Dicampakkan Suzuki-Yamaha, Zarco Ogah Setim Bareng Marquez
Anindhya Danartikanya | 5 Juli 2018 15:00
Bola.net - - Perjalanan Johann Zarco menuju MotoGP memang tak pernah mudah. Bahkan saat ia telah berkompetisi di kelas tertinggi dengan hasil dan prestasi gemilang, tetap saja ia kerap diremehkan oleh tim-tim papan atas. Kepada GPOne, Zarco pun 'curhat' soal kisahnya ini.
Tak bisa dipungkiri, nama Zarco sejatinya mulai terdengar lebih keras saat ia mendominasi Moto2 2015. Usai merebut gelar dunia di tahun yang sama, beberapa tawaran naik ke MotoGP berdatangan. Sayangnya, tawaran-tawaran ini datang dari tim satelit dan tak terlalu menjanjikan, hingga ia memilih bertahan di Moto2 pada 2016.
Rider Prancis ini pun sukses mempertahankan performanya, hingga Suzuki Ecstar sempat tertarik menggaetnya. Semua tampak berjalan lancar, ia bahkan diberi kesempatan menjajal motor GSX-RR 2016 di Sirkuit Suzuka. Catatan waktunya pun diklaim cukup kompetitif.
Gagal ke Suzuki

Sayangnya, secara mendadak Suzuki melepas perjanjian prakontrak mereka dengan Zarco, dan justru berpaling untuk menggaet Alex Rins. Alhasil, rider 27 tahun ini pun akhirnya berlabuh di Monster Yamaha Tech 3, langsung menggebrak dengan merebut dua pole dan tiga podium, serta menjadi debutan terbaik.
Waktu itu saya tak punya tawaran yang pas dan saya ingin menunggu lebih lama. Saya tahu sesuatu bisa dilakukan dengan Suzuki, bahkan lebih dari sekadar harapan. Saya juga sempat menjajal GSX-RR. Tawaran lain tidak begitu bagus, jadi Suzuki adalah opsi terbaik. Tapi tawaran itu sirna karena mereka menggaet Alex, ungkapnya.
Dari Yamaha ke KTM

Prestasi Zarco yang gemilang sepanjang 2017 ternyata juga tak diapresiasi dengan baik oleh Yamaha. Dinilai layak mendapat motor pabrikan YZR-M1 yang sama persis dengan dengan Valentino Rossi dan Maverick Vinales untuk musim 2018, Zarco bahkan mendapatkan penolakan mentah-mentah dari Yamaha.
Saat itulah Repsol Honda hadir memberikan tawaran baginya untuk menggantikan Dani Pedrosa. Zarco tak memungkiri bahwa membela tim prestisius seperti Repsol Honda cukup menggoda, namun ternyata ia telah memiliki kesepakatan dengan Red Bull KTM Factory Racing.
Kenapa Tolak Honda?

Keputusan Zarco menolak tawaran tim sekaliber Repsol Honda jelas cukup aneh di mata banyak pihak. Meski begitu, Zarco punya alasan yang cukup kuat mengapa dirinya melakukan tindakan. Apakah dirinya yakin bakal terjadi masalah bila ia mengendarai motor yang sama dengan enam kali juara dunia, Marc Marquez.
Entahlah. Tapi saya rasa jika Anda ingin jadi juara dunia, dan mengendarai motor yang sama dengan Marc, mungkin Anda hanya akan jadi runner up. Untuk mengalahkannya, Anda harus memilih jalan yang berbeda. Saya sangat percaya pada KTM dan dalam dua tahun kami akan bekerja sebaik mungkin. Mengingat saya juga sedang tampil baik, mungkin memang tepat untuk pergi ke KTM sekarang, tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

