karena Suzuki telah melewatkan beberapa musim, maka kami tertinggal jauh dari Honda, Yamaha dan Ducati. Kami pun harus mengatasinya, lanjutnya. Ban Bridgestone juga membaik setiap tahun, jadi kombinasi elektronik dan ban merupakan acuan Suzuki, tutup Aoki. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Setelah Lebaran, Saatnya Upgrade Aroma Biar Makin Pede di Segala Aktivitas
Lain Lain 25 Maret 2026, 08:00
-
Juventus Incar Diogo Costa, Tak Lagi Percaya Michele Di Gregorio?
Liga Italia 25 Maret 2026, 07:15
-
Memori Patrice Evra: Saat Anderson 'Menjinakkan' Steven Gerrard di Anfield
Liga Inggris 25 Maret 2026, 07:07
-
Juventus Dekati Rudiger Gratis, Tapi Liverpool dan MU Siap Mengganggu
Liga Italia 25 Maret 2026, 06:36
-
Bukan Luca Toni, Francesco Pio Esposito Lebih Mirip Marco van Basten
Piala Dunia 25 Maret 2026, 06:22
-
Statistik Gila Mohamed Salah Usai Memutuskan Pamit dari Liverpool
Liga Inggris 25 Maret 2026, 05:41
-
Manchester United Masukkan Nama Antonee Robinson dalam Daftar Belanja
Liga Inggris 25 Maret 2026, 05:35
LATEST EDITORIAL
-
Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Mengejutkan di Premier League
Editorial 24 Maret 2026, 11:00
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00










