Dilema Petronas: Rossi-Quartararo Kompak Ogah Tukar Kru
Anindhya Danartikanya | 14 Mei 2020 14:30
Bola.net - Bintang muda MotoGP, Fabio Quartararo, baru-baru ini mengaku ingin membawa seluruh krunya ke Monster Energy Yamaha pada 2021. Uniknya, hal ini bertolak belakang dengan niatan Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, yang justru tak mau merombak struktur tim.
Kepindahan Quartararo dari SRT ke tim pabrikan Yamaha musim depan, disusul peluang bergabungnya Valentino Rossi dengan SRT, membuat pusing Razali, yang mengaku tak menginginkan perubahan besar pada krunya. Hal ini tentunya juga bertolak belakang dengan kebiasaan Rossi.
Sejak turun di kelas tertinggi (GP500/MotoGP), Rossi dikenal sebagai rider pertama yang memboyong semua anggota krunya ketika pindah tim. Hal ini ia lakukan saat pindah dari Honda ke Yamaha (2004), Yamaha ke Ducati (2011), dan Ducati ke Yamaha (2013).
SRT Ingin Batasi Jumlah Kru Bawaan Valentino Rossi
Dalam pernyataannya lewat Motorsport.com baru-baru ini, Razali menyatakan bahwa pihaknya bertekad memberikan 'toleransi' kepada Rossi untuk membawa 2-3 orang krunya saja jika benar-benar bergabung dengan SRT musim depan.
Rossi pun diperkirakan hanya boleh membawa sang crew chief, David Munoz; sang teknisi data, Matteo Flamigni; dan mekaniknya yang setia, Alex Briggs. Masa depan ketiga mekanik lainnya, Bernard Ansiau, Brent Stephens, dan Mark Elder, belum diketahui.
"Kami sudah tegaskan kepada Yamaha bahwa di Petronas, kami punya tim teknis sendiri, dan kami memilih untuk tidak merombak struktur tersebut. Jelas hanya 2-3 teknisi Vale yang akan bergabung dengannya, tapi kami masih harus bicara dengannya," ujar Razali.
Kemungkinan Bawa Serta Diego Gubellini
Meski begitu, dalam wawancaranya dengan GPOne pada Rabu (13/5/2020), Quartararo justru mengaku ingin membawa seluruh krunya di SRT saat ini menuju Monster Energy Yamaha tahun depan.
"Ini adalah hal masih harus kami bicarakan, karena ini masih terlalu dini. Tapi saya ingin membawa para teknisi saya karena saya punya hubungan yang baik dengan mereka," ungkap El Diablo.
Jika permintaannya dituruti, maka Quartararo akan membawa sang insinyur elektronik, Pablo Guillem; para mekanik Achim Kariger, Daniele Grelli, Robin Spijkers, dan Martin Zabala; serta sang crew chief, Diego Gubellini, yang sukses membantu Franco Morbidelli menjuarai Moto2 2017.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
Gaya Balap Mirip, Quartararo Akui Tak Terinspirasi Lorenzo
Kompetitif di Repsol Honda, Jonathan Rea Kecewa Tak Bisa ke MotoGP
Quartararo Heran Dovizioso Tak Dianggap Rival Utama Marquez
'Alex Marquez Tak Boleh Mimpi Juarai MotoGP Jika Tak Kompetitif'
Belum Asapi Marquez, Quartararo Akui Masih Kurang Pengalaman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
Otomotif 9 Juni 2026, 10:40
-
Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
Otomotif 9 Juni 2026, 10:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Siaran Langsung Indonesia U-19 vs Australia U-19 Hari Ini
Tim Nasional 11 Juni 2026, 11:29
-
Tatap Piala Dunia Keempat, Son Heung-Min Merasa Seperti Anak Kecil Lagi
Piala Dunia 11 Juni 2026, 10:36
-
Bos Timnas Meksiko: Afrika Selatan Tim Kuat, Tapi Kami yang Akan Menang!
Piala Dunia 11 Juni 2026, 10:07
LATEST EDITORIAL
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59















