Dimas Ekky Ingin MRTI Jadi Tangga Para Rider Muda Indonesia Menuju MotoGP
Anindhya Danartikanya | 21 Desember 2020 08:47
Bola.net - Pembalap Indonesia, Dimas Ekky Pratama, yang diproyeksikan akan kembali ke Moto2 2021 bersama Pertamina Mandalika SAG Team, mengharapkan Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI) bisa menjadi tangga bagi para rider muda Tanah Air mewujudkan impian untuk berlaga di MotoGP suatu hari nanti.
Sejak kemunculannya pada Oktober lalu, MRTI memang mencuri perhatian khalayak ramai. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Grand Prix, sebuah tim Indonesia akan turun berkompetisi, meski kali ini masih harus melebur dengan tim Spanyol, SAG Team. Meski namanya belum resmi diumumkan, Dimas akan bertandem dengan Thomas Luthi.
Dimas sendiri sempat turun di Moto2 semusim penuh di Honda Team Asia pada 2019, namun vakum tahun ini dan digantikan oleh Andi Gilang. Kini, ia pun siap comeback dengan MRTI, dan mengaku punya harapan besar pada tim ini, menyusul rencana Indonesia untuk menggelar MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, dalam waktu dekat.
"Bergabung dengan MRTI, saya punya harapan besar, karena ini sejarah bagi Indonesia, yang akan kembali menggelar Grand Prix pertama kali sejak 1996 dan 1997, dan juga punya tim yang akan berkompetisi di Moto2. Sebagai rider, saya berharap tim ini menjadi tangga bagi generasi-generasi baru untuk naik ke MotoGP," ujarnya dalam acara 'Corner Six - Liputan 6', Jumat (18/12/2020).
Ada Banyak Fasilitas untuk Menuju MotoGP

Sebelum turun di Moto2 2019, Dimas sendiri sempat turun di ajang FIM CEV Moto2 secara penuh pada 2016, 2017, dan 2018. Prestasinya pun membanggakan, selalu mengakhiri musim di peringkat tujuh besar, bahkan duduk di peringkat kelima pada 2018. Sudah malang melintang di kompetisi Eropa, Dimas tahu betul pengalaman macam ini sangat dibutuhkan.
"Grand Prix tentu memiliki kompetisi yang berbeda dari ajang balap di Asia. Yang paling terasa adalah tantangan sirkuit-sirkuitnya. Di CEV, ada 4-5 sirkuit yang dipakai di Grand Prix. Jadi, rider-rider CEV sudah paham trek yang akan dipakai di Grand Prix. Itu keuntungan rider-rider Eropa atau Spanyol atau Italia untuk bisa memahami trek dan mempersiapkan diri lebih awal," tuturnya.
"Anda bisa lihat banyak anak-anak muda Indonesia yang sangat aktif di dunia balap, dan dengan fasilitas yang sebanyak sekarang, ada tangga bagi mereka untuk turun di CEV atau kelas-kelas MotoGP. Apalagi, sekarang sudah ada Asia Talent Cup, setelahnya bisa ke Red Bull Rookies Cup, CEV Moto3 atau Moto2, dan bahkan mungkin bisa langsung ke Moto3 atau Moto2," lanjut Dimas.
Siapa Tahu Nanti Bisa Seperti Petronas SRT?

Mengingat MRTI bertekad merenggangkan sayapnya dengan membentuk Mandalika Racing Academy, kemudian membentuk tim di CEV, Moto3, dan MotoGP pada masa-masa mendatang, Dimas pun ingin struktur balap Indonesia lebih mumpuni, seperti halnya Malaysia dengan Petronas SRT, yang kini sudah turun di MotoGP, Moto2, dan Moto3, dan jadi tim papan atas.
Jika MRTI memiliki program serupa, bukannya mustahil akan lebih banyak rider Indonesia yang tampil di Grand Prix. "Jika melihat negara tetangga, yang sekarang punya tim Moto3, Moto2, dan MotoGP, tak menutup kemungkinan Indonesia akan punya tim seperti itu juga. Jika Indonesia punya tim seperti itu, maka mimpi saya dan rider-rider muda Indonesia bisa lebih mudah tercapai," ujarnya.
"Ada banyak faktor pendukung yang dibutuhkan para rider Indonesia demi turun di MotoGP. MRTI pun nantinya bisa jadi rumah bagi rider-rider yang ingin tampil di MotoGP. Tapi yang lebih penting adalah, rider juga harus punya kemampuan berbahasa (internasional), memahami cuaca, dan harus cepat adaptasi. Selain itu, para rider juga harus paham cara tampil kompetitif," tutup Dimas.
Sumber: Corner Six - Liputan6
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
Target MRTI pada 2021: Masuk 10 Besar Moto2, Bentuk Akademi Rider dan Mekanik
Cal Crutchlow Prediksi MotoGP 2021 Tetap Banyak Pemenang Berbeda
Moto2 2021: MRTI Bukan Sponsor, Tapi Kolaborasi dengan SAG Team
KTM Mau Sediakan Motor untuk Tim Valentino Rossi, Asal...
'Sirkuit Mandalika Jadi atau Tidak, MRTI Tetap Fokus Turun di Moto2 2021'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




