Dikenal Blak-blakan, Jack Miller: Rider MotoGP Lainnya Punya Emosi Seperti Robot
Anindhya Danartikanya | 29 Januari 2023 18:38
Bola.net - Pembalap anyar Red Bull KTM Factory Racing, Jack Miller, dikenal luas oleh fans MotoGP sebagai rider yang humoris, tetapi juga sangat blak-blakan. Karakter yang dimiliki Miller ini memang semakin jarang terlihat di MotoGP, mengingat kini para rider dituntut menjaga citra demi mempertahankan ketertarikan banyak pihak.
MotoGP masa kini memang berbeda jika dibanding era 1970 dan 1980-an, saat para rider tak terlalu memikirkan ketertarikan publik. Kini, para rider dituntut berperilaku baik, bertingkah sopan, bertutur kata santun, dan tak jarang tim-tim peserta meminta mereka untuk tak mengeluarkan pernyataan kontroversial.
Namun, Miller salah satu rider yang cukup sering mengabaikan tuntutan-tuntutan ini. Ia justru tak pernah ragu melontarkan isi pikirannya kepada publik. Para pengamat MotoGP bahkan kerap menyebutnya lebih cocok balapan pada era 1970-an. Karakter yang apa adanya inilah yang membuat Miller punya cukup banyak fans.
'Saya Hanya Orang Normal'

Lewat Crash.net, Kamis (26/1/2023), Miller pun mengaku senang ia tak perlu mengubah karakter demi disukai oleh para penggemar balap. Karakternya ini bahkan sempat mendapatkan pujian dari legenda WorldSBK, Carl Fogarty, yang meyakini bahwa Miller satu-satunya rider MotoGP yang punya karakter 'nyata'.
"Tidak terlalu sulit menarik fans. Pada akhirnya, saya hanya orang normal seperti lainnya. Itulah cara saya melihat diri saya sendiri. Pekerjaan saya adalah mengendarai motor, tetapi pada akhirnya kami tetap manusia biasa, jadi saya rasa faktor manusianya tidak perlu berubah," ujar 'The Thriller'.
Pembalap berusia 28 tahun ini juga yakin bahwa penggemar MotoGP lebih tertarik kepada para pembalap yang menunjukkan sisi asli dirinya, bukan yang justru dibuat-buat. Dengan begitu, mereka juga memahami bahwa pembalap motor juga merupakan manusia biasa seperti diri mereka sendiri.
Lebih Manusiawi

"Saya rasa orang-orang sedikit lebih tertarik kepada seseorang yang menunjukkan emosi normal yang manusiawi. Entah itu dalam momen baik atau buruk. Orang-orang bisa merasa lebih terhubung, jadi saya rasa inilah sisi baik dari olahraga ini pada masa sekarang," ungkap rider asal Australia ini.
Miller, yang juga merupakan runner up Moto3 2014, mengaku cukup menyayangkan para rivalnya yang memilih untuk tak menunjukkan karakter mereka yang apa adanya. Ia bahkan menyebut emosi mereka justru lebih banyak diatur-atur dan mirip satu sama lain layaknya deretan robot.
"Banyak orang yang nyaris dipaksa menjadi robot, atau memiliki emosi seperti robot, sementara saya rasa para fans lebih suka seseorang yang bisa terkoneksi dengan mereka dan seseorang yang bisa mereka pahami. Kalian tahu, kita semua sama-sama mengalami naik-turun dalam hidup," pungkasnya.
Statistik Prestasi Jack Miller
2011: GP125 RZT Racing dan Caretta Technology - Tidak terklasifikasi
2012: Moto3 Caretta Technology - Peringkat 23
2013: Moto3 Caretta Technology – RTG - Peringkat 7
2014: Moto3 Red Bull KTM Ajo - Runner up
2015: MotoGP CWM LCR Honda - Peringkat 19
2016: MotoGP EG 0,0 Marc VDS - Peringkat 18
2017: MotoGP EG 0,0 Marc VDS - Peringkat 11
2018: MotoGP Pramac Racing - Peringkat 13
2019: MotoGP Pramac Racing - Peringkat 8
2020: MotoGP Pramac Racing - Peringkat 7
2021: MotoGP Ducati Lenovo Team - Peringkat 4
2022: MotoGP Ducati Lenovo Team - Peringkat 5
Sumber: Crashnet
Baca juga:
Brad Binder Soal Sprint Race: Bakal Ada Pertarungan Besar dari Start sampai Finis!
Jack Miller Bisa Jadi Rider MotoGP Pertama yang Menang dengan 3 Motor Berbeda
KTM Rasa Ducati: Kerja Bareng Kru Lama, Jack Miller Tak Perlu Ngotot Adaptasi
Kembali Bela KTM, Jack Miller Tak Takut Disikut Pedro Acosta di MotoGP 2024
Dani Pedrosa Kembali Balapan di MotoGP 2023, Bakal Jadi Wildcard di Jerez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




