Dikritik Rival, Maverick Vinales Akui Salah Abaikan Saran Pakai Rem Baru
Anindhya Danartikanya | 30 Agustus 2020 20:50
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, akhirnya mengakui kesalahan usai mengabaikan saran Brembo untuk memakai sistem rem terbaru yang disediakan dalam MotoGP Styria di Sirkuit Red Bull Ring, pada 21-23 Agustus lalu. Hal ini ia nyatakan dalam wawancaranya dengan Onda Cero.
Dalam MotoGP Austria di trek yang sama sepekan sebelumnya, kebanyakan pembalap mengalami masalah overheat pada rem mereka. Atas alasan ini, Brembo membawakan evolusi sistem rem ban depan untuk MotoGP Styria, dengan bantalan dan kaliber yang lebih besar.
Semua rider pakai sistem baru ini, kecuali Joan Mir (Suzuki) dan Vinales, karena keduanya tak terkena overheat di MotoGP Austria. Tapi Vinales justru mendapati masalah overheat ini di MotoGP Styria. Ia mengaku merasakannya pada Lap 4, namun justru ngotot tetap melanjutkan balapan.
Justru Tak Nyaman Pakai Sistem Rem Terbaru
"Pada pekan balap sebelumnya, saya pakai sistem rem yang biasa karena bekerja dengan sangat baik. Saya menjalani banyak lap di belakang rider-rider lain dan saya tak mendapati masalah. Saya pun mencoba kaliber rem baru dan saya mendapati masalah," ujarnya seperti yang dikutip Corsedimoto, Minggu (30/8/2020).
Akhirnya, rem Vinales meledak pada Lap 17, membuatnya melaju tanpa rem di Tikungan 1. Agar tak menabrak dinding pembatas, ia menjatuhkan diri dalam kecepatan 230 km/jam. Vinales langsung bangkit, namun motor YZR-M1 miliknya hancur lebur dan terbakar, sekaligus merusak pagar angin di tikungan tersebut.
Insiden ini memaksa adanya bendera merah dan balapan dihentikan sementara. Usai mendengar penjelasan Vinales, para rivalnya, termasuk Mir dan Alex Rins, langsung melempar kritik tajam padanya. Keputusannya tak berhenti balapan lebih awal dinilai bisa membahayakan nyawa rider lain.
Maklumi Para Rivalnya Marah
"Rem baru ini bekerja baik di beberapa tikungan, tapi seringnya menimbulkan masalah di Tikungan 4. Rem ini terasa tak konsisten. Pada FP4, cuacanya sangat panas, dan rem lama tak pernah menimbulkan masalah. Masalahnya hanya muncul saat balapan," ungkap Vinales.
Rins pun mengaku bahwa tindakan Vinales yang dinilai ceroboh ini akan dibahas oleh seluruh pembalap dalam rapat Safety Commission pada Jumat (11/9/2020) dalam pekan balap MotoGP San Marino di Sirkuit Misano. Vinales pun mengaku maklum jika para rivalnya jengkel, dan siap mempertanggungjawabkan kesalahannya.
"Sudah jelas saya tak mau menyeret siapa pun dalam risiko. Tapi ini semua memang salah saya, karena saya tak mau menyerah dan ingin meraih poin sebanyak mungkin. Tapi saya malah tetap lanjut sampai rem saya rusak. Bantalannya benar-benar hilang. Harusnya saya berhenti lebih awal," pungkas Vinales.
Sumber: Corsedimoto
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Klasemen Sementara WorldSBK 2020 Usai Seri Aragon, Spanyol
- Hasil Race 2 WorldSBK Aragon: Jonathan Rea Bekuk Chaz Davies
- Cekcok di Austria, Johann Zarco: Saya Tetap Ngefans Valentino Rossi
- Usai Menangi MotoGP Styria, Miguel Oliveira Segera Nikahi Saudara Tirinya Sendiri
- Hasil Superpole Race WorldSBK Aragon: Jonathan Rea Rebut Kemenangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alex Marquez Dirumorkan Kunjungi Markas KTM di Austria, Jadi Collab di MotoGP 2027?
Otomotif 16 Februari 2026, 09:47
-
6 Juara Dunia MotoGP yang Pernah Bela Ducati Lenovo Team, Kawinkan 22 Gelar Dunia
Otomotif 14 Februari 2026, 16:25
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48









